Breaking News
light_mode
Beranda » Hobby & Community » Paguyuban Senam Segar Rayakan HUT Ke-9 di Benteng Van der Wijck

Paguyuban Senam Segar Rayakan HUT Ke-9 di Benteng Van der Wijck

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 17 Nov 2019
  • visibility 3.997
  • comment 0 komentar

GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Ribuan anggota Paguyuban Senam Sedya Gawe Rahayu (Segar) mengikuti senam bersama di Benteng Van der Wijck Gombong, Kebumen, Sabtu, 16 Nopember 2019. Senam bersama tersebut sekaligus dalam rangka merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-9 berdirinya paguyuban senam tersebut.

Selain senam bersama, acara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH itu juga digelar perayaan sederhana. Ketua Paguyuban Segar dokter H Supriyadi didaulat meniup lilin dan memotong kue ulang tahun yang kemudian diserahkan kepada  Wabup Kebumen H Arif Sugiyanto.

Acara semakin meriah karena Wabup Arif Sugiyanto memberikan hadiah kejutan kepada 30 peserta yang beruntung. Termasuk 10 peserta lansia yang berumur di atas  65 tahun mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing Rp 100.000. Juga diberikan hadiah berupa seragam bagi kelompok yang hadir terbanyak dalam acara senam sehat di Lapangan Kemujan Adimulyo.

Dari 80 Menjadi 3.500 Anggota

Ribuan anggota Paguyuban Senam Segar senam bersama di Benteng Van der Wijck Gombong, Kebumen. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Ketua Paguyuban Senam Segar dokter H Supriyadi menyampaikan, paguyuban senam yang terbentuk pada 18 Nopember 2011 itu saat ini sudah memiliki lebih dari 3.500 anggota yang tercatat nama dan alamatnya. Mereka tersebar di 14 desa di sejumlah kecamatan meliputi Adimulyo, Karanganyar, Puring, Sruweng, dan Petanahan.

“Anggota paguyuban sudah terbiasa melakukan senam. Jadi meski sudah lansia tak kaget dengan senam Maumere yang penuh gerakan dan atraktif,” kata dokter Supriyadi kepada Suara Merdeka di sela-sela acara.

Baca Juga: Sembilan Tahun Eksis, Paguyuban Senam Segar Miliki 3.000 Anggota

Terbentuknya paguyuban senam ini bermula dari acara senam Prolanis pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun 2011 yang diikuti 80 peserta. Namun saat akan dibubarkan, para anggota yang merupakan lansia justru menginginkan kegiatan senam itu terus berlanjut.

“Akhirnya senam berlanjut tidak hanya diikuti oleh lansia dan orang dengan penyakit kronis. Para pengantarnya pun yang awalnya hanya menunggui akhirnya ikut senam,” ujar dr Supriyadi didampingi Koordinator Senam Segar Dwi Yuli.

Senam Sembari Berwisata

Mbah Lasih (85) masih lincah mengikuti gerakan senam. (Foto: Gita-KebumenUpdate)

Yang unik  dari paguyuban itu adalah dalam setiap kegiatan, para anggota secara swadaya mambawa makanan untuk konsumsi. Ada yang membawa kacang rebus, ketela, umbi umbian maupun air mineral. Adapun  senam digelar setiap minggu di pos masing-masing.

Sedangkan untuk memontum tertentu digelar senam bersama. Khusus untuk peringatan ulang tahun paguyuban senam digelar di objek wisata. Sebelumnya senam dilaksanakan di Waduk Sempor, Pantai Petanahan, Pantai Suwuk, dan objek wisata lain.

“Tak hanya itu, selain sehat secara jasmani paguyuban senam diharapkan sehat secara ruhani. Dengan rajin berolahraga melalui senam, InsyaAllah tubuh akan fit sebagai modal bekerja dan beribadah,” ucapnya.

Wakil Bupati: Perlu Dicontoh Daerah Lain           

Para peserta senam segar usia lanjut gembira mendapatkan doorprize uang dari Wabup Kebumen. (Foto: Gita-KebumenUpdate)

Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, kegiatan ini  menunjukkan bahwa masyarakat cinta budaya hidup sehat. Mereka sadar bahwa kesehatan adalah faktor utama dalam kehidupan.

“Senam ini harus digalakkan, tidak hanya setiap bulan tetapi juga menjadi keseharian. Tidak perlu event yang besar, mereka memiliki kelompok masing-masing,” ujar Arif Sugiyanto.

