Mahasiswa UNS Beri Pelatihan Pengolahan Limbah Cair Tahu, Ajak Masyarakat Kemitir Kurangi Pencemaran Sungai
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 19 Jul 2024
- visibility 1.967
- comment 0 komentar

Mahasiswa UNS foto bersama dengan warga Kampung Kemitir. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pencemaran lingkungan akibat limbah cair tahu di Kampung Kemitir merupakan salah satu permasalahan yang ada di wilayah Kelurahan Bumirejo, Kecamatan/Kabupaten Kebumen.
Kampung Kemitir merupakan sentra home industri tahu. Tujuh home industri tahu di Kemitir masih membuang limbah cair tahu ke saluran sungai. Limbah cair tahu yang dibiarkan dan dibuang begitu saja menimbulkan pencemaran bagi air dan lingkungan. Selain menimbulkan bau tidak sedap, serta dapat menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk.
Limbah cair tahu sebenarnya mengandung zat-zat hara yang diperlukan oleh tanaman dan dapat menyuburkan tanah, Namun di Kemitir belum pernah dilakukan inovasi untuk memanfaatkannya. Limbah cair tahu tersebut dapat dimanfaatkan menjadi Pupuk Organik Cair (POC) yang dengan mudah dapat dibuat sendiri di rumah.
Baca Juga: Mahasiswa KKN UNS Sulap Debog Pisang Menjadi Keripik Aneka Rasa
Keadaan tersebut mendorong Tim “Sahabat Desa” Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan penyuluhan dan pelatihan pengolahan Pupuk Organik Cair dari limbah cair tahu.
Tim mahasiswa UNS ini terdiri dari Firda Indah Ramadhani, Selfi Fitriana, Tarisa Nurul Dzakiya, Laelina Fithrotul ‘Iza, dan Annisa Fauza Hidayah. Proyek ini telah berjalan sejak April 2024 dengan bimbingan dari Drs. Muhamad Chamdani M, Pd.
Mendorong Masyarakat Kemitir Manfaatkan Limbah Cair Tahu

Praktik pengolahan limbah cair tahu. (Foto: Istimewa)
Pelatihan yang digelar oleh mahasiswa UNS ini bertujuan untuk mencegah pencemaran lingkungan di Kampung Kemitir. Pembuatan POC tersebut nantinya dapat digunakan sebagai peluang usaha dan pengganti pupuk kimia serta pestisida bagi masyarakat.
Kegiatan dimulai dengan peyuluhan mengenai pemanfaatan limbah cair tahu menjadi pupuk organik cair pada 26 Mei 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh para pemilik home industri tahu dan ibu PKK Kemitir. Harapan mereka memperoleh informasi mengenai teknik pengolahan POC secara tepat guna.
Selain menyampaikan materi, mahasiswa juga melakukan pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah cair tahu. Kegiatan ini dilakukan dengan mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mempraktikkan cara pengolahan limbah cair tahu menjadi pupuk organik cair dengan benar.







Saat ini belum ada komentar