Breaking News
light_mode
Beranda » Entertainment » Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling Sebagai Perayaan dan Refleksi Kultural

Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling Sebagai Perayaan dan Refleksi Kultural

  • account_circle Teguh Hindarto
  • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
  • visibility 466
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah riuh dunia yang terus bergerak, budaya mengajarkan kita untuk berhenti sejenak—untuk mendengar bisikan tanah, menyimak cerita angin, dan menatap mata air sejarah yang mengalirkan kearifan. Karena dari sanalah kita mengenal siapa diri kita dan ke mana arah langkah kita.

Masyarakat Roma Kebon, kembali melakukan refleksi kultural dengan menggelar kegiatan bernama Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling (PET) yang telah diinisiasi sejak tahun 2024 lalu. Pergelaran Eksotika Tjintjinggoeling bukan sekadar program kerja atau agenda dua tahunan namun menjadi ikhtiar batin untuk menyulam kembali lembar-lembar jati diri bangsa yang mulai pudar.

“Ia adalah jembatan yang menghubungkan masa silam yang bijaksana dengan masa depan yang bercahaya. Ia adalah api suci kebudayaan yang harus terus dijaga, dijaga bukan hanya dalam bentuk simbol, tetapi dalam kehidupan nyata, dalam pemikiran, tindakan, dan laku harian bangsa”, demikian disampaikan Bondan selaku founder Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling dan juga pemilik Janitra Wedding Conceptor.

Event budaya tahunan ini dilaksanakan sejak tanggal 14 Juni 2026 diawali dengan kegiatan bersih situs dan kawasan. Dilanjutkan tanggal 15 Juni 2026 dengan bersih dusun. Kemudian tanggal 16 Juni 2026 dilaksanakan penyembelihan hewan kurban dan kenduri massal. Setelah kegiatan bernuansa keagamaan dilanjutkan pada tanggal 17-19 Juni 2026 kegiatan pasar malam suran dan tanggal 20 Juni 2026 pasar kaget Sorjati (ngisor wit jati).

Puncak acara di tanggal 21 Juni 2026 yang menghadirkan kegiatan study trip (jalan-jalan sembari belajar sejarah) berkolaborasi dengan Historical Study Trips (HST) yang dipandu oleh Teguh Hindarto dan tim. Para peserta study trip diajak berkonvoi menuju bukit Kedoya dan melihat keindahan Gombong dan Waduk Sempor, darimana air sungai Tjintjinggoeling (Cincingguling) dikelola untuk kebutuhan masyarakat.

Usai berkonvoi, peserta diajak kembali menyusuri pekarangan warga dimana ada makam tua yang dihubungkan dengan tokoh di era kecamuk Perang Jawa, dimana wilayah Gombong dan sekitarnya masih disebut dengan Roma/Remo Jatinegara. Para peserta bukan hanya antusias mengikuti kegiatan namun sangat menikmati saat acara diakhir dengan membeli kuliner lokal di tepian sungai Tjintjinggoeling. Baca: Mengulik Tjintjinggoeling.

Setelah kegiatan study trip, acara dilanjutkan talk show bertema, “Air dan Kehidupan” dengan menghadirkan tiga narasumber, Teguh Hindarto (Historical Study Trips), Reza Adytama (Direktur Rumah Martha Tilaar), Sesa Wulandari (Jaga Semesta). Suasana talk show nampak semakin hidup dengan sajian musik dari Jazz Tjintjinggoeling.

Penutup kegiatan di siang hari adalah kirab budaya dan malam hari ditutup pertunjukkan musik. Kegiatan ini terlaksana selain kerjasama masyarakat Roma Kebon dan mitra kegiatan juga para sponsor yang terdiri dari beberapa pengusaha lokal brand dan brand level nasional serta para artis muda Gombong.

