Breaking News
light_mode
Beranda » Inspiring » Inspirasi Bisnis: Budidaya Burung Puyuh, Telur Hingga Kotoran Jadi Cuan

Inspirasi Bisnis: Budidaya Burung Puyuh, Telur Hingga Kotoran Jadi Cuan

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 2 Apr 2025
  • visibility 2.039
  • comment 0 komentar

Telur-telur tersebut dipasarkan melalui kerjasama dengan pengepul untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal Kebumen dan pasar luar kota.

Harga telur puyuh di pasaran cukup stabil, berkisar antara Rp 28.000 hingga Rp 30.000 per kilogram sebelum hari raya. Namun, pada saat Lebaran, harga telur dari peternak bisa melonjak hingga Rp 32.000 per kilogram. Ini menunjukkan potensi keuntungan yang besar dari bisnis telur puyuh.

Kotoran Burung Puyuh, Sumber Cuan yang Tak Terduga

Selain telur, Juniadi juga melihat potensi lain dari kotoran burung puyuh. Setiap hari, peternakannya menghasilkan sekitar 200 kilogram kotoran puyuh. Kotoran ini kemudian diolah menjadi pupuk kandang yang sangat diminati oleh petani.

Juniadi menjual pupuk kandangnya dengan harga Rp 15.000 per kemasan ukuran 20 kilogram. Permintaan pupuk kandang dari kotoran puyuh ini cukup tinggi, terutama dari para petani hortikultura di Kabupaten Wonosobo.

Budidaya Burung Puyuh

Burung puyuh di kandang close house. (Foto: Padmo)

Inovasi Kandang Close House

Sebelumnya, Juniadi juga memiliki pengalaman dalam budidaya bebek petelur dan ayam pedaging. Pengalaman ini membuatnya terinspirasi untuk mengembangkan kandang dengam model close house untuk peternakan puyuhnya.

Kandang close house memiliki keunggulan dalam mengurangi bau dan risiko penyakit, serta meningkatkan produktivitas ternak. Inovasi ini menjadikan peternakan Juniadi sebagai yang pertama di Kebumen yang menerapkan sistem kandang close house untuk budidaya puyuh.

Peluang Bisnis yang Menjanjikan

Usaha budidaya burung puyuh petelur yang dijalankan oleh Juniadi Prasetyo ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Kebumen dan sekitarnya. Dengan manajemen yang baik dan inovasi yang berkelanjutan, bisnis ini tidak hanya menghasilkan telur, tetapi juga memanfaatkan kotoran puyuh menjadi pupuk kandang yang bernilai ekonomis.

Hal ini menunjukkan bahwa bisnis budidaya burung puyuh memiliki potensi yang sangat menjanjikan dan dapat menjadi sumber penghasilan yang menguntungkan.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
Avatar

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stikes Muhammadiyah Gombong Sambut Ramadan dengan Pajero

    Stikes Muhammadiyah Gombong Sambut Ramadan dengan Pajero

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.122
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate) – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1440 H  dengan menggelar Pengajian Jelang Ramadan (Pajero), Sabtu (4/5/2019) siang. Berlangsung di Gedung Baru Laboratorium Farmasi dan Perpustakaan Centra kampus setempat, kegiatan itu menghadirkan pembicara KH Mudhofir BA. Acara dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Drs […]

  • Sehari Dua Bocah di Kebumen Hanyut di Saluran Irigasi, Begini Kejadiannya

    Sehari Dua Bocah di Kebumen Hanyut di Saluran Irigasi, Begini Kejadiannya

    • calendar_month Sel, 17 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.401
    • 0Komentar

    Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha mengatakan bahwa dari hasil penyelidikan oleh Polsek Kutowinangun dan keterangan para saksi di lapangan, kuat dugaan korban Ahmad Alzam kurang begitu bisa berenang sehingga terbawa arus. “Arus airnya cukup deras. Kedalaman kurang lebih 1,5 meter. Jadi ini sangat berbahaya,” jelas Aiptu Catur, Selasa 17 […]

  • Ditipu Rekan Bisnis

    Ditipu Rekan Bisnis, Warga Kebumen Rugi Hingga Rp 2,36 Miliar, Begini Ceritanya

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.846
    • 0Komentar

    Jamaludin berusaha mengklarifikasi kepada M pada Februari 2024. Namun, M tidak memberikan tanggapan. Hal ini mendorong Jamaludin untuk melaporkan kasus ini ke Polres Kebumen. Proses Penyidikan Belum Menunjukkan Kemajuan Zakaria menambahkan bahwa Jamaludin telah menyerahkan bukti-bukti kepada pihak kepolisian dan PS pun telah mengakui perbuatannya. “Namun, proses penyidikan sudah berlangsung selama empat bulan dan belum […]

  • Tata Kelola Desa Kebumen Diperkuat: Transparansi APBDes dan BUMDes Jadi Sorotan Utama

    Tata Kelola Desa Kebumen Diperkuat: Transparansi APBDes dan BUMDes Jadi Sorotan Utama

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.248
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah derasnya sorotan publik terhadap keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), tuntutan akan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang transparan, serta urgensi percepatan pembangunan infrastruktur desa yang merata, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) dan perwakilan perangkat desa se-Kabupaten Kebumen berkumpul dalam sebuah forum penting. Mereka hadir di Hotel Mexolie, Rabu 18 […]

  • Abaikan Batas Aman, Tiga Remaja Tergulung Ombak di Pantai Watubale Kebumen, Satu Masih Dicari

    Abaikan Batas Aman, Tiga Remaja Tergulung Ombak di Pantai Watubale Kebumen, Satu Masih Dicari

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 865
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kecelakaan air kembali terjadi di kawasan wisata Pantai Watubale, Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen pada Minggu 29 Maret 2026 pagi. Seorang wisatawan dilaporkan hilang tersapu ombak besar saat sedang berenang bersama rekan-rekannya. Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 08.55 WIB. Kejadian bermula saat tiga orang pengunjung remaja nekat berenang di area […]

  • Lalu Lintas

    Terjepret Kamera ETLE, Warga Kebulusan Kaget Diundang ke Sat Lantas

    • calendar_month Sab, 17 Apr 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.138
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pengguna jalan di Kebumen kaget ketika menerima surat dari pihak kepolisian, disertai bukti foto saat berhenti di traffic light. Salah satunya yakni Erwin Yuli Drajat (47) warga Desa Kebulusan, Kecamatan Pejagoan, Sabtu 17 April 2021. Erwin mengaku kaget menerima surat panggilan dari kepolisian, yang dikirim melalui kantor pos. Dia pun akhirnya memenuhi […]

expand_less