Breaking News
light_mode
Beranda » Inspiring » 60 Profesional Menebar Inspirasi Bagi Anak-anak SD di Mirit dan Bonorowo

60 Profesional Menebar Inspirasi Bagi Anak-anak SD di Mirit dan Bonorowo

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 17 Feb 2020
  • visibility 4.435
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

MIRIT (KebumenUpdate.com) – Kelas Inspirasi Kebumen kembali menggelar Hari Inspirasi pada Sabtu, 15 Februari 2020. Di tahun kelima ini, lebih dari 60 inspirator diterjunkan langsung di Kecamatan Bonorowo dan Kecamatan Mirit.

Mereka merupakan orang-orang terpilih dari berbagai latar belakang pekerjaan di Indonesia yang siap memberikan motivasi dan inspirasi bagi anak-anak di Kebumen.

Tahun ini terdapat delapan sekolah dasar (SD) yang menjadi zona inspirasi oleh sejumlah relawan. Tiga sekolah dari Kecamatan Mirit yaitu SDN 1 Patukgawemulyo, SDN Patukrejomulyo, dan SDN 2 Selotumpeng. Sedangkan lima sekolah dari Kecamatan Bonorowo terdiri atas SDN 2 Pujodadi, SDN 3 Bonjoklor, SDN 3 Mrentul, SDN Bolorejo, dan SDN 1 Patukrejo.

Kelas Inspirasi; Gerakan Para Profesional untuk Menginspirasi Siswa

Sukarelawan foto bersama para siswa di SDN 1 Patukgawemulyo. (Foto: Merlin NS)

Sebelum diterjunkan ke lapangan, para relawan dikumpulkan terlebih dahulu di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Jumat, 14 Februari 2020 untuk berdiskusi dan diberikan arahan dari panitia lokal Kelas Inspirasi Kebumen.

Selain dihadiri oleh relawan pengajar dan dokumentator, acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kebumen serta sejumlah kepala sekolah di SD terpilih.

“Kelas Inspirasi merupakan sebuah gerakan yang dilakukan oleh para profesional dari berbagai bidang. Pengajar direkrut dengan kerelawanan dan tanpa ada kepentingan apapun dalam menginspirasi siswa,” tutur Bibit perwakilan Dinas Pendidikan Kebumen dalam sambutannya.

Relawan Diwajibkan Memiliki Tujuh Sikap Dasar Kelas Inspirasi

Seluruh relawan memang diwajibkan memiliki tujuh sikap dasar Kelas Inspirasi di antaranya yaitu sukarela, tanpa biaya, siap belajar, ambil bagian langsung, siap bersilaturahmi,  dan tulus. Semua kegiatan yang akan disampaikan oleh para inspirator juga harus dimulai dengan senang dan diakhiri dengan senang.

Harapannya apa yang disampaikan akan membekas dalam ingatan anak-anak dan menjadikan mereka tetap semangat dalam belajar untuk meraih cita-cita.

Wawasan Siswa Tentang Berbagai Pekerjaan Menjadi Bertambah

Pengawas SD Kecamatan Mirit Ch Eti Jariyah foto bersama Wasilah SPd. (Foto: Dok. Merlin NS)

CH Eti Jariyah pengawas SD Kecamatan Mirit mengaku senang dan sangat mengapresiasi kedatangan relawan dari Kelas Inspirasi Kebumen. Kegiatannya begitu menarik dan membuat anak-anak antusias. Semuanya terlihat senang dan semangat mengikuti kegiatan.

“Saya berharap, kegiatan ini bisa menambah wawasan siswa tentang berbagai pekerjaan dan membuat mereka semangat belajar lagi,” tutur Eti setelah berkunjung ke SDN 1 Patukgawemulyo.

Bukan hanya siswa, relawan pun banyak belajar dari berbagai sikap dan karakter yang dimiliki oleh anak-anak. Relawan mengaku selain siap menginspirasi juga harus siap terinspirasi dari mereka.

Kelas Inspirasi Bikin Orthopedagog Asal Bandung Ketagihan

Kegiatan Kelas Inspirasi itu membuat Gigin Novianti, seorang orthopedagog asal Bandung ketagihan. Menurut dia banyak sekali hal-hal kecil yang dia dapatkan selama mengajar di kelas. Apalagi profesinya adalah seorang terapis yang menangani tumbuh kembang anak dalam hal belajarnya.

“Setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dan berada di antara mereka membuat saya lebih bersyukur dan semakin semangat untuk terus berbagi seperti menjadi relawan di Kelas Inspirasi Kebumen kelima sekarang,” ujar Gigin.

