Bamsoet: Demokrasi Kita Hari Ini Transaksional, Bicara Angka-angka
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Jum, 19 Jan 2024
- visibility 1.729
- comment 0 komentar

Sementara itu menurut Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, alasan mengapa dirinya terus mensosialisasikan empat pilar MPR RI tidak lain sejak pasca reformasi, mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan telah dihapus.
“Maka terjadilah pergeseran nilai-nilai kebangsaan atau nasionalisme. Kita masih ingat beberapa peristiwa yang terjadi saat itu seperti kasus Sampit misalnya, ini dampak dari tidak hadirnya negara dalam pembinaan mental ideologi bangsa,” kata Bamsoet, sapaan akrabnya.
Demokrasi Transaksional
Dalam setiap acara empat pilar kebangsaan, Bamsoet selalu menyampaikan bahwa sistem demokrasi yang saat ini terjadi telah bergeser menjadi demokrasi transaksional, terjebak dalam angka-angka.
“Nomor piro wani piro. Jadi apa yang kita harapkan dengan demokrasi kita hari ini? Ketika mengunjungi berbagai perguruan tinggi, saya meminta badan pengkajian di kampus tersebut untuk mengkaji kembali demokrasi saat ini. Demokrasi kita transaksional, bicara angka. Tingkat korupsi semakin tinggi. Hampir 680-an pejabat negara terjerat korupsi,” bebernya.







Saat ini belum ada komentar