Harga Beras Naik, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
- visibility 1.641
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kedua, kenaikan harga beras juga dipicu mundurnya musim tanam padi di Kabupaten Kebumen karena dampak El Nino. Dua kondisi tersebut yang dominan menyebabkan kenaikan harga beras.
“Kondisi ini memengaruhi kenaikan harga beras pada umumnya termasuk di Kabupaten Kebumen, meskipun sesuai data Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang), untuk produksi beras di Kabupaten Kebumen selalu surplus setiap tahunnya,” terang Udy.
Upaya Pemerintah Daerah
Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Bulog untuk menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi beras, termasuk beras SPHP yang dikirim ke kios-kios pasar bekerjasama dengan BULOG.
Kemudian, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Distapang Kabupaten Kebumen serta dinas terkait untuk melaksanakan GPM (Gerakan Pangan Murah). Tahun 2024 ada 21 titik dengan jumlah 42 ton seharga Rp54.500 per 5 kilogram dan masih akan terus dilanjutkan ke beberapa wilayah.
Ikuti Kebumen Update agar tak ketinggalan berita




Saat ini belum ada komentar