2.000 Pelajar Meriahkan HUT ke-81 RI di Pendopo Kabumian Lewat Serenade Musikal
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 55
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kebumen, Senin 17 Agustus 2026 berlangsung meriah.
Halaman Pendopo Kabumian disulap menjadi panggung megah yang menampilkan pertunjukan kolaboratif bertajuk Serenade HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Perhelatan akbar ini melibatkan 2.000 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, MTs, SMA, SMK, hingga MA sederajat di Kabupaten Kebumen.
Pertunjukan tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Wakil Bupati Zaeni Miftah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tamu undangan.
Koordinator teknis sekaligus arranger, Slamet Pramono, S.Pd., menjelaskan bahwa konsep serenade ini menggambarkan perjalanan sejarah Indonesia dari masa awal kemerdekaan hingga era kekinian melalui rangkaian lagu kebangsaan.
“Konsep serenade yang kita tampilkan berupa gambaran perkembangan Indonesia dari zaman awal kemerdekaan sampai zaman kekinian melalui lagu-lagu yang kita bawakan,” ujar Slamet.
Ia menambahkan, setiap lagu tidak hanya mengandalkan aspek musikalitas, tetapi juga diperkaya dengan elemen seni pertunjukan visual seperti tarian dan dramatisasi teatrikal.
Sebanyak 10 lagu bertema kebangsaan dibawakan untuk merefleksikan semangat kemerdekaan, kecintaan tanah air, persatuan, dan optimisme masa depan bangsa.
Kekuatan musikal pertunjukan berdurasi sekitar satu jam ini didukung penuh oleh Hardrochestra, Kebumen Violin Orchestra (KVO), Orkestra SMAN 1 Kebumen, tiga grup drum band, serta Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya tingkat SMP dan SMA.
Secara rinci, kekuatan pertunjukan ini didukung oleh Pasukan Paduan Suara Umum dari 39 sekolah yang terbagi dalam tiga formasi hadap, Tim Paduan Suara Inti beranggotakan 250 peserta, serta 385 peserta tim teatrikal yang memperkuat visualisasi makna lagu.
Seluruh rangkaian acara ditutup dengan parade kolosal yang melibatkan seluruh peserta bersama Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Forkopimda.
Lebih dari sekadar hiburan seni, perhelatan ini menjadi sarana pendidikan karakter yang efektif. Melalui proses latihan hingga pementasan, para pelajar belajar tentang kerja sama, kedisiplinan, penghargaan terhadap perbedaan, dan rasa tanggung jawab dalam satu harmoni yang merepresentasikan keberagaman Indonesia. **Makin Tahu Indonesia











Saat ini belum ada komentar