Melalui gelaran event kultural tahunan ini, penyelenggara mengajak  seluruh pihak—pemerintah, masyarakat, tokoh adat, akademisi, pelajar, dan pecinta budaya— dapat turut mengambil bagian dalam perjalanan luhur yang dirayakan oleh masyarakat Roma Kebon. *** Makin tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Teguh Hindarto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak Gelar Karya P5, SMAN 2 Kebumen Pentaskan Pagelaran Tari Kolosal Cepetan 1.000 Penari

    Puncak Gelar Karya P5, SMAN 2 Kebumen Pentaskan Pagelaran Tari Kolosal Cepetan 1.000 Penari

    • calendar_month Kam, 12 Des 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.645
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Pagelaran Tari Kolosal Cepetan 1.000 oleh penari ditampilkan SMAN 2 Kebumen dalam kegiatan puncak gelar karya P5 atau Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Pementasan Tari Kolosal Cepetan yang mengusung tema “Tradisi Lestari, Generasi Berbudaya Terwarisi” ini berlangsung di objek wisata Pandan Kuning Petanahan, Kamis 12 Desember 2024. Baca juga: Gaspala SMAN 2 Kebumen […]

  • Joglo Prembun

    Tak Hanya Kuliner, Joglo Prembun Siapkan Homestay untuk Pemudik

    • calendar_month Rab, 27 Apr 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.734
    • 0Komentar

    PREMBUN (KebumenUpdate.com) – Geliat lebaran tahun ini begitu terasa bedanya setelah dua tahun masyarakat dibekap oleh pandemi. Kelonggaran kebijakan pemerintah terkait kegiatan mudik dipastikan akan berpengaruh pada melonjaknya jumlah para pelancong tahunan ini. Presiden Joko Widodo bahkan mempekirakan jumlah pemudik bisa mencapai angka 80 juta orang. Selain menjadi tugas pemerintah untuk menjamin proses mudik yang […]

  • Angka Perceraian di Kebumen

    Kasus Perceraian di Kebumen Tinggi, Ini Upaya Kemenag untuk Mencegahnya

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.198
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Beberapa tantangan pelestarian perkawinan di Kebumen adalah masih tingginya angka perceraian, perkawinan dini, perkawinan siri, kekerasan dalam rumah tangga dan masalah stunting. Di Kebumen angka perceraian masih cukup tinggi, tahun 2021 sebanyak 3.381 kasus perceraian. Kemudian  tahun 2022 sebanyak 2.798 kasus perceraian. Kepala Kankemenag Sukarno menyampaikab bahwa Kementerian Agama memiliki komitmen yang […]

  • Cegah Pencurian Gabah Saat Musim Panen, Polres Kebumen Edukasi ke Petani

    Cegah Pencurian Gabah Saat Musim Panen, Polres Kebumen Edukasi ke Petani

    • calendar_month Ming, 12 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.949
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Melalui patroli Bhabinkamtibmas, Polres Kebumen mengimbau para petani yang saat ini mulai panen padi agar waspada saat menjemur gabah dan membawa pulang gabah saat malam hari meski gabah belum kering. Hal ini bertujuan untuk mencegah kasus pencurian gabah yang biasanya yang biasanya terjadi karena proses penjemuran gabah yang membutuhkan waktu beberapa hari […]

  • Kids Cooking Class

    32 Anak Isi Libur Sekolah dengan Mengikuti Kids Cooking Class di Mexolie Hotel

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.060
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 32 anak usia 3–10 tahun mengikuti kegiatan Kids Cooking Class yang diselenggarakan oleh Mexolie Hotel Kebumen, Minggu, 6 Juli 2025. Kegiatan ini digelar dalam rangka mengisi masa libur sekolah dengan aktivitas positif dan menyenangkan. Acara berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB di area Mexolie Hotel. Anak-anak yang hadir tampak antusias […]

  • Lansia Meninggal Dunia Saat “Nyoblos” Bersama Istrinya

    Lansia Meninggal Dunia Saat “Nyoblos” Bersama Istrinya

    • calendar_month Sel, 25 Jun 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 27.444
    • 0Komentar

    KUWARASAN (KebumenUpdate) – Seorang warga Dukuh Kalideres, Desa Kalipurwo, RT 01 RW 02 Kecamatan Kuwarasan, Kebumen bernama Chefrudin (79) meninggal dunia saat melaksanakan pencoblosan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Selasa (25/6/2019). Peristiwa yang terjadi sekira pukul 08.30 wib itu sempat menggegerkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang bertempat di Balai Desa Kalipurwo. Kejadian itu bermula saat lansia […]

expand_less