Almarhumah Ibu Mertua Mantan Sekda Negatif Corona, Keluarga Sempat Dijauhi Warga
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 5 Apr 2020
- visibility 19.050
- comment 0 komentar

Adi Pandoyo menunjukkan hasil lab yang menunjukkan almarhumah mertuanya negatif Covid-19. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Riwayat Perawatan Pasien Sakit Jantung dan Paru-paru
Lebih lanjut, Adi Pandoyo menceritakan bahwa sang ibu dirawat pertama di RSUD Kebumen pada 4 Maret 2020 selama sembilan hari karena sakit jantung dan paru-paru. Sempat pulang tiga hari, dan kembali dirawat di RSU Kebumen. Pada 27 Maret 2020 kondisi sang ibu melemah dan sempat muntah darah hingga masuk ICU. Pada pagi harinya pihak keluarga dipanggil tim medis dan disampaikan bahwa pasien terindikasi Covid-19.
Pada 1 April 2020 kondisi sang ibu melemah dan meninggal dunia pada pukul 04.55. Karena pasien terindikasi Covid-19, pihak keluarga tidak boleh mendekat. Setelah tiga jam menunggu dalam ketiakpastian, baru pada pukul 08.00 pihak rumah sakit mempersiapkan pemulasaran jenazah.
“Karena dua petugas yang biasa memandikan sedang sakit, kami meminta agar jenazah dimandikan oleh putri-putrinya,” ujar Adi menyebutkan saat memandikan semuanya menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar.
Saran untuk Pemkab, Tim Medis dan Masyarakat
Lebih lanjut, Adi memberikan saran kepada pemerintah daerah untuk lebih melindungi para petugas di rumah sakit dengan alat pelindung diri yang standar. Jika ada yang positif, petugas medis agar tidak pulang ke rumah terlebih dahulu dengan dipersiapkan tempat khusus yang membantu mereka lebih nyaman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap tim medis untuk lebih berhati-hati dalam menentukan orang dinyatakan Covid-19. Karena dampaknya terasa sekali bagi keluarga,” tandasnya seraya berharap kepada masyarakat apabila orang yang terindikasi terpapar Covid-19 untuk tidak diberikan stigma dan kemudian dikucilkan.
Update Data Penanganan Covid-19 Kebumen
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kebumen Cokro Aminoto mengatakan jumlah ODP 1.765 orang, 236 orang di antaranya telah selesai pemantauan. Sisanya 1.529 masih proses pemantauan.
Sedangkan PDP 49 orang. Sebanyak 12 orang diantaranya telah selesai pengawasan. PDP dengan hasil lab negatif 10 orang. Termasuk pasien berinisial S (78 tahun) yang telah meninggal dunia. Adapun pasien positif Covid-19 sebanyak dua orang, satu pasien dalam perawatan dan satu orang meninggal dunia.
“Kami meminta seluruh warga Kebumen menunda mudik, sering mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, tetap tinggal di rumah dengan menjaga jarak aman. Kemudian tidak berkerumunan dengan orang banyak dan tetap tenang serta berdoa kepada Allah,” ujarnya. (smn)







Saat ini belum ada komentar