Siswa SD Muhammadiyah Kebumen Semangat Ikuti Vaksinasi, Ternyata Ini Sebabnya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 20 Jan 2022
- visibility 874
- comment 0 komentar

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama meninjau vaksinasi anak. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Para siswa SD Muhammadiyah Kebumen tampak semangat mengikuti vaksinasi Merdeka, Rabu 19 Januari 2022. Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama bersama pejabat utama Polres Kebumen meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi tersebut.
Terlihat antusiasme para siswa SD Muhammadiyah Kebumen. Tak terlihat rasa takut saat Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama mendampingi langsung penyuntikan vaksinasi.
“Nggak takut divaksin. Nggak sakit, kaya digigit semut,” ucap salah satu peserta vaksin saat disuntik.
Baca Juga: Binda Jateng Lanjutkan Vaksinasi 1.057 Siswa SD di Kutowinangun
Kasi Humas Polres Kebumen AKP Tugiman menjelaskan bahwa hadirnya Kapolres Kebumen bersama pejabat utama ingin memantau langsung pelaksanaan vaksinasi untuk anak SD usia 6-11 tahun.
“Kapolres sekaligus menghadiri video conference dengan Kapolri di SD Muhammadiyah Kebumen,” ujar AKP Tugiman.
Badut Superhero
Sementara itu, hadirnya polisi saat penyuntikan vaksin menjadi semangat sendiri para peserta. Apalagi Polres Kebumen mendatangkan banyak badut karakter superhero untuk menghibur murid-murid saat divaskin.
“Antusias murid-murid SD Muhammadiyah sangat luar biasa. Yang awalnya mungkin takut, saat kita dampingi, kita hadirkan badut mereka semangat dan tidak takut lagi,” ungkap AKP Tugiman.
Pemberian vaksinasi Merdeka untuk anak masih akan digelar secara estafet hingga paripurna. Hal ini sesuai Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (KMK) Nomor HK.01.07./MENKES/6688/2021 tentang Pelaksanaan Vaksiansi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Bagi Anak Usia 6 sampai dengan 11 Tahun. Kepmenkes ditandatangani oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada 13 Desember 2021.
Baca Juga: 1.033 Siswa SD di Kutowinangun Jalani Vaksinasi Massal yang Digelar Binda Jateng
Melihat anak-anak antusias menjalani vaksinasi, Menurut Tugiman hal itu sangat menggembirakan bagi dunia pendidikan. Sebab anak-anak juga rentan tertular virus Covid-19. Vaksinasi juga mendukung anak-anak selalu dalam dalam keadaan aman dan sehat dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka.
“Seban sekian lama anak-anak belajar daring di rumah dan itu tentu sangat membosankan karena tidak bisa bertemu langsung dengan guru dan teman-temannya,” ujarnya.







Saat ini belum ada komentar