Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » News » Membanggakan! Kerajinan Serat Alam Kebumen Tembus Pasar Amerika Serikat

Membanggakan! Kerajinan Serat Alam Kebumen Tembus Pasar Amerika Serikat

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
  • visibility 619
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Produsen kerajinan asal Kebumen, Agrominafiber Java Indonesia, berhasil melakukan pelepasan ekspor perdana kerajinan serat alam ke Amerika Serikat.

Pelepasan yang berlangsung di Gedung PLUT KUKM Kebumen, Selasa 16 September 2025 ini menjadi tonggak sejarah bagi UMKM binaan Pertamina tersebut.

Founder Agrominafiber Rudi Hermawan (kanan) memperlihatkan bahan baku serat alam dari pelepah pisang kepada Bupati Lilis Nuryani. (Foto: Hari)

Sebanyak enam kontainer kerajinan serat alam dikirim dalam ekspor perdana ini, terdiri dari 9.455 unit keranjang dengan enam tipe berbeda. Tiga tipe di antaranya menggunakan bahan baku pelepah pisang, sementara tiga lainnya dari eceng gondok.

Novita Hermawan, Co-Founder Agrominafiber, menceritakan perjalanan bisnisnya yang dimulai sejak masa pandemi.

“Kami cuma punya modal Rp600.000 saat itu, benar-benar organik dari yang tidak punya apa-apa,” ungkapnya.

Kerajinan yang kini menjadi identitas merek mereka, yaitu produk dari pelepah pisang, mulai dikembangkan sejak tahun 2021. Bahan baku pelepah pisang sebagian besar berasal dari Kebumen, namun untuk memenuhi kapasitas produksi yang besar, bahan baku juga didatangkan dari Bojonegoro. Selain itu, mereka juga memanfaatkan eceng gondok dan pandan.

Proses pembuatan satu set keranjang bisa memakan waktu hingga 10 hari untuk pengeringan bahan baku, dengan kebutuhan sekitar 10 kilogram bahan baku.

Untuk pengrajin yang sudah mahir, satu set keranjang bisa diselesaikan dalam satu hari, sedangkan untuk produk custom bisa membutuhkan hingga tiga hari.

Apresiasi Bupati Lilis

Bupati Lilis turut memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian Agrominafiber.

“Saya mengapresiasi Agrominafiber Java Indonesia, perusahaan ini lahir di Kebumen dan tumbuh bersama masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, konsep berkelanjutan lingkungan dan pemberdayaan warga desa yang diusung perusahaan ini merupakan contoh nyata bagaimana sebuah usaha bisa memberikan manfaat ganda, yaitu meningkatkan ekonomi sekaligus menjaga alam.

“Ini membuka lapangan pekerjaan dan mengangkat nama baik daerah di kancah internasional,” tambah Bupati Lilis.

Ia juga berharap, apa yang dilakukan Agrominafiber dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya di Kebumen.

“Semoga ekspor ini menjadi pintu pembuka bagi ekspor berikutnya dengan jumlah yang lebih besar dan jangkauan yang lebih luas,” harapnya.

Ekspor Mandiri dan Pemberdayaan Komunitas

Sebelumnya, Agrominafiber sudah menjangkau pasar ekspor melalui pengiriman LCL (less than container load) dan produksi untuk merek pihak lain. Namun, ekspor kali ini menjadi pencapaian besar karena merupakan ekspor mandiri dalam pengiriman FDL (full container load).

“Alhamdulillah di pertengahan 2025 ini kami mendapat kesempatan untuk kirim secara FDL, ini ekspor mandiri,” ujar Novita.

Pasar ekspor Agrominafiber sudah mencapai Chili dan Argentina. Kini, Amerika Serikat menambah daftar negara tujuan ekspor mereka.

Sementara itu, Rudi Hermawan, pendiri Agrominafiber, menyebut bahwa bisnisnya dimulai pada 2021 dengan memanfaatkan eceng gondok dan pelepah pisang.

