Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » Lifestyle » Hustle Culture: Budaya Kerja Keras yang Diam-diam Menguras Kesehatan Mental

Hustle Culture: Budaya Kerja Keras yang Diam-diam Menguras Kesehatan Mental

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
  • visibility 454
  • comment 0 komentar

“Kerja dulu, nikmati hasilnya nanti.” “Kalau belum capek, berarti belum maksimal.” Kalimat-kalimat seperti itu sering kita dengar, apalagi di kalangan anak muda produktif.

Budaya ini dikenal sebagai hustle culture—gaya hidup yang mengagungkan kerja keras tanpa henti. Tapi di balik semangatnya, ada risiko besar bagi kesehatan mental yang kerap diabaikan.

Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kemboro pafikemboro.org menyebutkan bahwa hustle culture sering dipromosikan lewat media sosial. Banyak influencer memamerkan rutinitas padat dari pagi hingga dini hari, dengan label “sukses” dan “goals”. Anak muda pun merasa harus ikut-ikutan, takut ketinggalan, dan akhirnya memaksakan diri bekerja terus-menerus meskipun sudah kelelahan.

Sebuah studi dari Harvard Business Review menyebutkan bahwa generasi milenial dan Gen Z lebih rentan terhadap burnout karena tekanan untuk selalu produktif. Dampaknya? Gangguan tidur, kecemasan, bahkan depresi bisa muncul perlahan.

Beberapa tanda kamu terjebak dalam hustle culture:

  • Merasa bersalah saat tidak produktif.
  • Menyamakan nilai diri dengan pencapaian kerja.
  • Mengorbankan waktu istirahat atau sosial demi deadline.
  • Terus membandingkan diri dengan orang lain yang “lebih sibuk.”

Padahal, tubuh dan pikiran butuh jeda. Bekerja keras itu baik, tapi kerja terus tanpa istirahat adalah resep pasti menuju kelelahan mental. Jangan biarkan pencapaian orang lain mendikte ritmemu. Ingat, istirahat bukan bentuk kelemahan, tapi bagian dari strategi jangka panjang untuk bertahan.

Mulailah dengan menetapkan batas waktu kerja, prioritaskan tidur, dan jangan takut bilang “tidak.” Kalau kamu mulai merasa hampa meskipun terlihat sibuk, mungkin waktunya mengevaluasi kembali tujuan dan ritme hidupmu.

Disclaimer: Artikel ini ditujukan sebagai informasi umum. Bila kamu merasa burnout atau mengalami gejala stres berlebihan, segera konsultasikan ke tenaga kesehatan mental profesional.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paket yang Terjatuh dari Truk Ditemukan Dua Pelajar, Akhirnya Kembali ke Pemilik

    Paket yang Terjatuh dari Truk Ditemukan Dua Pelajar, Akhirnya Kembali ke Pemilik

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.003
    • 0Komentar

    BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Dua pelajar MAN 4 Kebumen, Rohmat Nur Taufik (16) dan Aris Munandar (16), pantas diapresiasi setelah aksinya terpujinya di jalanan. Mereka berdua menemukan paket berupa dus yang berisi peralatan bangunan jatuh dari sebuah truk saat melintas di Jalan Raya Bocor. Tepatnya di area persawahan antara Desa Tambakrejo–Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren, Rabu 25 […]

  • Relawan Penerus Negeri Ajak Anak Muda Kebumen Melek Politik dan Bisnis Melalui “Ngopi Mase”

    Relawan Penerus Negeri Ajak Anak Muda Kebumen Melek Politik dan Bisnis Melalui “Ngopi Mase”

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.339
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Relawan Penerus Negeri mengajak anak muda Kebumen untuk melek politik dan bisnis. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan “Ngopi Mase”  akronim dari Ngobrol Pemikiran Inspiratif menuju Indonesia Emas yang berlangsung di Momong Resto Kebumen, Kamis 11 Januari 2024. Koordinator Wilayah Penerus Negeri Kebumen, Purbalingga, Banjarnegara Herwin Kunadi SH menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini […]

  • Relawan Pajak

    15 Mahasiswa UPB Jadi Relawan Pajak di KPP Pratama Kebumen

    • calendar_month Sel, 8 Feb 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.860
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Universitas Putra Bangsa (UPB) secara resmi menyerahkan 15 mahasiswa yang menjadi relawan pajak kepada Kantor Pelayanan Pajak  (KPP) Pratama Kebumen. Serah terima relawan pajak oleh Kepala Tax Center UPB Prihartini Budi Astuti SE MSi kepada Kepala KPP Pratama Kebumen Yoepidha L Soemantri di Kantor KPP Pratama Kebumen Jalan Aroengbinang Kebumen, Senin 7 […]

  • Program 1 Juta Ayam

    Program 1 Juta Ayam Berdampak Positif, H Yulianto Lanjutkan Bagi-bagi Ribuan Bibit Ayam

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 8.512
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) – Program 1 juta ayam yang digagas oleh H Yulianto SE, pengusaha asal Desa Benerwetan, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen cukup berdampak positif bagi masyarakat. Jika awalnya program pemberdayaan masyarakat melalui budidaya ayam itu hanya di tiga desa yakni Desa Gondanglegi, Desa Ambalkebrek, dan Entak, saat ini cakupan bantuan bibit ayam meluas di seluruh […]

  • Universitas Putra Bangsa

    Diluncurkan, Ini Target Awal Universitas Putra Bangsa

    • calendar_month Sel, 27 Apr 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.981
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen resmi diluncurkan, Senin 26 April 2021. Peluncuran sekaligus pelantikan Dr Gunarso Wiwoho SE MM menjadi Rektor Universitas Putra Bangsa oleh Ketua Yayasan Pendidikan Putra Bangsa Kebumen Dr H Slamet Ahmadi MM berlangsung di Aula Kampus UPB Jalan Ronggowarsito 18 Kebumen. Hadir Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH, […]

  • Catatan Pendakian Tektok Gunung Prau via Dieng (1)

    Catatan Pendakian Tektok Gunung Prau via Dieng (1)

    • calendar_month Sab, 5 Apr 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.529
    • 0Komentar

    SAMBIL menyeruput kuah sop panas yang sejak siang tadi menggoda selera, akhirnya kerinduan itu terobati. Semangkuk sop tanpa daging ini menjadi penutup sempurna hari yang penuh petualangan. Ide-ide mulai menari di benak, siap dirangkai menjadi catatan perjalanan pendakian ke Gunung Prau via Dieng yang baru saja dilakukan. Jumat 4 April 2025, saya bersama 11 anggota […]

expand_less