Breaking News
light_mode
Beranda » News » Perkuat Kebumen Hadapi Bencana, Bupati Lilis Nuryani Kukuhkan Kecamatan Tangguh Bencana

Perkuat Kebumen Hadapi Bencana, Bupati Lilis Nuryani Kukuhkan Kecamatan Tangguh Bencana

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
  • visibility 562
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kabupaten Kebumen, wilayah yang dianugerahi keindahan alam namun juga menyimpan potensi kerentanan bencana, kini semakin memperkuat benteng pertahanannya. Hal ini ditandai dengan Deklarasi dan Pengukuhan Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA) yang secara resmi dikukuhkan oleh Bupati Lilis Nuryani, kepada seluruh camat se-Kabupaten Kebumen di Pendopo Kabumian, Kamis, 26 Juni 2025.

Acara ini dihadiri sekretaris daerah, para asisten, staf ahli, Kepala BPBD, Kepala Dinsos P3A, jajaran forkopimda, serta seluruh Camat, Koramil, dan Kapolsek se-Kabupaten Kebumen.

Pengukuhan KENCANA secara simbolis dilakukan oleh Bupati Lilis Nuryani kepada Camat Karanganyar dan Karangsambung, menandai komitmen bersama dalam meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana di tingkat akar rumput.

Melalui sambutan daring, Kepala Sub Direktorat Standarisasi Tata Operasional Sumber Daya Manajemen Penanggulangan Bencana – Direktorat Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran, Pramudya Ananta Boga, M.SI, menegaskan pentingnya inisiatif ini.

“Ini adalah bentuk nyata penguatan kapasitas dalam rangka kesiapsiagaan bencana. Seluruh wilayah kita adalah rawan bencana dengan tingkat risiko masing-masing,” ujar Pramudya.

Ia juga menekankan urgensi bagi setiap kecamatan untuk memahami karakteristik dan risiko bencana di wilayahnya, serta memperhatikan kelompok penduduk rentan.

Program KENCANA sendiri merupakan inisiatif krusial dalam penanggulangan bencana di Indonesia, berfokus pada penguatan kapasitas di tingkat kecamatan. Program ini bertujuan untuk:

1. Melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Mulai dari pemerintah daerah (terutama camat), masyarakat, hingga berbagai lembaga dan organisasi di tingkat kecamatan, semuanya diajak berpartisipasi aktif.

2. Mengoptimalkan pelayanan pemerintah di kecamatan.

Memastikan pelayanan terkait kebencanaan (informasi, pencegahan, kesiapsiagaan, penyelamatan, dan evakuasi) berjalan optimal dengan camat sebagai penghubung sentral.

3. Meningkatkan kesiapsiagaan dan respons masyarakat.

Melalui komunikasi, informasi, edukasi (KIE), pelatihan, dan simulasi, masyarakat di daerah rawan bencana diharapkan lebih siap dan responsif.

4. Mempercepat pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Sub-Urusan Bencana.

Membantu kecamatan memenuhi standar pelayanan dasar terkait kebencanaan.

Pada kesempatan ini, Bupati Lilis Nuryani dalam sambutannya mengakui bahwa Kebumen, meskipun indah, juga memiliki tantangan geografis seperti garis pantai panjang, perbukitan, daerah aliran sungai (DAS), dan jalur sesar aktif.

“Ini adalah kenyataan yang harus diwaspadai,” tegas Bupati. Ia menambahkan bahwa deklarasi ini merupakan penguatan dari berbagai langkah mitigasi yang telah dilakukan selama ini.

Bupati juga menyoroti peran sentral camat dalam urusan pemerintahan, termasuk kebencanaan.

“Ini adalah gerakan bersama, gerakan kolektif yang melibatkan banyak pihak,” kata Bupati Lilis. Ia kemudian menggarisbawahi tiga poin penting:

  • Kecamatan harus menjadi pusat layanan informasi khususnya terkait bencana.
  • Keterlibatan masyarakat harus terus ditingkatkan.
  • Sinergi antarpihak (dunia usaha dan media) harus terus terjalin.

“Kecepatan kita dalam merespons bencana sangat menentukan keselamatan kita. Semoga kita semakin tangguh dalam upaya kesiapsiagaan bencana,” pungkas Bupati.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kebumen, Udy Cahyono, menjelaskan bahwa KENCANA akan diimplementasikan di 26 kecamatan di Kebumen.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan penanggulangan bencana di Kabupaten Kebumen, sehingga nanti di level kecamatan ini sudah ada SK Kecamatan Tangguh Bencana, penanganan-penanganan bisa lebih terarah, bisa lebih cepat dan tepat,” jelas Udy.

