Oknum ASN dan Kades Diduga Terlibat Kasus Pemerasan Rekrutmen Anggota Satpol PP Kebumen
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Ming, 2 Jun 2024
- visibility 2.122
- comment 0 komentar

Bupati Arif Sugiyanto memanggil sejumlah anggota Satpol PP Kebumen untuk dimintai keterangan. (Foto: Dok Humas Pemkab Kebumen)
Bupati menyampaikan, pihaknya tidak akan menolerir segala bentuk pemerasan atau pungli yang dilakukan oleh ASN. Ia memastikan siapapun yang terlibat akan diproses secara hukum.
“Bagi saya itu tidak ada ampun, apalagi sampai lehernya orang miskin yang dicekik, saya pastikan tidak pakai lama, langsung proses secara hukum. Kalau dibiarkan, berat nanti hisab saya di akhirat,” ujar bupati.
Tata Kelola Pemerintahan Bersih
Sikap tegas ini juga sesuai dengan visi misi bupati yang pertama, yakni menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, clear and clean.
“Jadi saya minta kepada ASN layani masyarakat dengan baik, jangan kalian ambil apa bukan menjadi haknya, atau mencari uang dengan cara yang tidak benar,” pinta bupati.
Kasus pemerasan rekrutmen calon anggota Satpol PP kini ditangani Polres Kebumen. Para korban akhirnya berani melapor ke polisi. Jika ditotal hasil pemerasan ini bisa mencapai ratusan juta, karena satu orang nilainya beragam. Ada yang Rp 45 juta, Rp 30 juta, Rp 15 juta, Rp 10 juta, Rp 5 juta, dan Rp 2 juta. Bahkan semua anggota wajib membayar uang seragam.








Saat ini belum ada komentar