De Djawatan Forest, Nuansa Hutan Ala Film Lord of the Rings di Banyuwangi
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Jum, 15 Des 2023
- visibility 3.710
- comment 0 komentar

Menjelang tengah hari, rombongan kami bergerak menuju lokasi kedua yakni Air Terjun/Curug Jagir. Namun sebelum itu, kami transit di Resto/Warung Kemarang untuk makan siang dengan menu khas Banyuwangi yakni Nasi/Sego Tempong.
Ketika melewati Desa Wisata Osing Kemiren, guide yang menemani perjalanan kami menjelaskan bahwa Suku Osing merupakan penduduk asli Banyuwangi Jawa Timur yang berkaitan dengan Kerajaan Blambangan.

Curug/Air Terjun Jagir. (Foto: istimewa)
Baca juga: Belajar dari Geopark Ijen yang Berhasil Masuk UNESCO Global Geopark (UGG)
Usai ishoma, kami menuju Air Terjun/Curug Jagir. Lokasinya tidak jauh dari Resto/Warung Kemarang. Dari area parkir, dilalui dengan berjalan kaki menyusuri anak tangga yang cukup curam.
Air Terjun/Curug Jagir tidak jauh berbeda dengan air terjun pada umumnya. Dengan 2 air terjun yang berdampingan, wisatawan dapat menikmati segarnya air dengan mandi di kolam alami yang terbentuk di bawahnya. Tidak lama di sini, rombongan lalu bertolak menuju tempat menginap.
Malamnya, kegiatan diisi dengan sharing session bersama Badan Pengelola Geopark Ijen yang diwakili oleh Bani Wimala Prahardini selaku sekretaris jenderal. Momen ini lebih kepada menggali informasi dari pengelola Geopark Ijen yang telah berhasil masuk ke dalam UNESCO Global Geopark (UGG).







Saat ini belum ada komentar