Update
light_mode
Beranda » Inspiring » Figur » Sejarah Pondok Pesantren Husnul Hidayah Karangtanjung dan Silsilah KH Ahmad Zaini Rifa’i

Sejarah Pondok Pesantren Husnul Hidayah Karangtanjung dan Silsilah KH Ahmad Zaini Rifa’i

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2024
  • visibility 10.656
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Facebook Twitter Whatsapp Threads Threads

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sambil menyelam minum air, mungkin itu istilah yang pas bagi beliau. Selain ngaji, beliau sekaligus berkhidmah dengan gurunya Syeikh Ibrahim bin Syeikh Irsyad selama bertahun tahun.

Dengan segala keikhlasan dan kegigihannya, walaupun hidup dengan penuh kekurangan dan keprihatinan, beliau tetap semangat menghafal dan belajar ketika bertugas di sawah dan perkebunan gurunya sembari menanti jemuran satu satunya baju dan sarung yang beliau miliki hingga benar-benar telah kering.

  • Menetap di  Karangtanjung Hingga Wafat

Sepulangnya dari rihlah ilmiyyah-nya di Banyuwangi beliau dipersunting oleh KH Sulaiman untuk dijodohkan dengan putrinya yaitu Nyai Bastiroh. Adapun Nyai Bastiroh sebenarnya masih ada hubungan darah tersendiri dengan beliau karena ibunda dari Nyai Bastiroh adalah Nyai Shofiyah binti Mahfudz bin Abdul Mannan Alhasani.

Adapun Syaikh Mahfudz merupakan kakak Syeikh Mashfur beda ibu, yaitu dari istri pertama Syeikh Abdulmannan yang merupakan putri dari KH Ali bin KH Moh Alwi bin KH Imanadi, sang imam di Masjid Kauman Kebumen yang juga masih keturunan dari Kiai Marbut putra Sri Sultan Hamengkubuwono 3.

Baca Juga: Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu, Lima Abad Jadi Pusat Pendidikan Islam

Akhirnya resmi menetap di  Karangtanjung dan di sinilah medan dakwah beliau hingga wafat pada malam Senin 1 Jumadil akhir 1425 hijriyah atau bertepatan dengan 19 Juli 2004.

Waktu itu bagi kami pribadi meninggalkan memori tersendiri selain saat itu penulis masih kelas 5 sekolah dasar dan hari pertamanya masuk sekolah. Tidak sampai itu, bahkan ketika beliau telah mukim dan bermaskan sekaligus beristri, beliau tetap mengaji ke ulama-ulama pada masanya di antaranya, beliau belajar kepada KH Nasuha Wonoyoso, KH Jarir Glonggong,  KH Tahrir Seruni, KH Asyari Poncor, Salatiga dan masih banyak lainnya.

Di antara kalam mutiara beliau yang sering dipesankan kepada segenap santri dan keluarga adalah; “Nek tuku meja, mesti oleh sak longane.” (barang siapa yang membeli meja, pasti juga dapat lorong bawah mejanya). Insya-Allah maksud yang terselip dalam kalimat di atas adalah barang siapa yang mengejar akhirat pasti dunia juga bakal tercapai.

Wal-hasil bisa kita ketahui betapa tinggi ghirroh beliau kepada ilmu. Setidaknya ini bisa menjadi ibroh dan motivasi bagi para santri sekarang yang mana sudah bisa dibilang seperti tanpa beban yang begitu berarti dibanding dulu untuk lebih semangat dan sungguh-sungguh dalam belajar di masa muda.

