Kembangkan Usaha Purna Pekerja Migran, Migrant Care Kebumen Fasilitasi Akses Modal ke Perbankan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 25 Nov 2024
- visibility 851
- comment 0 komentar

Para purna pekerja migran foto bersama usai kegiatan. (Foto: Padmo)
Para purna pekerja migran telah memproduksi berbagai produk seperti makanan ringan, minuman, dan kerajinan tangan. Namun, keterbatasan modal dan kurangnya akses pasar telah menghambat pertumbuhan mereka. Meskipun mereka menunjukkan inisiatif besar dalam memulai bisnis mereka sendiri, mereka seringkali berjuang dengan keterbatasan sumber daya keuangan.
Pihaknya percaya bahwa dengan memberikan mereka akses ke pembiayaan dan dukungan pengembangan bisnis dapat membantu mereka menjadi lebih berkelanjutan dan kompetitif. Untuk mengatasi tantangan ini, pihaknya bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, menyelenggarakan acara untuk menghubungkan para pengusaha ini dengan lembaga keuangan dan mitra bisnis potensial.
“Acara ini bertujuan untuk mengeksplorasi peluang kolaborasi, seperti memberikan pinjaman, pelatihan, dan mentoring,” ujarnya.
Produk-produk Karya Purna Pekerja Migran Kebumen
- Desa Tanggulangin membuat Manggleng, Rengginang Tela, Ikan Asin, Kue Kering, Kripik Pepaya, Tepung Mokaf, Sagon Tiwul, Tiwul Cahaya, Tiwul Mekarsari, Buket Bunga.
- Desa Jogosimo membuat produk Sagon Kacang Ijo, Onde-Onde Mini Kering dan Brownis.
- Desa Karanggadung membuat Brekele, Pencok Talas, Manggleng Bestak, Manggleng Ori, Aksesoris, Batik Ecoprint, Peyek, Emping.
- Desa Ambalkliwonan membuat produk Sagon Ketan, Makaroni Kering.
- Desa Pandanlor membuat produk Abon Kelapa Krispi, Stik Bawang, Keripik Pare, Kripik Ubi Ungu dan Sagon Ketan.
- Desa Tambakprogaten membuat produk Emping Medem, Keripik Pisang, Keripik Singkong, Keripik Tempe, Cheese Stick, Basreng, Keripik Jamur, Peyek Kacang, Peyek Kedelai Hitam, Manggleng Singkong dan Pastel Mini.
- Desa Krandegan membuat produk Tiwul Instan, Sagon Ketan dan Anyaman Lidi.
- Desa Grenggeng membuat Anyaman Pandan yaitu tas, dompet, tempat tisu, topi, sendal.
- Desa Jatijajar membuat produk Rajutan, Sale Pisang dan Usaha Catering.
Pemasaran produk yang sudah dilakukan oleh kelompok yakni baik secara online maupun offline. Secara online kelompok menjualkan di platform seperti Tokopedia, Shopee, Facebook dan status di media sosialnya. Sedangkan pemasaran secara offline dilakukan kelompok dengan cara menitipkan produk di warung-warung sekitar desa, bekerjasama dengan berbagai toko atau swalayan di Kebumen.







Saat ini belum ada komentar