Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jateng » Pertempuran Lima Hari di Semarang, Mengenang Sejarah Pengorbanan dr Kariadi dan Para Pejuang

Pertempuran Lima Hari di Semarang, Mengenang Sejarah Pengorbanan dr Kariadi dan Para Pejuang

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
  • visibility 1.091
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang kembali mengingatkan bangsa akan pentingnya semangat juang dan pantang menyerah. Upacara peringatan berlangsung di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, Selasa, 14 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Sekda Jateng Sumarno, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, Forkopimda Jateng dan Kota Semarang, serta para veteran.

Rangkaian upacara dimulai dengan pembacaan sejarah Pertempuran Lima Hari Semarang oleh St Sukirno. Ia menggambarkan bagaimana perayaan kemerdekaan rakyat Semarang terganggu oleh tentara Jepang, hingga pecah pertempuran pada 14–18 Oktober 1945.

Sejarah tersebut kemudian dipentaskan dalam pertunjukan kolosal oleh Teater Pitoelas Universitas 17 Agustus Semarang, yang menjadi puncak peringatan hari bersejarah itu.

Sejarah Pertempuran Lima Hari di Semarang

Pertempuran Lima Hari di Semarang menjadi babak penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Kota Semarang menjadi saksi pertempuran sengit yang mempertaruhkan nyawa demi mempertahankan kemerdekaan dari penjajahan Jepang.

Menurut arsip Museum Nasional, konflik bermula ketika tentara Jepang menolak menyerahkan senjata, meskipun Jepang telah menyatakan kekalahan dari Sekutu dan Indonesia telah memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Situasi semakin memanas setelah sejumlah tawanan Jepang melarikan diri dan terjadi insiden tragis yang menewaskan dr Kariadi, Kepala Laboratorium Rumah Sakit Rakyat. Kejadian ini membangkitkan kemarahan pemuda Semarang.

Awal ketegangan muncul sejak 19 Agustus 1945, ketika radio menyiarkan proses perpindahan kekuasaan dari Jepang ke Indonesia. Semangat perlawanan pun tumbuh di kalangan pemuda. Pada 14 Oktober 1945, sekitar 400 tawanan Jepang dari Pabrik Gula Cepiring dipindahkan ke Penjara Bulu. Namun, beberapa tawanan melarikan diri dan meminta perlindungan pasukan Kidobutai.

Perebutan senjata tidak terhindarkan. Para pemuda menyerang pos-pos Jepang. Di saat yang sama, petugas Indonesia yang menjaga persediaan air di Wungkal ditangkap dan disiksa. Beredar pula kabar bahwa air di Ledeng Candi diracuni, sehingga dr Kariadi turun langsung memeriksa. Ia justru ditembak tentara Jepang.

Kemarahan semakin memuncak setelah Mayor Jenderal Nakamura ditangkap pemuda di Magelang. Jepang membalas dengan serangan besar pada hari kedua dan ketiga. Namun, bantuan dari berbagai daerah mengalir, mulai dari Kendal, Weleri, Demak, Kudus, Pati, Purwodadi, hingga Solo, Magelang, dan Yogyakarta.

Pada 17 Oktober 1945, perundingan gencatan senjata di Candi Baru digelar dan sempat disepakati. Meski demikian, Jepang tetap melanjutkan serangan. Memasuki hari kelima, 18 Oktober, kekuatan pemuda mulai melemah dan Jepang memukul mundur perlawanan. Utusan dari pemerintah pusat tiba untuk membuka jalan damai.

Nakamura mengancam akan mengebom Semarang jika senjata tidak diserahkan paling lambat 19 Oktober pukul 10.00 WIB. Ketegangan mereda sehari kemudian, saat pasukan Sekutu mendarat di Pelabuhan Semarang. Pasukan Inggris, termasuk Gurkha, mengambil alih pelucutan senjata Jepang dan menghentikan pertempuran.

Pada 20 Oktober 1945, Pertempuran Lima Hari dinyatakan berakhir. Sekutu melucuti pasukan Jepang, menutup rangkaian pertempuran yang menelan banyak korban dan meninggalkan luka mendalam bagi Kota Semarang.

Sebagai penghormatan atas perjuangan para pahlawan, dibangunlah Monumen Tugu Muda di pusat Kota Semarang, yang kini berdiri sebagai pengingat keberanian rakyat mempertahankan kemerdekaan.

Gubernur Ahmad Lutfi Gelorakan Semangat Perjuangan

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa masyarakat Semarang dan Jawa Tengah harus terus menggelorakan semangat perjuangan para pahlawan dalam membangun Indonesia.

“Di Tugu Muda yang bersejarah ini, kita menyimak kembali perjuangan para pahlawan Semarang. Tempat ini meneguhkan keyakinan bahwa Tuhan selalu membimbing perjuangan demi kebaikan,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia mencontohkan pengorbanan dr Kariadi dan para pejuang lain yang mengajarkan arti pengabdian dan ke-Indonesiaan. Sebagai generasi penerus, masyarakat diminta memahami makna kemerdekaan dan menghormati perjuangan para pahlawan secara tulus.

