Lantunan Adzan dan Ayat Suci Al Quran Menuntun Warga Binaan Rutan Memeluk Islam
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 16 Mei 2020
- visibility 3.073
- comment 0 komentar

Warga binaan Rutan Kebumen sedang tadarus Al Quran. (Foto: Istimewa)
Terenyuh Mendengar Adzan dan Lantunan Ayah Suci Al Quran
Sementara itu, Bagi Amirta Yogaswara (31), Ramadan tahun ini sebagai titik awal memulai perjalanan menjadi seorang muslim. Dia mengaku tersentuh ketika adzan berkumandang dan mendengar lantunan ayat suci Al Quran yang dibaca oleh teman-temannya.
Atas dasar itulah dia akhirnya memutuskan Islam sebagai agamanya. Terlebih, keinginan kuat itu datang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan.
“Pas mendengar suara adzan rasanya trenyuh, ya pengin ngikutin gitu. Menurut saya ini waktu yang tepat dan kesempatan terbaik, karena Ramadhan untuk muslim kan bulan istimewa,” kata Amirta.
Pria yang menjalani masa tahanan atas kasus penganiayaan itu menerangkan bahwa keputusan berpindah agama tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Sebelumnya dia kerap berkomunikasi dengan saudara perempuan yang lebih dulu masuk Islam.
Memanfaatkan Ramadhan untuk Menggali Ajaran Islam
Amirta mengaku pasca menjadi seorang Muslim perasaan serta menjalani aktifitas di dalam Rutan menjadi lebih tenang. Menurut dia, rekan sekamar yang beragama Islam tampak memiliki persaudaraan kuat meski tidak ada hubungan darah.
Meski belum faham seutuhnya, namun dia akan memanfaatkan bulan suci Ramadhan ini untuk menggali tentang ajaran Islam. Berbekal tekat kuat, dia berharap ke depan dapat menata kembali dan memiliki tujuan hidup secara terarah.
“Teman sekamar kan banyak yang sudah tahu, kalau bingung tinggal tanya. Masih terus belajar, latihan puasa, tarawih dan ngaji Iqro kalau pagi karena belum bisa baca Alquran,” jelas pria yang Lebaran mendatang genap empat bulan jadi penghuni Rutan. (smn)







Saat ini belum ada komentar