Dengan deklarasi KENCANA ini, Kabupaten Kebumen melangkah maju dalam upaya kolektif mewujudkan wilayah yang lebih siap, tangguh, dan mampu menghadapi potensi bencana, demi mengurangi risiko dan meminimalkan dampaknya bagi masyarakat.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDI Perjuangan Kebumen

    PDI Perjuangan Kebumen Potong Lima Sapi, Dua Ekor Kurban Bambang Pacul

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.650
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kebumen menggelar penyembelihan hewan kurban di komplek Rumah Dinas Wakil Bupati Kebumen, Sabtu 1 Juli 2023. Pada hari raya Idul Adha  1444 H ini, ada sebanyak lima ekor sapi yang dipotong oleh PDIP-Kebumen. Pemotongan  dilakukan  bertepatan pada hari kedua tasyrik tersebut. Tampak Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen […]

  • Alunan Musik Dangdut Rhoma Irama dan Soneta Group Membuat Penonton Bergoyang

    Alunan Musik Dangdut Rhoma Irama dan Soneta Group Membuat Penonton Bergoyang

    • calendar_month Kam, 30 Jun 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.828
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Penampilan H Rhoma Irama dan Soneta Group pada gelaran Kebumen International Expo (KIE) hari kelima, Rabu, 29 Juni 2022 sukses membuat penonton bergoyang. Bahkan menurut keterangan Sigit Widodo selaku penanggung jawab tiket KIE, konser Raja Dangdut berhasil menyedot antusiasme masyarakat dengan terjualnya 20ribu tiket yang tersedia. “Konser Rhoma Irama ini memang spektakuler, […]

  • DPRD Kebumen Rekomendasikan Sejumlah Poin saat Rapat Paripurna LKPJ Bupati TA 2023

    DPRD Kebumen Rekomendasikan Sejumlah Poin saat Rapat Paripurna LKPJ Bupati TA 2023

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.302
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – DPRD Kabupaten Kebumen merekomendasikan sejumlah poin untuk Pemkab Kebumen saat rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2023, Jumat 26 April 2024. Di antara rekomendasi yang disampaikan misalnya dalam dokumen LKPJ agar lebih dijelaskan perkembangan kondisi ekonomi, permasalahan, dan potensinya sesuai dengan kondisi riil yang ada di tahun 2023. Baca […]

  • Usai Vakum, Serenade Kebumen Kembali Digelar Meriah, Padukan Musik dan Teatrikal Edukatif

    Usai Vakum, Serenade Kebumen Kembali Digelar Meriah, Padukan Musik dan Teatrikal Edukatif

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 893
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kebumen tahun ini terasa lebih istimewa. Setelah bertahun-tahun vakum, acara Serenade yang melibatkan ribuan pelajar dari tingkat SD hingga SMA kembali digelar meriah di Pendopo Kabumian, Minggu 17 Agustus 2025 siang. Acara ini tak hanya memukau para tamu, tetapi juga sukses membangkitkan […]

  • SRC Peduli

    Paguyuban Toko Kelontong “SRC” Aksi Peduli Korban Banjir dan Longsor

    • calendar_month Ming, 1 Nov 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.187
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kebumen memantik kepedulian dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya berasal dari para pelaku usaha toko kelontong yang tergabung dalam Sampoerna Retail Community (SRC). Mengetahui adanya bencana alam yang menimpa masyarakat, pengurus Paguyuban SRC Kebumen menginisiasi menggalang dana dari anggotanya. Tak disangka, […]

  • Pekerja Migran

    Pekerja Migran Jadi Sasaran Paham Radikalisme, Media Sosial Jadi Pintu Masuknya

    • calendar_month Ming, 8 Des 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 717
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Para pekerja migran Indonesia (PMI) menjadi sasaran empuk  penyebaran paham radikalisme. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), hingga saat ini sudah ada 117 pekerja migran yang dideportasi atau ditahan karena terlibat dalam kegiatan terorisme. Adapun negara-negara seperti Korea Selatan, Singapura, Hong Kong, dan Taiwan menjadi sasaran penyebaran paham radikalisme di kalangan […]

expand_less