130 Km Jalan di Kebumen Rusak Berat, Ini Dana yang Dibutuhkan untuk Memperbaiki
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 1 Mei 2021
- visibility 4.707
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH saat meninjau jalan rusak. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kabupaten Kebumen memiliki sebanyak 261 ruas jalan dengan total panjang jalan mencapai 960,36 kilometer.
Merujuk data Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kebumen, kondisi jalan per akhir 2020 jalan rusak ringan mencapai 83,80 km (8,73 %). Sedangkan jalan rusak berat 130,07 km (13,541 %).
Adapun jalan dengan kondisi baik 607,80 km (63,29 %) dan sedang sepanjang 138,68 km (14,44 %).
1. Dibutuhkan Anggaran Rp 700 Miliar untuk Memperbaiki
Menurut Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH untuk memperbaiki jalan rusak saat ini dibutuhkan anggaran sebesar Rp 700 miliar. Padahal tahun 2021, anggaran untuk pembangunan infrastruktur yang dikelola oleh DPU PR sebanyak Rp 72 miliar.
“Jadi masih sepersepuluh dari kebutuhan dan tidak mencukupi untuk bisa langsung memperbaiki seluruh ruas jalan yang rusak di Kebumen,” ujar H Arif Sugiyanto SH saat Konferensi Pers, Kamis 29 April 2021.
Arif Sugiyanto didampingi Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih SST MM, Sekretaris Daerah H Ahmad Ujang Sugiono SH, Kepala DPUPR Haryono Wahyudi ST MT, Kepala Dinas Kominfo Cokro Aminoto SIP MKes, dan Plt Asisten I Sekda Kebumen Amin Rahmanurrasjid SH dan Sekdin Dinas Sosial PPKB H Kinanto SIP.
2. Tahun 2022, Anggaran Infrastruktur Naik Dua Kali Lipat
Bupati menambahkan, dalam 100 hari kerja bupati dan wakil bupati Kebumen pihaknya memiliki program unggulan bernama Jamu Seger atau Jalan Mulus Ekonomi Bergerak.
Tahun 2022 mendatang, pihaknya merencanakan anggaran pembangunan infrastruktur ditambah dua kali lipat tahun tahun ini. Sehingga diharapkan kondisi jalan yang mulus akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kebumen.
3. 15 Sub Kegiatan Pemeliharaan Berkala Jalan
Kepala DPU PR Kebumen Haryono Wahyudi menambahkan pada tahun ini pihaknya memiliki 15 sub kegiatan pemeliharaan berkala jalan. Yang saat ini menjadi prioritas adalah ruas Jalan Kambalan-Ambal dengan anggaran Rp 3,695 miliar, Gumenter-Kabuaran Rp 5,759 miliar.
Kemudian kegiatan pelebaran jalan menuju standar terdapat lima pekerjaan. Yakni ruas Patukgawemulyo-Patukgawemulyo Rp 2 miliar, Purwodeso-Petanahan Rp 3,679 miliar.
Karangsambung-Sadangwetan Rp 5,460 miliar, Lingkar Selatan Karangsambung Sadang Rp 6 miliar dan Peniron Karanggayam Rp 4,5 miliar. Tiga tugas jalan terakhir dana bersumber dari Banprov Jateng.
4. Prosestase Progres Fisik Pelebaran Jalan
Adapun progres fisik proyek pelebaran Jalan Purwodesa-Petanahan yang dikerjakan oleh PT Aneka Bangun Sarana dengan progres 17,61 %. Sedangkan Jalan Kambalan-Ambal oleh PT Jati Agung Arsitama progres 23, 01 %.
Peningkatan Jalan Gumenter Kabuaran oleh PT Wahyu Putra dengan progres 8,35 %. Sedangkan peninngkatan Jalan Karangsambung Sadangwetan oleh PT Serayu Putra Persada sudah mencapai 99,20 %. (smn)








Saat ini belum ada komentar