Breaking News
light_mode
Beranda » Hobby & Community » Paguyuban Senam Segar Rayakan HUT Ke-9 di Benteng Van der Wijck

Paguyuban Senam Segar Rayakan HUT Ke-9 di Benteng Van der Wijck

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 17 Nov 2019
  • visibility 4.136
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Ribuan anggota Paguyuban Senam Sedya Gawe Rahayu (Segar) mengikuti senam bersama di Benteng Van der Wijck Gombong, Kebumen, Sabtu, 16 Nopember 2019. Senam bersama tersebut sekaligus dalam rangka merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-9 berdirinya paguyuban senam tersebut.

Selain senam bersama, acara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH itu juga digelar perayaan sederhana. Ketua Paguyuban Segar dokter H Supriyadi didaulat meniup lilin dan memotong kue ulang tahun yang kemudian diserahkan kepada  Wabup Kebumen H Arif Sugiyanto.

Acara semakin meriah karena Wabup Arif Sugiyanto memberikan hadiah kejutan kepada 30 peserta yang beruntung. Termasuk 10 peserta lansia yang berumur di atas  65 tahun mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing Rp 100.000. Juga diberikan hadiah berupa seragam bagi kelompok yang hadir terbanyak dalam acara senam sehat di Lapangan Kemujan Adimulyo.

Dari 80 Menjadi 3.500 Anggota

Ribuan anggota Paguyuban Senam Segar senam bersama di Benteng Van der Wijck Gombong, Kebumen. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Ketua Paguyuban Senam Segar dokter H Supriyadi menyampaikan, paguyuban senam yang terbentuk pada 18 Nopember 2011 itu saat ini sudah memiliki lebih dari 3.500 anggota yang tercatat nama dan alamatnya. Mereka tersebar di 14 desa di sejumlah kecamatan meliputi Adimulyo, Karanganyar, Puring, Sruweng, dan Petanahan.

“Anggota paguyuban sudah terbiasa melakukan senam. Jadi meski sudah lansia tak kaget dengan senam Maumere yang penuh gerakan dan atraktif,” kata dokter Supriyadi kepada Suara Merdeka di sela-sela acara.

Baca Juga: Sembilan Tahun Eksis, Paguyuban Senam Segar Miliki 3.000 Anggota

Terbentuknya paguyuban senam ini bermula dari acara senam Prolanis pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tahun 2011 yang diikuti 80 peserta. Namun saat akan dibubarkan, para anggota yang merupakan lansia justru menginginkan kegiatan senam itu terus berlanjut.

“Akhirnya senam berlanjut tidak hanya diikuti oleh lansia dan orang dengan penyakit kronis. Para pengantarnya pun yang awalnya hanya menunggui akhirnya ikut senam,” ujar dr Supriyadi didampingi Koordinator Senam Segar Dwi Yuli.

Senam Sembari Berwisata

Mbah Lasih (85) masih lincah mengikuti gerakan senam. (Foto: Gita-KebumenUpdate)

Yang unik  dari paguyuban itu adalah dalam setiap kegiatan, para anggota secara swadaya mambawa makanan untuk konsumsi. Ada yang membawa kacang rebus, ketela, umbi umbian maupun air mineral. Adapun  senam digelar setiap minggu di pos masing-masing.

Sedangkan untuk memontum tertentu digelar senam bersama. Khusus untuk peringatan ulang tahun paguyuban senam digelar di objek wisata. Sebelumnya senam dilaksanakan di Waduk Sempor, Pantai Petanahan, Pantai Suwuk, dan objek wisata lain.

“Tak hanya itu, selain sehat secara jasmani paguyuban senam diharapkan sehat secara ruhani. Dengan rajin berolahraga melalui senam, InsyaAllah tubuh akan fit sebagai modal bekerja dan beribadah,” ucapnya.

Wakil Bupati: Perlu Dicontoh Daerah Lain           

Para peserta senam segar usia lanjut gembira mendapatkan doorprize uang dari Wabup Kebumen. (Foto: Gita-KebumenUpdate)

Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, kegiatan ini  menunjukkan bahwa masyarakat cinta budaya hidup sehat. Mereka sadar bahwa kesehatan adalah faktor utama dalam kehidupan.

“Senam ini harus digalakkan, tidak hanya setiap bulan tetapi juga menjadi keseharian. Tidak perlu event yang besar, mereka memiliki kelompok masing-masing,” ujar Arif Sugiyanto.

