Banjir dan Longsor, Listrik Empat Kecamatan Padam

  • Whatsapp
PLN Gombong
Petugas PLN ULP Gombong melakukan penanganan tiang listrik terdampak lonsgor. (Foto: Istimewa)

GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Bencana alam berupa banjir, tanah longsor dan pohon tumbang kembali terjadi di sejumlah wilayah di Kebumen menyusul hujan deras yang mengguyur Kebumen, Selasa (17/11) dini hari.

Akibatnya terjadi gangguan jaringan listrik di wilayah Kecamatan Tambak, Ayah, Buayan, Sumpiuh menyebabkan listrik di empat kecamatan. Menurut informasi warga, padam listrik terjadi bersamaan dengan hujan lebat dan petir di wilayah terdampak.

Berita Lainnya

Angin Kencang dan Tanah Longsor 

Manajer PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Gombong Nila Dewanti mengatakan cuaca ekstrim, hujan deras disertai angin kencang dan petir menyebabkan longsor di beberapa tempat serta membuat pohon tumbang menimpa jaringan listrik yang mengakibatkan kerusakan jaringan listrik mulai dari kabel yang putus hingga tiang patah di beberapa titik.

“Kejadian ini memerlukan waktu untuk recovery karena kondisi geografis yang cukup sulit untuk dilalui. Sehingga penormalan akan dilakukan secara bertahap,” ujar Nila Dewanti.

Beberapa desa yang sampai saat ini masih dalam penanganan petugas PLN diantaranya Desa Ketanda, Desa Banjarpanepen, Desa Bogangin, Desa Watuagung, Desa Wonoharjo, Desa Selandaka, Desa Prembun dan sekitarnya.

Wilayah Tambak Masih Terendam Banjir
PLN Gombong
Penanganan gangguan jaringan listrik oleh petugas PLN ULP Gombong. (Foto: Istimewa)

Menurut informasi dari Supervisor Teknik PLN ULP Gombong Leo Santoso penanganan gangguan oleh petugas telah disebar di titik-titik kerusakan jaringan, untuk percepatan pemulihan pasokan listrik.

Sementara itu sebagian wilayah Kecamatan Tambak, Banyumas yang lain sampai saat ini masih terendam banjir. Adapun ketinggian rata-rata mencapai 60 cm dari permukaan tanah.

“Sehingga dilakukan pemadaman listrik di beberapa lokasi demi keamanan masyarakat,” ujarnya.

Hujan deras yang mengguyur Kebumen menyebabkan debit air sungai meninggi. Bahkan Sungai Ijo yang melintasi wilayah Kecamatan Rowokele pun meluap dan mengakibatkan pemukiman di sekitarnya tergenang banjir bahkan Koramil Rowokele pun ikut terendam. (ndo)

Berita Terkait