Update
light_mode
Beranda » Inspiring » Trah Arungbinang Resmikan Nama Jalan dan Bangun Musala di Area Makam Arungbinang

Trah Arungbinang Resmikan Nama Jalan dan Bangun Musala di Area Makam Arungbinang

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
  • visibility 5.355
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Facebook Twitter Whatsapp Threads Threads

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pelajari Kebudayaan dan Tokoh Sejarah

Sementara itu, Bupati Kebumen menyampaikan terimakasihnya kepada pihak keluarga. “Bahwa yang dilakukan oleh keluarga Reza adalah baik. Ketika kita mau mempelajari kebudayaan dan mengenal tokoh-tokoh kita. Sehingga generasi berikutnya bisa mengambil nilai atau memberikan semangat berkarya. Di mana dalam proses itu terdapat ikhtiar dan berdoa, juga perjuangan. Itu yang paling penting,” kata bupati.

Pemecahan kendi di lokasi pembangunan musala. (Foto: Hari Satria Wibowo)

Reza berharap agar pembangunan ini dapat membantu mewujudkan wisata religi di makam Arungbinang. “Semoga masyarakat dapat menapaktilasi Eyang Arungbinang. Ambil positifnya, kita contoh yang baik,” jelas Reza.

Wisata Religi

Senada dengan Reza, Kepala Desa Kuwarisan Purwanto AMd ingin mewujudkan wisata religi agar makam Arungbinang bisa dikelola dengan baik, sehingga memberikan efek kepada masyarakat terutama sisi ekonomi. Harapannya jalan ini nantinya menjadi akses peziarah maupun wisatawan religi menuju makam Arungbinang.

Siteplan wisata religi makam Arungbinang. (Foto: Hari Satria Wibowo)

“Pengunjung selama ini cukup banyak. Hanya saja karena belum ada pokdarwis atau pengelola, maka belum ada retribusi baik tiket maupun parkir. Karena tentu kita memikirkan juru kunci. Selama ini juru kunci hanya mengandalkan dari para peziarah yang memberi honor atau tali asih sekadar jasa pemandu ataupun jasa membersihkan kompleks makam,” jelasnya.

Pihak PemDes Kuwarisan juga telah melakukan pendekatan ke Dirjen Perkeretaapian (Kemenhub) mengingat status jalan di sisi barat komplek makam Arungbinang adalah milik mereka. “Pihak PT KAI siap membantu jika nantinya jalan tersebut akan dimanfaatkan,” tandas Purwanto.

Ikuti Kebumen Update agar tak ketinggalan berita

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Lukulo Kebumen, Polisi Cari Keluarga Korban

    Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Lukulo Kebumen, Polisi Cari Keluarga Korban

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.135
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Polres Kebumen mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, khususnya perempuan, untuk segera mendatangi Polres Kebumen atau RSUD dr. Soedirman Kebumen. Imbauan ini disampaikan menyusul ditemukannya jasad perempuan tanpa identitas di aliran Sungai Lukulo, tepatnya di bawah Jembatan Mangir, Desa Wonotirto, Kecamatan Karanggayam, pada Minggu 19 Juli 2026. Kapolres Kebumen AKBP I […]

  • Lewat Doa Bersama, Kebumen Tegaskan Komitmen Damai

    Lewat Doa Bersama, Kebumen Tegaskan Komitmen Damai

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 732
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Forkopimda, pemuka agama, budayawan, dan berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Kebumen berkumpul di Pendopo Kabumian, Selasa 2 September 2025, untuk menegaskan komitmen mereka dalam menjaga kerukunan. Acara ini dikemas dalam Doa Bersama dan Deklarasi Damai sebagai langkah konkret untuk menciptakan Kebumen yang guyub dan kondusif. Acara dibuka dengan doa bersama oleh pemuka […]

  • Gantung Diri

    Anak dan Menantu Menginap di Rumah Mertua, Perempuan Warga Rowokele Ditemukan Gantung Diri

    • calendar_month Sabtu, 17 Jul 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.084
    • 0Komentar

    ROWOKELE (KebumenUpdate.com) – Kematian perempuan lanjut usia warga Desa Wagirpandan, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen membuat gempar desa tempat tinggalnya. Bagaimana tidak, warga menemukan jasad nenek berinisial SM (61) sudah tak bernyawa diduga akibat gantung diri. Perempuan itu meninggal dengan posisi terlilit seutas tali melingkar di lehernya. Tubuhnya menggantung di dapur rumahnya. Dugaan kuat, perempuan itu nekat […]

  • Tiang listrik PLN berada di tengah proyek JLSS di Desa Jladri, Buayan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Berdiri di Tengah Proyek JLSS, PLN Segera Pindah Tiang Listrik

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.849
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Pembangunan Jalan Lintas Selatan-selatan atau Jalur Pantai Selatan (Pansela) ruas Tambakmulyo-Jladri terus dikebut. PT Karya Adi Kencana (KAK) selaku kontraktor menargetkan sebelum akhir 2020 ruas jalan sepanjang 4,5 kilometer dengan lebar 15 meter tersebut telah rampung. Dari pantauan di lapangan, Senin 23 Juni 2020 pengerjaan proyek di timur jembatan Sungai Telomoyo tinggal […]

  • Perum Perhutani

    4.700 Penyadap Getah Pinus Terima Bingkisan Lebaran dari Perhutani

    • calendar_month Senin, 10 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.827
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menjelang perayaan Idul Fitri, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan membagikan bingkisan lebaran kepada penyadap getah pinus. Sebanyak 4.700 penyadap getah pinus di Kabupaten Kebumen menerima bingkisan lebaran berupa paket sembako yang berisi  beras, minyak goreng, gula senilai Rp 60.000. 1. Bingkisan Lebaran Juga Diberikan kepada Blandong Pembagian paket sembako […]

  • Jalan Rusak

    Dua Bulan Selesai Diaspal, Jalan Gentan-Miritpetikusan Sudah Berlubang, Kok Bisa?

    • calendar_month Senin, 31 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.776
    • 0Komentar

    Galih mengaku dirinya hampir setiap hari melintas Jalan Gentan-Miritpetikusan karena berprofesi sebagai guru. Seingat dirinya proyek pengaspalan baru selesai dikerjakan akhir bulan Agustus. “Masa baru dua bulan selesai dikerjakan jalan udah pada bolong-bolong begini,” tegas Galih kesal. Ditambal Cor, Jalan Membahayakan Senada dengan Galih, Hariyadi warga Desa Miritpetikusan mengeluhkan dengan pengerjaan proyek yang terkesan asal-asalan […]

expand_less