Karnaval Kebumen 2026 Berlangsung Meriah, Diwarnai Penyerahan Sertifikat Warisan Budaya Takbenda
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Rab, 19 Agu 2026
- visibility 289
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pusat Kota Kebumen kembali meriah lewat event Karnaval Pembangunan yang digelar pada Selasa 18 Agustus 2026. Sejak pukul 13.00 WIB, masyarakat tampak antusias memadati sepanjang rute jalan yang akan dilewati oleh barisan konvoi.
Acara yang diikuti oleh kurang lebih 97 peserta ini mengambil titik start dan finish di seputaran Alun-alun Pancasila.
Rute konvoi melintasi Jalan Mayjen Sutoyo, Jalan Kusuma, Tugu Lawet, Jalan Soekarno Hatta, hingga berakhir di panggung kehormatan yang terletak di depan Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kebumen.

Bupati Kebumen menerima sertifikat resmi dari Menteri Kebudayaan Republik Indonesia yang menetapkan Arab Pegon Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. (Foto: Hari)
Kehadiran Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan Wakil Bupati Zaeni Miftah menjadi daya tarik tersendiri. Keduanya menyaksikan jalannya karnaval secara langsung didampingi oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli, kepala OPD, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, serta unsur pimpinan DPRD Kebumen.
Sesampainya di depan panggung kehormatan, masing-masing kontingen diberikan kesempatan khusus untuk menampilkan atraksi terbaik mereka di hadapan bupati dan para tamu undangan.
Namun, tingginya antusiasme peserta membuat sebagian besar kontingen melewati batas durasi yang ditetapkan, yaitu satu menit per penampilan. Akibatnya, terjadi antrean panjang dan kemacetan di sepanjang jalur karnaval, bahkan dilaporkan barisan terdepan telah memasuki garis finish sementara sebagian kontingen lain belum diberangkatkan.
Di tengah kemeriahan acara, momen istimewa turut mewarnai panggung kehormatan. Bupati Kebumen menerima sertifikat resmi dari Menteri Kebudayaan Republik Indonesia yang menetapkan Arab Pegon Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.
Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh kontingen Al Kahfi Somalangu saat mereka unjuk penampilan di hadapan bupati.
Antusiasme juga dirasakan langsung oleh para penonton yang memadati lokasi acara. Ninik, salah seorang warga yang hadir menyaksikan, mengungkapkan kekagumannya terhadap kemeriahan karnaval ini.
“Ya, sangat luar biasa dan bisa untuk promosi wisata ya,” ujarnya penuh semangat.
Hal senada turut disampaikan oleh Sulistyawati, warga asal Karanganyar yang anaknya ikut ambil bagian sebagai kontingen duta pelajar peduli HIV. Menurutnya, acara karnaval tahun ini tidak hanya berlangsung sangat meriah, tetapi juga membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat. “Sangat meriah dan bisa mendongkrak UMKM Kebumen,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas peserta, panitia menyediakan berbagai hadiah menarik bagi Juara 1, 2, 3, serta Juara Harapan 1 untuk masing-masing kategori.
Adapun unsur yang dinilai meliputi kesesuaian penampilan dengan tema, kekompakan dan kerapian, kreativitas bentuk hiasan, serta kualitas kostum terbaik. **Makin Tahu Indonesia














Saat ini belum ada komentar