Breaking News
light_mode
Beranda » Hobby & Community » Community » Di Balik Permukaannya yang Tandus, Tersimpan Eksotisme dan Keindahan Perut Bumi (4)

Di Balik Permukaannya yang Tandus, Tersimpan Eksotisme dan Keindahan Perut Bumi (4)

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
  • visibility 4.109
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

MELEWATI ratusan anak tangga yang terbuat dari beton cukup membuat letih dan ngos-ngosan peserta, termasuk saya sendiri. Anggap saja pemanasan sebelum memasuki Gua Petruk di mana merupakan situs geologi yang terbentuk dari proses alamiah di Kawasan Karst Gombong Selatan.

Oya, Gua Petruk juga merupakan salah satu geosite yang ada di Geopark Kebumen (dulu Geopark Karangsambung Karangbolong) dengan simbol KGS 30. Gaspala sudah cukup sering mengunjunginya.

Baca juga: Di Balik Permukaannya yang Tandus, Tersimpan Eksotisme dan Keindahan Perut Bumi (3)

Ornamen Batu Lonceng di dalam Gua Petruk. (Foto: Hari)

Dari sejak saya masuk SMA Negeri 2 Kebumen atau saat kelas X (sepuluh), Gaspala sudah mengajak ke sini. Termasuk saat jadi pengurus juga masih ke Gua Petruk. Namun jika mendengar cerita alumni-alumni angkatan 5-10 (1995-2000), dulu kegiatan caving mereka ke Gua Penganten (sekarang menjadi wisata Bukit Pengantin), masuk Desa Redisari Kecamatan Rowokele.

Pernah juga Gaspala mengunjungi Gua Barat sewaktu kepengurusan Angkatan 24 Metamorf dengan peserta Angkatan 25 Atmosfer. Namun tidak sampai di lokasi Superman Big Sister, hanya separuh perjalanan lalu kembali.

Nama Gua Petruk berasal dari ornamen batuan di dalam gua yang mempunyai bentuk seperti hidungnya Petruk, nama tokoh Punokawan yang berbadan tinggi dan hidungnya sangat mancung. Karena penambangan phosfat di masa penjajahan Belanda, batu berbentuk hidung Petruk tersebut putus dan kini sudah tak kelihatan lagi.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggul Kali Karanganyar Jebol, Jalur Mudik Kebumen Sempat Terendam

    Tanggul Kali Karanganyar Jebol, Jalur Mudik Kebumen Sempat Terendam

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.224
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bencana banjir melanda Kabupaten Kebumen setelah hujan deras mengguyur tanpa henti sejak Jumat 28 Maret 2025 waktu sore hingga malam. Jebolnya tanggul Sungai Karanganyar di Kelurahan Panjatan, Kecamatan Karanganyar, menjadi titik terparah, menyebabkan luapan air yang menggenangi jalur utama yang diprediksi akan ramai oleh pemudik Lebaran. Pantauan di lokasi menunjukkan, genangan air […]

  • Uji Coba ETLE Mobile-Drone di Simpang 3 Sentaeng Pejagoan, 5 Menit Dapatkan 10 Lebih Pelanggaran

    Uji Coba ETLE Mobile-Drone di Simpang 3 Sentaeng Pejagoan, 5 Menit Dapatkan 10 Lebih Pelanggaran

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.179
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2023 yang masih berlangsung, Ditlantas Polda Jateng bersama Satlantas Polres Kebumen melaksanakan uji coba dan sosialisasi penegakan hukum dengan menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile–Drone di Simpang Tiga Sentaeng Pejagoan, Rabu 13 September 2023. Kasigar Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Tengah Kompol Indra Hartono menjelaskan, […]

  • Lepas Relawan ke Lokasi Bencana, Sekda Kebumen: Jaga Nama Baik dan Semangat Gotong Royong

    Lepas Relawan ke Lokasi Bencana, Sekda Kebumen: Jaga Nama Baik dan Semangat Gotong Royong

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.024
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen melepas keberangkatan relawan kemanusiaan, Kamis 1 Januari 2026. Pelepasan ini dibarengi dengan penyerahan donasi uang tunai serta bantuan logistik untuk korban bencana di wilayah Sumatra dan Aceh. Acara yang berlangsung di halaman Kantor PMI Kebumen ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah […]

  • Tragedi Panen Jenitri di Kebumen: Pohon Roboh, Seorang Petani Meninggal Dunia

    Tragedi Panen Jenitri di Kebumen: Pohon Roboh, Seorang Petani Meninggal Dunia

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 365
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Peristiwa tragis menimpa dua orang warga Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, saat sedang memanen buah jenitri, Senin 9 Maret 2026. Satu orang dinyatakan meninggal dunia setelah pohon yang mereka panjat mendadak tumbang. ​Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban, Sayono (56) dan rekannya Yatiman […]

  • PAFI Manggarai

    PAFI Manggarai: Perjalanan Panjang Obat dari Lab hingga ke Rak Apotek

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 446
    • 0Komentar

    PERNAHKAH Anda bertanya-tanya bagaimana sebuah obat yang kita konsumsi setiap hari bisa sampai ke tangan kita? Prosesnya ternyata jauh lebih rumit dan panjang dari yang kita bayangkan. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Manggarai pafimanggaraikab.org sebagai organisasi profesi apoteker di wilayah Manggarai, memiliki peran penting dalam memastikan setiap obat yang beredar aman dan efektif. Perjalanan […]

  • Tiga Hari Tak Terlihat, Warga Gombong Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

    Tiga Hari Tak Terlihat, Warga Gombong Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

    • calendar_month Jum, 1 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.681
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Seorang pria (PN) usia 49 tahun warga Desa Kalitengah Kecamatan Gombong ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Kamis 30 November 2023. Mirisnya, almarhum ditemukan setelah tiga hari tak terlihat keluar rumah. Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto menjelaskan, peristiwa bermula dari bau menyengat di sekitar rumahnya pukul 10.30 WIB. […]

expand_less