Hidup Sebatangkara, Gubuk Reot Sanreja Dibedah Sedulur Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 10 Sep 2022
- visibility 3.878
- comment 0 komentar

Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan bantuan dari sedulur Kebumen. (Foto: Dok. Sedulur Kebmen)
Sanreja mengaku senang dan mengucapkan terima kasih kepedulian kepada dirinya. Selama ini, pria asli Desa Kedawung, Kecamatan Pejagoan, Kebumen tinggal di gubuk reot sendirian. Istrinya asal Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng, Kebumen sudah lama meninggal dunia. Dari pernikahan itu, Sanreja tidak dikaruniai keturunan.
Ulet dan Masih Produktif

Gubuk reot Sanreja. (Foto: Dok. Sedulur Kebumen)
Di usianya yang sudah lanjut, Sanreja ulet dan masih produktif. Dia bahkan menyewa 40 ubin sawah untuk digarap. Saat panen berhasil dia bisa membawa pulang 3 kwintal padi kering giling. Namun pada panen kali ini dia hanya bisa membawa pulang dua sak padi kering giling.
Sementara itu Sanreja juga memelihata ayam. Ada sembilan ayam yang dia punya dengan besaran yang berbeda-beda. Ayam-ayam itu tinggal satu ruangan dengan dirinya.
Untuk makan sehari-hari, Sanreja terkadang memasak nasi sendiri. Tetapi seringkali dia diberi naik dan lauk dari para tetangganya.







Saat ini belum ada komentar