85% Pembangunan Jateng Andalkan Investasi, Ini Pesan Gubernur Bagi Masuknya Investor
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 15 Apr 2025
- visibility 1.524
- comment 0 komentar

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. (Foto: Dok. Humas Jateng)
Ia menyampaikan, persediaan tenaga kerja di Jateng tidak kurang. Pada 2024, serapan tenaga kerja di Jawa Tengah mencapai 400.000 orang. Angka itu muncul dari realisasi investasi di Jateng pada 2024, yang mencapai Rp88,4 triliun, dengan 65.815 proyek.
Ke depan, pihaknya akan menggenjot pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dan lembaga pelatihan-pelatihan lain, agar keterampilan dan kemampuan calon tenaga kerja, lebih adaptif pada bidang-bidang kebutuhan industri yang lebih terkini.
Pemprov Jateng-BI Koordinasi Rancang Strategi Investasi
Luthfi menambahkan, pihaknya juga terus melakukan pembangunan infrastruktur, agar Jawa Tengah ramah investasi. Pihaknya akan mendorong revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, guna menunjang kapasitas yang lebih besar. Ia juga mengusahakan agar Bandar Udara Jenderal Ahmad Yani kembali berstatus internasional.
Kepala KPwBI Jateng, Rahmat Dwisaputra, menekankan, forum koordinasi antara Pemprov Jateng dan BI dimaksudkan untuk merancang strategi investasi ke depan.
“Dalam tiga tahun terakhir, fokus industri pertanian dan sirkular ekonomi. Ini cocok, karena Jateng sebagai wilayah lumbung pangan,” katanya.
Sebagai informasi, kegiatan tersebut menghadirkan kepala daerah se-Jateng atau perwakilannya, OPD terkait di lingkup Provinsi Jateng, dan Konsulat Jenderal Australia.







Saat ini belum ada komentar