Sosialisasikan Budaya Sensor Mandiri, Lembaga Sensor Film: Pilih dan Pilah Tontonan Berdasarkan Usia
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 10 Jul 2023
- visibility 2.988
- comment 0 komentar

Sekretaris Dinas Kominfo Kebumen Dewi Indri Astuti, Narasumber Psikolog RSDS Kebumen Yulaida, Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, Ketua Komisi 3 LSF Dr Naswardi, Ketua Komisi 1 LSF Dr Nasrullah, dan Ketua Subkomisi Penelitian dan Pengkajian LSF Kuat Prihatin. (Foto: Hari)
Adapun peserta sosialisasi terdiri dari berbagai unsur seperti akademisi, mahasiswa, siswa-siswi SMA/SMK, budayawan, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, OPD, dan awak media.
Bupati Kebumen dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Kebumen menyampaikan bahwa kemajuan teknologi memberikan celah untuk film lolos dari sensor. Dengan ditambah perilaku menonton yang saat ini bisa dilakukan kapanpun dan di manapun.
Baca juga: Film “KKN di Desa Penari” Segera Tayang di Bioskop, Seseram Apa? Ini Faktanya
“Dengan Budaya Sensor Mandiri, masyarakat akan menentukan mana yang layak, mana yang tidak layak. Semoga budaya sensor mandiri memberikan pandangan kepada kita untuk membiasakan memilah dan memilih tontonan sesuai klasifikasi usia,” tulis bupati.
Dalam paparannya, Komisi 1 LSF Dr Nasrullah menjelaskan bahwa LSF menggolongkan penonton film berdasarkan kategori usianya. Di mana pada masing-masing kategori terdapat syarat yang harus dipenuhi.







Saat ini belum ada komentar