Suplai Listrik Cilacap dan Nusakambangan Terganggu, Ini Penyebabnya

  • Whatsapp
Petugas PLN saat akan mengevakuasi pohon tumbang. (Foto: Istimewa)
Petugas PLN saat akan mengevakuasi pohon tumbang. (Foto: Istimewa)

CILACAP (KebumenUpdate.com) – Hujan yang disertai angin kencang dan petir kembali menerpa wilayah Cilacap, Minggu, 22 Maret 2020. Kondisi itu mengakibatkan sejumlah pohon tumbang menimpa jaringan listrik milik PLN.

Dalam peristiwa yang terjadi pada dini hari itu, angin juga menerjang tower antena wifi hingga ambruk ke jaringan listrik di Jalan Tidar Cilacap. Akibat cuaca ekstrem tersebut suplai listrik PLN ke pelanggan sempat terganggu.

Berita Lainnya

Wilayah Nusakambangan Kondisinya Paling Parah.

Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cilacap Kota Dafrioko menjelaskan, suplai listrik PLN yang terganggu meliputi wilayah Jalan Rinjani, Jalan Tidar dan Jalan Katamso. Kemudian Jalan MT Haryono, Jalan Karang Suci hingga komplek pelabuhan Pelindo dan jalur yang menyuplai Pulau Nusakambangan.

Dari data tersebut petugas PLN ULP Cilacap Kota langsung melakukan recovery terhadap wilayah terdampak. Hingga pukul 05.30 wib suplai listrik PLN yang padam dapat normal kembali. Yang terakhir jalur suplai yang menyuplai wilayah Nusakambangan mengingat kondisinya paling parah.

“Banyak pohon tumbang ke jaringan listrik dan kondisinya masih diguyur hujan” ujar Dafrioko dalam siaran pers yang diterima KebumenUpdate.com

Warga Diminta Tak Dirikan Antena di Dekat Jaringan Listrik

PLN Cilacap Kota mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada menghadapi cuaca ekstrem. Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tidak membangun bangunan dan memasang antena mendekati jaringan listrik sesuai standar ROW 2,5 meter dari jaringan.

Warga juga diminta segera melaporkan ke PLN jika menemukan kejadian gangguan terkait suplai listrik melalui contact center PLN 123.

“PLN Cilacap Kota memohon maaf atas terganggunya pasokan listrik akibat bencana dan selalu menjadi komitmen PLN untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ujar Dafrioko. (ndo)

Berita Terkait