Menurutnya, perjuangan bangsa tidak pernah berakhir. Saat ini, masyarakat menghadapi tantangan baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita harus mengadopsi nilai kebersamaan dan menerapkannya dalam kerja nyata,” tegasnya.

Luthfi menjelaskan, Jawa Tengah dihuni sekitar 37 juta warga dengan 8.573 desa/kelurahan dan 576 kecamatan yang memiliki keragaman budaya dan potensi. Semua itu menjadi kekuatan apabila dijalankan dengan semangat gotong royong.

“Kebanggaan terbesar saya adalah ketika kita mengambil peran terbaik dan saling menopang. Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul. Bangkit satu, bangkit semua,” ucapnya.

Ia juga mengajak masyarakat terus berkreasi, berinovasi, dan menjunjung tinggi integritas. “Dari Semarang dan Jawa Tengah, yang sarat kearifan lokal, kita kobarkan semangat perjuangan untuk membangun Indonesia,” tutupnya. Makin Tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baznas Kebumen

    Baznas Kebumen Berikan Beasiswa dan Tunjangan Pendidikan Rp 1,39 Miliar

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.701
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Baznas Kebumen memberikan pembekalan dan penyerahan buku tabungan beasiswa Baznas Kebumen tahun 2022. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kebumen, Kamis 29 Desember 2022. Ketua Baznas Kebumen Drs H Bambang Sucipto MPdI menyampaikan bahwa total sebanyak 1.691 penerima. Meliputi tunjangan pendidikan untuk siswa-siswi SMP/MTs sebanyak 1.488 siswa. Total tunjangan yang diterima sebanyak […]

  • Lima Prioritas Pembangunan Kebumen Tahun 2024

    Lima Prioritas Pembangunan Kebumen 2024, Infrastruktur Nomor Berapa?

    • calendar_month Sab, 1 Apr 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.437
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen menetapkan lima prioritas pembangunan Kebumen 2024 mendatang. Kelima prioritas itu ditetapkan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) di Gedung Pertemuan Setda Kebumen, baru-baru ini. Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi prioritas pertama dari lima prioritas pembangunan Kebumen […]

  • Kafein

    Kafein, Baik atau Buruk untuk Kesehatan?

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 10.186
    • 0Komentar

    KOPI merupakan minuman yang cukup populer di kalangan mahasiswa maupun para pekerja. Rasanya kurang lengkap apabila mengerjakan tugas tidak disandingi dengan secangkir kopi. Ternyata kopi merupakan salah satu minuman  yang paling digemari oleh masyarakat di seluruh dunia. Di Amerika, sekitar 100 juta orang mengonsumsi kopi setiap harinya, sedangkan di seluruh dunia 2,25 miliar cangkir kopi […]

  • Berkah Pengabdian: 705 PPPK Kebumen Terima SK Bupati, Satu Di Antaranya Hampir Pensiun

    Berkah Pengabdian: 705 PPPK Kebumen Terima SK Bupati, Satu Di Antaranya Hampir Pensiun

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Senyum haru dan lega terpancar di wajah ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun Anggaran 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen. Sebanyak 705 PPPK resmi menerima Surat Keputusan (SK) Bupati Kebumen dalam sebuah acara yang berlangsung di Gedung Pertemuan Setda Kebumen, Selasa 17 Juni 2025. Momen ini bukan hanya tentang […]

  • 5 Ruas Jalan di Kebumen Mulai Diperbaiki, 9 Ruas Jalan Lainnya Dimulai Bulan Ini

    5 Ruas Jalan di Kebumen Mulai Diperbaiki, 9 Ruas Jalan Lainnya Dimulai Bulan Ini

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.272
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Empat belas (14) ruas jalan di Kabupaten Kebumen mulai dilakukan perbaikan maupun pembangunan oleh Pemkab melalui Dinas PUPR Kebumen. Dari 14 ruas jalan tersebut, statusnya merupakan jalan kabupaten. “Yang sedang dalam proses pengerjaan saat ini ada 14 ruas jalan, itu dari timur Jalan Gentan-Miritpetikusan dan juga di barat Jalan Buayan-Purwogondo, di utara […]

  • Pesantren Al Hasani

    Pesantren Al Hasani Potong Empat Sapi, Satu Ekor Bantuan Kapolri

    • calendar_month Jum, 30 Jun 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.233
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) – Pondok Pesantren Al Hasani Desa Jatimulyo, Kecamatan Alian, Kebumen pada perayaan Idul Adha 1444 H ini memotong empat ekor sapi dan delapan ekor kambing. Salah satunya, adalah sapi bantuan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ya, tahun ini Pondok Pesantren Al Hasani embali menerima bantuan satu ekor sapi dari Kapolri Jendral Listyo Sigit […]

expand_less