Kelompok Ini Selamatkan Ratusan Telur Penyu dari Tangan Pemburu
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 27 Jun 2019
- visibility 4.354
- comment 0 komentar

Tempat penetasan telur penyu ditandai pagar bambu. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Ketua Pokdarwis Gajah Gunung, Ahmad Munajat menjelaskan, dari patroli tersebut berhasil terkumpul sebanyak 532 butir telur penyu. Ratusan telur penyu jenis lekang itu kemudian ditetaskan dalam kawasan Konservasi Penyu Objek Wisata Kalibuntu, Kecamatan Klirong.
Telur-telur itu dibagi dalam enam sarang disesuaikan tempat ditemukannya. “Telur penyu di dalam enam sarang ini hasil dari enam kali penemuan,” terang Munajat, belum lama ini.

Anak penyu siap dilepasliarkan ke habitat aslinya. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Akan Dilepasliarkan
Sarang penetasan telur penyu yang baru dibuat dengan menggali pasir sedalam 40-50 cm. Setelah itu telur-telur penyu tersebut kemudian dimasukkan ke dalam lubang dan ditutup kembali dengan pasir. Di atas sarang sengaja tidak diberi peneduh agar suhu tetap terjaga.
“Suhu di dalam sarang ditentukan oleh alam,” ujarnya.
Diprediksikan, telur-telur penyu itu akan menetas di awal hingga akhir Agustus mendatang. Berdasarkan penelitian dan pengamatan selama dua tahun terakhir, telur penyu yang ditetaskan secara alami akan menetas dengan kurun waktu antara 40-50 hari.
“Setelah menetas, ratusan tukik itu nantinya akan dilepasliarkan ke habitat asalnya di luat selatan. Ya, semoga saja menetas semua,” harapnya. (ndo)







Saat ini belum ada komentar