Farida Fitriani Asal Kebumen Lolos ke Final MTQH Jawa Tengah 2025 dengan Gagasan “Iqra’ Digital”
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 13 Nov 2025
- visibility 480
- comment 0 komentar

Farida Fitriani, finalis cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) Putri asal Kebumen. (Foto: Kemenag)
SLAWI (KebumenUpdate.com) – Semangat generasi muda Kebumen kembali bersinar di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXI Provinsi Jawa Tengah 2025. Sosok inspiratif Farida Fitriani, finalis cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) Putri asal Kabupaten Kebumen, berhasil melaju ke babak final berkat gagasan inovatifnya berjudul “Formulasi Iqra’ Digital terhadap Dominasi Teknologi Algoritma (Inspirasi Kisah Nabi Musa AS dan Firaun)”.
Bertempat di SMAN 2 Slawi, Kabupaten Tegal, Kamis 13 Nopember 2025, Farida dijadwalkan mempresentasikan hasil pemikirannya di hadapan dewan hakim dan peserta dari seluruh Jawa Tengah. Dalam karyanya, ia menyoroti bagaimana dominasi algoritma digital membentuk pola pikir generasi muda, serta menawarkan nilai-nilai Iqra’ dalam Al-Qur’an sebagai solusi spiritual dan intelektual menghadapi era teknologi modern.
Kolaborasi Ilmu dan Iman di Era Digital
Alumnus IAINU Kebumen itu dikenal sebagai figur muda yang cerdas dan visioner. Ia memadukan kecintaannya terhadap Al-Qur’an dengan analisis kritis terhadap perkembangan teknologi digital.
“Kisah Nabi Musa AS dan Firaun mengajarkan bahwa ilmu dan iman harus berjalan beriringan. Dalam konteks dunia digital, semangat Iqra’ perlu diformulasikan kembali agar manusia tidak terjebak dalam dominasi algoritma yang mengikis nilai kemanusiaan,” ujar Farida dengan penuh semangat.
Melalui konsep “Iqra’ Digital”, Farida mengajak generasi muda Muslim agar tidak menjauh dari nilai spiritual di tengah kemajuan teknologi. Ia menegaskan bahwa teknologi harus menjadi sarana memperluas ilmu sekaligus memperkuat keimanan.
Kebanggaan untuk Kebumen
Keberhasilan Farida menembus babak final menjadi kebanggaan bagi kafilah Kabupaten Kebumen. Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Makruf Widodo, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Farida.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Kebumen agar Farida dan kafilah lainnya dapat meraih hasil terbaik di MTQH tingkat provinsi tahun ini,” ujarnya.
Farida berharap keikutsertaannya di MTQH 2025 menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus belajar dan berinovasi tanpa melupakan nilai-nilai Islam. “Membaca (Iqra’) bukan sekadar aktivitas intelektual, tetapi juga refleksi spiritual dalam menghadapi tantangan zaman,” ungkapnya.
Pesan untuk Generasi Qur’ani
Kehadiran Farida di panggung final MTQH tidak hanya menunjukkan kecerdasannya dalam memahami pesan Al-Qur’an, tetapi juga membuktikan bahwa nilai-nilai Islam dapat dikontekstualisasikan secara kreatif di era digital.
Dengan konsep Formulasi Iqra’ Digital, Farida membawa pesan penting bagi generasi muda: ilmu dan iman harus bersinergi untuk membangun kemajuan yang berkeadaban. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar