Awal Mula Gaspala Smanda Miliki Wallclimbing, Ini Kisahnya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 19 Jan 2023
- visibility 2.822
- comment 0 komentar

Kegiatan rutin Gaspala Smanda dengan materi wallclimbing. (Foto: Hari)
Awal Mula Hanya Berupa Boulder
“Awalnya pada 2000-an kami baru memiliki papan panjat sederhana di tembok posko atau biasa disebut boulder. Lalu 2012 dirintis pembangunan wallclimbing sederhana di sisi timur sekolah atau sekarang menjadi tempat parkir kendaraan siswa,” kata Hari.
Pembangunannya saat itu dari hasil sumbangan alumni Gaspala Smanda yang disebut Sigma (Silaturahmi Alumni Gaspala SMA N 2 Kebumen). Seiring berjalannya waktu, boulder atau papan panjat mini tersebut rusak dimakan usia.
Baca juga: SIGMA: Silaturahmi Alumni Gaspala SMA N 2 Kebumen

Kegiatan rutin Gaspala Smanda dengan materi wallclimbing. (Foto: Hari)
Hingga akhirnya pada 2016, pembina Gaspala saat itu, Nur Abyadi, meminta izin ke sekolah serta alumni untuk memindahkan papan panjat tersebut ke lapangan utama dengan disertai perbaikan dan penambahan ketinggian.
“Dengan memanfaatkan sisa bahan yang ada serta sumbangan dari Sigma, maka papan panjat Gaspala dipindah ke lapangan utama,” kata Hari.
Berdirinya papan panjat tersebut disambut antusias oleh anggota Gaspala. Hampir setiap akhir pekan mereka bermain dengan olahraga satu ini.







Saat ini belum ada komentar