Breaking News
light_mode
Beranda » Inspiring » Trah Arungbinang Resmikan Nama Jalan dan Bangun Musala di Area Makam Arungbinang

Trah Arungbinang Resmikan Nama Jalan dan Bangun Musala di Area Makam Arungbinang

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 17 Mar 2022
  • visibility 5.179
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Pelajari Kebudayaan dan Tokoh Sejarah

Sementara itu, Bupati Kebumen menyampaikan terimakasihnya kepada pihak keluarga. “Bahwa yang dilakukan oleh keluarga Reza adalah baik. Ketika kita mau mempelajari kebudayaan dan mengenal tokoh-tokoh kita. Sehingga generasi berikutnya bisa mengambil nilai atau memberikan semangat berkarya. Di mana dalam proses itu terdapat ikhtiar dan berdoa, juga perjuangan. Itu yang paling penting,” kata bupati.

Pemecahan kendi di lokasi pembangunan musala. (Foto: Hari Satria Wibowo)

Reza berharap agar pembangunan ini dapat membantu mewujudkan wisata religi di makam Arungbinang. “Semoga masyarakat dapat menapaktilasi Eyang Arungbinang. Ambil positifnya, kita contoh yang baik,” jelas Reza.

Wisata Religi

Senada dengan Reza, Kepala Desa Kuwarisan Purwanto AMd ingin mewujudkan wisata religi agar makam Arungbinang bisa dikelola dengan baik, sehingga memberikan efek kepada masyarakat terutama sisi ekonomi. Harapannya jalan ini nantinya menjadi akses peziarah maupun wisatawan religi menuju makam Arungbinang.

Siteplan wisata religi makam Arungbinang. (Foto: Hari Satria Wibowo)

“Pengunjung selama ini cukup banyak. Hanya saja karena belum ada pokdarwis atau pengelola, maka belum ada retribusi baik tiket maupun parkir. Karena tentu kita memikirkan juru kunci. Selama ini juru kunci hanya mengandalkan dari para peziarah yang memberi honor atau tali asih sekadar jasa pemandu ataupun jasa membersihkan kompleks makam,” jelasnya.

Pihak PemDes Kuwarisan juga telah melakukan pendekatan ke Dirjen Perkeretaapian (Kemenhub) mengingat status jalan di sisi barat komplek makam Arungbinang adalah milik mereka. “Pihak PT KAI siap membantu jika nantinya jalan tersebut akan dimanfaatkan,” tandas Purwanto.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seruan Inspiratif Bupati Lilis di Hari Kartini: Perempuan Kebumen Harus Berdaya

    Seruan Inspiratif Bupati Lilis di Hari Kartini: Perempuan Kebumen Harus Berdaya

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.772
    • 0Komentar

    “Semangat Kartini tidak boleh lekang ditelan waktu. Justru di era inilah, kita memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangannya dalam wujud yang lebih nyata dan relevan dengan tantangan zaman,” tambahnya. Lebih lanjut, Bupati Lilis menekankan bahwa perempuan masa kini memiliki peran yang jauh lebih strategis dibandingkan sekadar “di belakang layar”. Ia menyerukan agar perempuan Kebumen bertransformasi […]

  • Tirtokoesoemo

    Mengenang Kembali R.A.A Tirtokoesoemo dan R.A.A Iskandar Tirtokoesoemo

    • calendar_month Sab, 24 Jan 2026
    • account_circle Teguh Hindarto
    • visibility 1.374
    • 0Komentar

    Selain menjabat sebagai Bupati Karanganyar dan Ketua Boedi Oetomo, Tirtokoesoemo mendirikan Meisjeschool (Sekolah Wanita) dengan diketuai salah satu putrinya yang bernama Raden Adjeng Soewito. R.A.A. Tirtokoesoemo bukan hanya piawai di bidang birokrasi dan pertanian namun beliaupun berkontribusi bagi pengentasan kemiskinan masyarakatnya dengan mendirikan koperasi Sedija Madjoe yang kelak akan menjadi sebuah perusahaan yang bergerak di […]

  • Kisah Uhtie Ahya, Voice Over Talent Kebumen yang Menembus Batas Digital 1:05 Play Button

    Kisah Uhtie Ahya, Voice Over Talent Kebumen yang Menembus Batas Digital

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.172
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Mendengarkan suara yang renyah, berwibawa, atau menenangkan di balik iklan televisi dan video profil perusahaan seringkali menyisakan rasa penasaran: siapa sosok pemilik suara tersebut? Bagi Uhtie Ahya, talenta muda asal Kebumen, suara bukan sekadar alat komunikasi, melainkan instrumen seni yang mampu menghidupkan sebuah narasi. Dalam bincang santai bersama KebumenUpdate.com, Selasa 28 April […]

  • Dosaraso

    Mbah Darsono Dibawa ke Rumah Singgah DoSaraso, Matanya Bakal Dioperasi

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.015
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Masih ingat dengan Sudarsono (65), pria tua dengan kebutaan pada kedua matanya? Dia hidup sebatang kara tinggal di sebuah gubuk reot di Desa Karangrejo, Kecamatan Petanahan, Kebumen. Ya, saat ini Mbah Susah, begitu dia dipanggil orang-orang sekitarnya, telah dibawa ke Rumah Singgah (Srusin) DoSaraso Kebumen. Di rumah singgah yang berlokasi di bekas […]

  • Public Hearing Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan: Sinergi Masyarakat dan Legislator untuk Kebumen Lebih Baik

    Public Hearing Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan: Sinergi Masyarakat dan Legislator untuk Kebumen Lebih Baik

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 766
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan, legislator di Kabupaten Kebumen menggagas Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan. Namun, apakah regulasi ini mampu menjawab tantangan nyata yang dihadapi kaum perempuan? Suara publik pun dilibatkan dalam “public hearing” yang digelar Jumat, 21 Maret 2025. Berlangsung di Teman Hati Coffee Pejagoan, public hearing Raperda Perlindungan […]

  • Klenteng Hok Tek Bio Gombong Tebar 10.000 Ikan di Waduk Sempor, Ini Tujuannya

    Klenteng Hok Tek Bio Gombong Tebar 10.000 Ikan di Waduk Sempor, Ini Tujuannya

    • calendar_month Ming, 24 Nov 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.988
    • 0Komentar

    SEMPOR  (KebumenUpdate.com) – Umat Budha memiliki tradisi Fang Sheng yang biasa dilakukan dengan tujuan membuang sial sekaligus memohon kesejahteraan di tahun-tahun mendatang. Tradisi ini diwujudkan dengan melepas binatang liar ke alam, biasanya berupa kura-kura, ikan atau burung. Umat Budha dari Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) atau Klenteng Hok Tek Bio Gombong melaksanakannya dalam bentuk menebar […]

expand_less