Pohon Tumbang dan Tanah Longsor Picu Kerusakan Jaringan PLN
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 30 Okt 2020
- visibility 2.157
- comment 0 komentar

Pohon tumbang menimpa jaringan listrik. (Foto: Istimewa)
PADURESO (KebumenUpdate.com) – Hujan deras hampir terjadi setiap hari menjelang sore sampai pagi, Sejak 26-30 Oktober 2020. Banjir, tanah longsor, akibat curah hujan yang cukup tinggi dan disertai angin kencang juga berdampak pada banyaknya pohon yang tumbang.
Banyaknya pohon anyoman dan milik warga yang tumbang hingga mengenai jaringan kabel milik PLN. Beberapa pohon roboh terjadi di Desa Sendangdalem dan Merden, Kecamatan Padureso.
Tanah Longsor Rusak Jaringan PLN
Tanah longsor juga menyebabkan kerusakan jaringan PLN di Desa Kalijering, Kecamatan Padureso, Desa Wonokromo Kecamatan Alian, Desa Blater Kecamatan Poncowarno, Desa Kebapangan, Kecamatan Poncowarno.
Akibat dari pohon yang roboh menimpa jaringan/kabel milik PLN, menyebabkan terjadinya padam aliran listrik (giliran) di berbagai wilayah Kebumen. Adapun wilayah yang terdampak padam karena gangguan listrik di Kecamatan Padureso, Prembun, Kutowinangun, dan Poncowarno.
PLN Apresiasi Laporan warga

Rating pohon menyangkut di jaringan listrik. (Foto: Istimewa)
Manager PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kebumen, Teguh Suprabowo membenarkan hal tersebut. Pihaknya menyampaikan apresiasi atas bantuan banyak pihak yang menyampaikan laporan dari beberapa warga yang mendengar suara ledakan disertai listrik padam.
“Dengan laporan tersebut untuk membuat penanganan padam karena gangguan lebih cepat tertangani,” ujar Teguh Suprabowo.
Teguh mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada warga masyarakat yang terdampak padam listriknya.
Minta Warga Peduli Jaringan Listrik
Seluruh warga masyarakat diminta untuk peduli terhadap kondisi jaringan listrik. Yakni dengan cara tidak mananam pohon di bawah jaringan listrik. Juga tidak mendirikan bangunan terlalu dekat dengan jaringan listrik.
“Kami mengikhlaskan serta mengijinkan pohonnya yang dekat dengan jaringan listrik untuk dilakukan penebangan oleh pihak PLN,” ujarnya. (ndo)







Saat ini belum ada komentar