Baca Juga: Meriahkan Hari Jadi Kebumen, Paguyuban Senam Segar Gelar Lomba Senam Prolanis

Wabup Arif menilai kegiatan ini perlu dicontoh daerah lain. Jika studi banding tidak perlu jauh-jauh, datang saja ke Adimulyo bagaimana masyarakat bisa mencintai olahraga. “Terutama  ibu-ibu rumah tangga agar tidak hanya di rumah, tetapi juga menjaga kesehatan,” ujarnya.

Manager Benteng Van der Wijck Herwin Kunadi SH menyampaikan terima kasih kepada Paguyuban Senam Segar yang telah menggelar senam bersama di Benteng Van der Wijck Gombong. Dia menyambut baik kegiatan tersebut dan mendukung gerakan masyarakat sehat.

“Kami terbuka bagi kelompok masyarakat untuk menjadikan Benteng Van der Wijck sebagai tempat kegiatan,” tandasnya. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesetrum Listrik

    Sehari, Dua Warga Kebumen Meninggal Tersengat Listrik

    • calendar_month Sel, 10 Nov 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.114
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dalam sehari dua orang warga Kebumen meninggal dunia akibat tersetrum listrik. Dua orang yang meninggal dunia adalah pemuda berinisial RZ (21) warga Desa Jemur, Kecamatan Pejagoan dan NS (50) warga Desa Sidoluhur, Kecamatan Ambal. Kejadian pertama menimpa RZ saat berkerja memindah tiang telekomunikasi di perempatan Pasar Unggas Jalan Cendrawasih Kelurahan Tamanwinangun, Kebumen, […]

  • H Yulianto

    Silaturahmi dengan PAC PDI Perjuangan, H Yulianto Berikan Voucher Umroh Gratis

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.972
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Calon anggota DPRD Kebumen terpilih dari PDI Perjuangan H Yulianto SE secara marathon menggelar silaturahmi dengan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kebumen. Yulianto yang sat ini mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Kebumen memalui partai berlambang banteng itu secara bergantian menggelar pertemuan dengan pengurus DPC dan PAC. Pertemuan pertama, pengusaha asal […]

  • KDRT

    Suami Pukuli Istri Usai Lihat Chat WhatsApp

    • calendar_month Jum, 19 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.813
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Perjalanan biduk rumah tangga tak selalu berjalan mulus. Komitmen untuk saling bertahan, melengkapi satu sama lain harus terus dijaga. Namun apa jadinya jika dalam rumah tangga terselip rasa curiga satu sama lain, sehingga membuat hubungan tak harmonis. Rumah sebagai tempat kembali dan melepas lelah pun tak lagi hangat. Yang ada hanya pertengkaran […]

  • 9 Mahasiswa UPB Lolos Program Studi Independen Bersertifikat Tahun 2022

    9 Mahasiswa UPB Lolos Program Studi Independen Bersertifikat Tahun 2022

    • calendar_month Jum, 11 Feb 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.688
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak sembilan mahasiswa Universitas Putra Bangsa  (UPB) Kebumen berhasil lolos program Studi Independen Bersertifikat (SIB) Kampus Merdeka tahun 2022. Program SIB merupakan bagian dari program unggulan Kampus Merdeka Kemendikbudristek yang diselenggarakan bekerja sama dengan mitra-mitra profesional. Selama kurang lebih satu semester mahasiswa akan dibekali dengan kompetensi spesifik dan praktis yang dicari oleh […]

  • Cerita Misteri: Rumah Sakit Londo (Bagian-1)

    Cerita Misteri: Rumah Sakit Londo (Bagian-1)

    • calendar_month Sel, 1 Apr 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.292
    • 0Komentar

    Oleh Gita Kurniawan Jam sudah menunjukan pukul 16.15 sore. Hujan deras yang mengguyur kota K sejak siang mulai mereda. Mendung masih menggantung dengan rintik gerimis yang masih tampak menghiasi langit. Sore itu, Akif dan Dani baru saja keluar dari ruang kelas mereka. Seperti biasanya, Dani, seorang remaja tanggung berumur 16 tahun mengajak sahabatnya, Akif, untuk […]

  • Bersinggungan

    Cerbung: Bersinggungan (Bagian-3)

    • calendar_month Ming, 16 Mar 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.768
    • 0Komentar

    “KAMU nggak datang ke art studio lagi?” tanyamu, duduk di sebelahku di kantin. Aku menatap minumanku, mengaduk-aduk es batu yang mulai mencair. “Nggak ada gunanya.” Kamu diam sebentar sebelum bertanya, “Kenapa kamu ngomong kayak gitu?” Aku menghela napas, menahan dorongan untuk membentaknya. “Karena aku udah nggak bisa gambar. Aku bukan siapa-siapa lagi di sana.” Kamu […]

expand_less