Kegiatan Hari Inspirasi di sekolah diakhiri dengan sesi penempelan cita-cita pada spanduk lautan cita-cita dan foto bersama. Penempelan cita-cita diharapkan menjadi pengingat agar siswa tetap semangat belajar untuk meraih mimpinya tentu dengan diimbangi sikap jujur, kerja keras, kemandirian, dan pantang menyerah.

Sedangkan bagi relawan, kegiatan diakhiri dengan sesi refleksi guna evaluasi seluruh rangkaian kegiatan yang digelar di pendopo Kecamatan Bonorowo. (Merlin NS)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Kebumen Hingga Zimbabwe: Geopark Trail Run 2025 Satukan Ribuan Pelari

    Dari Kebumen Hingga Zimbabwe: Geopark Trail Run 2025 Satukan Ribuan Pelari

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.090
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Lebih dari 1.600 pelari dari berbagai penjuru, termasuk 30 peserta mancanegara, sukses melewati medan Kebumen Geopark Trail Run (KGTR) 2025 pada Minggu, 13 Juli 2025. Ajang yang memadukan semangat olahraga dengan pesona alam dan geologi ini tak hanya memukau peserta, namun juga turut memperkuat citra Geopark Kebumen sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp). […]

  • Ini Deretan Fasilitas Baru yang Bakal Ada di Stadion Chandradimuka

    Ini Deretan Fasilitas Baru yang Bakal Ada di Stadion Chandradimuka

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 587
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dua hari pasca peletakan batu pertama revitalisasi Stadion Chandradimuka, Bupati Kebumen Lilis Nuryani meninjau langsung lokasi proyek untuk memastikan pembangunan fasilitas olahraga dan publik berjalan tepat waktu serta tepat mutu, Jumat 17 Juli 2026. Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Edi Rianto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sri Kuntarti, Kepala Disdikpora Agus […]

  • Pengunduhan Sarang Burung Lawet Potensial Jadi Daya Tarik Wisata

    Pengunduhan Sarang Burung Lawet Potensial Jadi Daya Tarik Wisata

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.274
    • 0Komentar

    PADA era 90-an, produksi sarang burung lawet di Kabupate Kebumen menjadi primadona. Kebumen dikenal sebagai salah satu daerah penghasil sarang lawet alami terbesar di Indonesia. Keberadaan sarang lawet di Gua Karangbolong pantai selatan menjadi bukti. Bahkan sempat, hampir 10 persen pendapatan asli daerah (PAD) disumbang dari sarang lawet. Sehingga sampai hari ini, burung lawet menjadi […]

  • Wujud Guyub Rukun, Lontong Cap Go Meh Jadi Menu Berbuka Warga Kebumen

    Wujud Guyub Rukun, Lontong Cap Go Meh Jadi Menu Berbuka Warga Kebumen

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 633
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Suara tabuhan simbal dan gong yang energik memecah keriuhan sore di Jalan Pramuka. Bukan sekadar pertunjukan seni, atraksi tiga barongsai ini menjadi pengiring aksi sosial berupa pembagian takjil di halaman Klenteng Kong Hwie Kiong, Kebumen, Selasa 3 Maret 2026. Dalam kegiatan ini, Polres Kebumen bergandengan tangan dengan pengurus klenteng untuk menyapa warga […]

  • Petugas resepsionis menyambut tamu. (Foto: Mexolie Hotel)

    Adaptasi Kebiasaan Baru, Mexolie Hotel Kebumen Terapkan Protokol Kesehatan

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.415
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebagai salah satu hotel berbintang di Kabupaten Kebumen Mexolie Hotel Kebumen berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pada masa pandemi Covid-19, hotel yang berdiri sekitar tiga tahun lalu itu telah melaksanakan seluruh protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dan Peraturan Bupati Nomor 29 Tahun 2020. Menjaga Kesehatan dan Kebersihan Tamu Hotel […]

  • Wayang Virtual

    Hidupkan Seni di Tengah Pandemi Melalui Pergelaran Wayang Virtual

    • calendar_month Ming, 8 Nov 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.420
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah pandemi Covid-19 seperti ini, para seniman harus membuat terobosan agar pertunjukan seni tetap berlangsung tanpa mengabaikan protokol kesehatan (prokes) Kebumen. Tantangan terbesar adalah bagaimana menggelar pertunjukan kesenian tanpa menimbulkan kerumunan marga. Memperingati Hari Wayang Nasional, Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kebumen bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kebumen berinovasi dengan […]

expand_less