Keluarga Besar Kecap Kentjana Buka Puasa Bersama, Begini Suasananya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 3 Jun 2019
- visibility 8.073
- comment 0 komentar

Para karyawan putri pabrik Kecap Kentjana foto bersama dengan jajaran direksi dan manajemen. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)
KEBUMEN (KebumenUpdate) – Hubungan para pekerja dengan perusahaan di pabrik Kecap Kentjana, Kebumen tidak sekadar hubungan industrial tetapi lebih pada hubungan kekeluargaan. Relasi kekeluargaan itu terlihat jelas saat digelar buka puasa bersama yang berlangsung di Hotel Mexolie, Minggu (2/6/2019).
Para karyawan tampak akrab dengan jajaran manajemen. Bahkan antara pekerja di level bawah dengan jajaran direksi seperti tak ada jarak. Suasana yang tercipta pun cair dan tidak kaku layaknya antara pekerja dan bos. Yang istimewa adalah saat Direktur CV Srikandi Makmur Sejahtera dan PT Diankecana Manunggal Abadi Iwan Setiawan bersama istri Justinawati Sukianto melayani para karyawan termasuk tamu undangan dari mitra perusahaan.
Tak hanya itu, jajaran manajer yang merupakan putri Iwan yakni Krisnina Aprilia Setiawan, Christin Natalia Setiawan dan Kristi Febriana Setiawan serta Rio Wijaya Chriswandi melebur dengan para karyawan baik CV Srikandi Makmur Sejahtara yang memproduksi kecap Kentjana dan PT Diankencana Manunggal Abadi yang menangani agen gas elpiji.
Sebelum buka bersama diisi oleh tausiyah yang menghadirkan penceramah tausiyah Ustad Faturohman. Dalam ceramahnya ustad yang dikenal humoris itu menyampaikan faidah puasa Ramadan. Acara dilanjutkan dengan salat maghrib berjamaah dan pembagian doorprize kepada para tamu undangan dan karyawan.
Direktur CV Srikandi Makmur Sejahtera Iwan Setiawan mengatakan, acara buka bersama merupakan momentum menjaga budaya kekeluargaan di perusahaan. Bagaimana karyawan memiliki peran yang cukup besar dalam pengembangan perusahaan.
“Dengan kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan rasa memiliki para karyawan terhadap perusahaan,” ujar Iwan Setiawan di sela- sela acara.
Manager Rio Wijaya Chriswandi menambahkan, selain buka puasa bersama, untuk mengakrabkan karyawan pihaknya rutin menggelar family gathering dengan karyawan dengan piknik bareng. Juga setiap bulan Muharam diadakan slametan bergilir di rumah karyawan.
“Kami bersyukur selama ini, hubungan antara karyawan dengan perusahaan berjalan harmonis,” ujarnya.
Sejarah Pabrik

Para karyawan putra pabrik Kecap Kentjana foto bersama dengan jajaran direksi dan manajemen. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)
Pabrik Kecap Kentjana pada awalnya didirikan oleh mendiang Cu Tian Kid dengan nama Perusahaan Kecap Kentjana tahun 1960. Saat pertama berdiri, pabrik menempati sebuah rumah kontrakan di kampung Wonoyoso. Kemudian pada 1970, pemimpin perusahaan dilanjutkan oleh anaknya Iwan Setiawan. Pada 1980, dari Wonoyoso pabrik direlokasi ke Jalan HM Sarbini Nomor 88C hingga saat ini.
“Dulu karyawan baru delapan, sekarang sudah ratusan,” ujar Iwan.
Pemasaran terbesar Kecap Kentjana untuk memenuhi kebutuhan konsumen di wilayah Kebumen, Kedu Selatan, Banjarnegara, Wonosobo, Magelang hingga Yogyakarta. Pihaknya terus melakukan inovasi termasuk kemasan sehingga menyesuaikan dengan perkembangan pasar.
Sejumlah prestasi diraih Kecap Kentjana yakni sebagai Perusahan Menengah Terbaik I pada ajang Kebumen Bisnis Forum. Selain itu Kecap Kentjana yang mengusung tagline “sekali dirasa tetap disuka”, meraih status jaminan halal A dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
“Kami menggunakan bahan baku alami mulai dari gula, kedelai dan rempah-rempah tanpa menggunakan bahan pengawet. Itulah yang membedakan kecap Kentjana dengan kecap yang lain,” ujarnya. (ndo)







Saat ini belum ada komentar