Baca Juga: Meriahkan Hari Jadi Kebumen, Paguyuban Senam Segar Gelar Lomba Senam Prolanis

Wabup Arif menilai kegiatan ini perlu dicontoh daerah lain. Jika studi banding tidak perlu jauh-jauh, datang saja ke Adimulyo bagaimana masyarakat bisa mencintai olahraga. “Terutama  ibu-ibu rumah tangga agar tidak hanya di rumah, tetapi juga menjaga kesehatan,” ujarnya.

Manager Benteng Van der Wijck Herwin Kunadi SH menyampaikan terima kasih kepada Paguyuban Senam Segar yang telah menggelar senam bersama di Benteng Van der Wijck Gombong. Dia menyambut baik kegiatan tersebut dan mendukung gerakan masyarakat sehat.

“Kami terbuka bagi kelompok masyarakat untuk menjadikan Benteng Van der Wijck sebagai tempat kegiatan,” tandasnya. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kapasitas Pelatih Olahraga, Ini Upaya KONI Kebumen

    Tingkatkan Kapasitas Pelatih Olahraga, Ini Upaya KONI Kebumen

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.247
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kebumen menggelar Workshop Bagi Pelatih Olahraga di Aula SMK Negeri 1 Kebumen, pada 10 -11 Oktober 2019. Kegiatan itu secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, (Porawisata) Kebumen Rumadi SE. Workshop diikuti oleh 70 pelatih dari 32 […]

  • Ikan Gapetan

    Sensasi Kuliner Ikan Gapetan di Saung Kaprok Pantai Surumanis

    • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 13.536
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Berwisata tidak lengkap rasanya tanpa menikmati kuliner khas setempat. Seperti saat mengunjungi Pantai Surumanis di Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebume , kurang sempurna tanpa kulineran seafood di sana. Ya, di Pantai Surumanis terdapat warung seafood bernama Saung Kaprok yang menyuguhkan menu kuliner yang sangat unik. Yakni menu ikan gapetan yang dimasak […]

  • Kasus PMK

    Cegah Kasus PMK, Peternak Diingatkan Pentingnya Vaksinasi

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 891
    • 0Komentar

     KEBUMEN (KebumenUpdate.com)  – Pemkab Kebumen melalui Dinas Pertanian dan Pangan mengingatkan kepada para peternak untuk mewaspadai munculnya kembali penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Pasalnya, PMK sudah menyerang sapi di berbagai wilayah di Indonesia hingga banyak sapi yang mati atau lumpuh. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) pada Dinas Pertanian dan Pangan […]

  • Persak Kebumen

    Rumput Stadion Chandradimuka Mendesak Diperbaiki, Ini Alasannya

    • calendar_month Kam, 8 Sep 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.190
    • 0Komentar

    KEBUMEN  (KebumenUpdate.com) – Laga persahabatan Persak Kebumen dengan JK United Bantul yang berlangsung di Stadion Chandradimuka, Rabu 7 September 2022 mengobati kerinduan para suporter bola untuk  menonton sepakbola di lapangan. Buktinya tiket 1.500 yang oleh pihak panitia pelaksana (Panpel) sediakan habis terjual. Panpel pun akhirnya menambah kuota 300 tiket on the spot.  Tiket terbagi menjadi […]

  • Desa Giwangretno

    Pembeli Tanah Akhirnya Klarifikasi Terkait Jual Beli Galian Tanah Desa Giwangretno

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.304
    • 0Komentar

    SRUWENG (KebumenUpdate.com) – Permasalahan dugaan jual beli tanah bengkok Desa Giwangretno, Kecamatan Sruwerng, Kebumen menemui titik terang. Persoalan yang sempat menyeret nama kepala desa akhirnya mandapakan kejelasan setelah pihak pemerintah desa menghadirkan pembeli tanah. Dalam pertemuan yang berlangsung di Balai Desa Giwangretno, Sabtu 4 Maret 2023, Muhammad Asnawi selaku pembeli tanah dihadirkan. Tampak Camat Sruweng […]

  • Edukasi Seks

    Edukasi Seks Positif: Kenapa Anak Muda Butuh Tahu, Bukan Malu?

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 920
    • 0Komentar

    Di tengah era digital dan arus informasi yang deras, seks masih jadi topik yang sering dianggap tabu—khususnya di kalangan anak muda Indonesia. Padahal, justru mereka adalah kelompok yang paling membutuhkan edukasi seks yang sehat dan positif. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Tangerang Kota pafitangerangkota.org menyebutkan edukasi seks positif bukan berarti mendorong perilaku seksual bebas. Sebaliknya, […]

expand_less