Ahmad Luthfi: Jangan Coba-Coba Timbun Bahan Pokok
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 8 Jul 2025
- visibility 618
- comment 0 komentar

Gubernur Ahmad Luthfi meninjau Gerakan Pangan Murah di Purworejo. (Foto: Humas Jateng)
GPM dilakukan dengan memberikan subsidi harga dan memangkas rantai distribusi melalui kerja sama antara Pemprov, BUMN, BUMD, kelompok tani (poktan/gapoktan), dan pelaku usaha pangan lainnya.
Berikut daftar komoditas dan harga subsidi yang ditawarkan:
- Beras: 10 ton, dari Rp 13.500/kg → Rp 11.000/kg
- Minyak goreng: 2.000 liter, dari Rp 18.000/l → Rp 14.000/l
- Telur ayam ras: 1 ton, dari Rp 28.000/kg → Rp 24.000/kg
- Gula pasir: 500 kg, dari Rp 17.500/kg → Rp 15.000/kg
- Bawang putih: 250 kg, dari Rp 36.000/kg → Rp 28.000/kg
- Bawang merah: dari Rp 50.000/kg → Rp 40.000/kg
- Cabai rawit merah: dari Rp 50.000/kg → Rp 30.000/kg
“Gerakan ini bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga harga tetap terjangkau dan menekan inflasi,” ujar Luthfi, didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jateng Dyah Lukisari dan Bupati Purworejo Yuli Hastuti.
Program GPM disambut antusias masyarakat. Selain memberikan akses pangan murah, langkah ini juga menjadi bentuk konkret kehadiran negara dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah.







Saat ini belum ada komentar