Wallahul Musta’an

Sumber Tulisan:  Facebook Pon Pes Husnul Hidayah 

Ikuti Kebumen Update agar tak ketinggalan berita

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dokter Spesialis Turun Langsung, Ratusan Warga Desa Donorojo Antusias Cek Kesehatan Gratis

    Dokter Spesialis Turun Langsung, Ratusan Warga Desa Donorojo Antusias Cek Kesehatan Gratis

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 802
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Ratusan warga Desa Donorojo Kecamatan Sempor memadati acara pengobatan massal dan khitanan gratis, Selasa 16 September 2025. Kegiatan ini tak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga menyalurkan 100 paket sembako serta bantuan satu unit rumah tidak layak huni (RTLH). Awalnya ditargetkan hanya untuk 100 peserta, antusiasme warga ternyata jauh melampaui perkiraan. Total […]

  • Perahu Nelayan Hilang Kontak

    Perahu Nelayan Hilang Kontak di Perairan Nusakambangan

    • calendar_month Minggu, 6 Agt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.463
    • 0Komentar

    Nelayan di sekitar perairan Nusakambangan sudah melakukan upaya pencarian namun belum juga menemukan survivor. “Selanjutnya kami berangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian,” ujar Adah Sudarsa. Upaya Pencarian Masih Nihil Adapun nelayan yang sedang dalam pencarian diantaranya seorang tekong bernama Saring (40), dan ABK bernama Turiman (50). Keduanya berasal dari Jalan Kebonjati RT 03 RW […]

  • Pantai Gebyuran, Spot Tersembunyi di Kawasan Wisata Pantai Lampon

    Pantai Gebyuran, Spot Tersembunyi di Kawasan Wisata Pantai Lampon

    • calendar_month Minggu, 19 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 10.453
    • 0Komentar

    Pantai Lampon dari pusat Kota Kebumen berjarak 40 km atau membutuhkan waktu tempuh selama kurang lebih 1 jam perjalanan menggunakan sepeda motor. Adapun harga tiketnya sebesar 15 ribu rupiah termasuk biaya parkir kendaraan. “Kebanyakan pengunjung Pantai Lampon hampir 80% dari warga luar Kebumen. Biasanya plat R yaitu Purwokerto, Purbalingga, Cilacap, dan Banjarnegara,” kata Ridwan, Sabtu […]

  • Dimulai Senin Besok, 1.647 Petugas Diterjunkan dalam Sensus Ekonomi 2026

    Dimulai Senin Besok, 1.647 Petugas Diterjunkan dalam Sensus Ekonomi 2026

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 625
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) — Pemerintah Kabupaten Kebumen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi mencanangkan pelaksanaan lapangan Sensus Ekonomi (SE) Tahun 2026 tingkat kabupaten, Sabtu 13 Juni 2026. Acara yang berlangsung di Front One Hotel Gombong ini menandai dimulainya agenda strategis nasional sepuluh tahunan untuk memetakan lanskap perekonomian daerah secara menyeluruh. Hadir dalam acara tersebut Bupati Kebumen […]

  • Pembangunan Jateng

    Gubernur Ahmad Luthfi; Pembangunan Jateng Butuh Nafas Kebersamaan

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.927
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara resmi membuka Manunggal Leadership Retret: Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah yang digelar di Lapangan BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Selasa 10 Juni 2025. Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam membangun Jawa Tengah. Menurutnya, pembangunan tidak bisa dilakukan secara parsial atau individual. “Membangun […]

  • Wakili Kebumen Dalam Ajang Putri Otonomi Indonesia, Ini Profil Novanda Nisa Ayu

    Wakili Kebumen Dalam Ajang Putri Otonomi Indonesia, Ini Profil Novanda Nisa Ayu

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.540
    • 0Komentar

    Dalam ajang POI, Kebumen mengajukan dua putri sebagai wakilnya. Selain Novanda ada juga Churun Elena Silvia (20). Namun langkah dia terhenti saat masuk 15 besar. Baik Novanda dan Silvia merupakan putri terbaik yang terpilih mewakili Kabupaten Kebumen. Profil Novanda Nisa Ayu Wibowo Novanda Nisa Ayu Wibowo merupakan perempuan asal Desa Pekuncen, Kecamatan Sempor. Ia merupakan […]

expand_less