Baznas Kebumen Dorong Desa/Kelurahan untuk Mengaktifkan UPZ
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Kam, 16 Mei 2024
- visibility 2.068
- comment 0 komentar

Mengenai hal tersebut, Ketua Baznas Kebumen Bambang Sucipto mengajak kepada seluruh perwakilan UPZ desa/kelurahan agar saling bekerjasama untuk mengaktifkan UPZ-nya masing-masing. Tidak lain dalam rangka menyosialisasikan zakat infak shodaqoh (ZIS) di masyarakat.
“Sebagai gambaran, potensi zakat di bidang pertanian yaitu luas tanah irigasi teknis 40.551 hektar. Setiap hektar menghasilkan 5 ton, dikalikan 40.551 hektar sama dengan 202.755 ton. Kalau harga tiap ton Rp5.500.000, maka hasilnya Rp1.115.152.500.000. Potensi zakatnya, 5% dari hasil tadi maka ada Rp55.757.625.000. Kalau setahun 2 kali panen berarti Rp111.515.250.000,” kata Bambang Sucipto.
Baca juga: Baznas Kebumen Beri Penghargaan untuk Sejumlah Instansi Maupun Personal, Berikut Daftarnya

Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih didampingi Ketua Baznas Kebumen Bambang Sucipto menyerahkan Baznas Award kepada UPZ desa/kelurahan. (Foto: Hari)
Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih menyampaikan terimakasihnya kepada Baznas Kebumen dan masing-masing UPZ desa/kelurahan yang telah aktif dalam pengumpulan ZIS. Dengan penyaluran dana ZIS oleh Baznas, termasuk upaya mengentaskan kemiskinan di Kebumen.
“Seperti yang disampaikan Ketua Baznas Kebumen, bahwa UPZ desa/kelurahan yang tidak aktif atau belum terbentuk agar segera membentuk dan mengaktifkan UPZ-nya. Insyaallah mendapatkan pahala dari Allah SWT,” kata Wabup Ristawati.







Saat ini belum ada komentar