Belajar Kelola Sampah, OSIS dan Gaspala SMA N 2 Kebumen Kunjungi Bank Samiun
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 2 Apr 2022
- visibility 2.085
- comment 0 komentar

Kunjungan Dari Luar Daerah
Selain mengelola sampah khususnya anorganik, Bank Samiun juga mengelola pupuk kompos yang mana program ini dimulai sejak tahun 2021. Bahkan belum lama ini mulai mencoba budidaya buah anggur. Dengan mottonya “Sampah Jadi Berkah”, Bank Samiun cukup sering dikunjungi oleh peserta dari lain daerah di antaranya Kulonprogo, Jakarta, dan Kalimantan Selatan.
Terkait apa yang disetorkan oleh nasabah, pihak Bank Samiun menjualnya kembali ke pengepul yang di antaranya berasal dari Gombong, Kutowinangun, dan Jatimulyo. Adapula kelompok ibu-ibu PKK yang mengolah sampah plastik menjadi kerajinan tangan seperti bunga, tas, dan lampion.
Ilmu dan Pengalaman Baru
Sementara itu Ketua OSIS SMA N 2 Kebumen Taorin Regilian mengatakan bahwa kunjungan ke Bank Samiun ini memberikan pengalaman, ilmu, dan pandangan baru mengenai pengelolaan sampah. “Bank Samiun juga memotivasi untuk selalu memanfaatkan sampah dengan cara yang benar agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin,” kata Taorin.

Pihak Bank Samiun memberikan penjelasan kepada peserta. (Foto: Hari)
Dia juga menambahkan terkait kunjungan ini semoga peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari dan juga dapat membagikan pengalamannya ke siswa-siswi SMAN 2 Kebumen.
Senada dengan Taorin, ketua Gaspala Trihatmo Jurnalis Febriartono menyampaikan bahwa dengan adanya kunjungan ini semoga kesadaran, kepedulian, dan anggapan peserta kegiatan terkait sampah berubah.
Dari awalnya beranggapan sampah adalah barang yang tidak berguna, menjadi barang yang bernilai ekonomis jika dikelola dengan baik. “Saya mewakili teman-teman dari SMA N 2 Kebumen mengucapkan terimakasih kepada tim TPS 3R Bank Samiun yang telah memberikan ilmunya mengenai pengelolaan sampah,” tandas Febri.
Merespon kunjungan ini, pihak Bank Samiun menyampaikan kesediaannya jika dibutuhkan untuk mendampingi SMA N 2 Kebumen dalam program pengelolaan sampah. Mengingat dari kreatifitas mengelola sampah, hasilnya dapat bernilai ekonomis yang mana dapat dimanfaatkan untuk membantu biaya operasional kegiatan lain.







Saat ini belum ada komentar