Rudi, yang merupakan warga asli Kebumen, belajar membuat kerajinan secara otodidak dan kini berfokus pada pelatihan dan pemberdayaan komunitas.

Agrominafiber saat ini melibatkan 80 hingga 90 perajin bahan baku, yang 90% di antaranya adalah perempuan. Selain itu, sekitar 20 perajin terlibat dalam proses produksi produk.

“Kami ingin melibatkan ibu-ibu rumah tangga dan pemuda untuk mendukung lapangan kerja, agar UMKM dari desa kecil bisa mendunia,” kata Rudi.

Melalui pelatihan dan pendampingan, Agrominafiber percaya bahwa industri kreatif bisa menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan pedesaan, mengubah tangan-tangan terampil menjadi kekuatan ekonomi yang mandiri dan kompetitif. Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka pelaku kekerasan seksual sesama jenis. (Foto: Istimewa)

    Pencabulan Terhadap Bocah Lelaki Terjadi Lagi, Terungkap Gegara Cupang di Leher

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 46.134
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dugaan pencabulan sesama jenis kembali terjadi di Kebumen. AG alias Londo (34) warga salah satu desa di Kecamatan/Kabupaten Kebumen ditangkap polisi, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap bocah lelaki yang berusia 14 tahun. Dugaan pelecehan seksual sesama jenis ini terungkap, saat orang tua korban curiga terhadap bekas cupang merah di bagian leher setelah […]

  • Munas di Kebumen, Dr Mohammad Fatkhul Mubin Terpilih jadi Ketua AIPNEMA

    Munas di Kebumen, Dr Mohammad Fatkhul Mubin Terpilih jadi Ketua AIPNEMA

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 222
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Muhammadiyah ‘Aisyiyah (AIPNEMA) yang diselenggarakan di Kabupaten Kebumen resmi memilih pemimpin baru. Hasilnya, Dr. Ns. Mohammad Fatkhul Mubin, M.Kep., Sp.Kep.J., terpilih sebagai Ketua AIPNEMA periode 2025-2027. Hari kedua Munas yang bertema “Penguatan Kolaborasi dan Mutu Pendidikan Ners Muhammadiyah ‘Aisyiyah Menuju Berdaya Saing Global” diisi […]

  • Pertamina Foundation

    Satu Dasawarsa, Pertamina Foundation Perluas Jaringan

    • calendar_month Sen, 18 Jan 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.628
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Sejak berdiri 10 tahun silam, Pertamina Foundation berkomitmen mewujudkan visi menjadi yayasan modern, terpercaya, dan berkelas dunia. Tidak seperti biasanya, peringatan tahun ini dilakukan dalam suasana pandemi Covid-19 yang masih mewabah. Menandai ulang tahun ke-10 yang jatuh pada 12 Januari 2021, Pertamina Foundation melakukan perluasan jaringan dengan menambah mitra kerjasama. Dilakukan MoU […]

  • Salat Id di Alun-alun Kebumen: Isi Khotbah Tekankan Pentingnya Iman, Akhlak, dan Teknologi

    Salat Id di Alun-alun Kebumen: Isi Khotbah Tekankan Pentingnya Iman, Akhlak, dan Teknologi

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.107
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, melaksanakan Salat Idulfitri 1447 H bersama keluarga besar di Alun-alun Pancasila Kebumen, Jumat 20 Maret 2026. Kehadiran Bupati didampingi oleh sang suami, Ir. Mohammad Yahya Fuad, S.E., serta putra-putrinya, dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika dan Khalisha Adelia Aziza. Pelaksanaan ibadah tahunan ini berlangsung khidmat dengan Ustaz Alif Muharom […]

  • Sisi Lain Event Sport Tourism Kebumen Beach Marathon (KBM) 2023

    Sisi Lain Event Sport Tourism Kebumen Beach Marathon (KBM) 2023

    • calendar_month Sen, 11 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 7.382
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Event sport tourism di akhir tahun yakni Kebumen Beach Marathon (KBM), diharapkan mampu mengubah Kebumen menjadi kota tujuan wisata, bukan sekadar kota transit. “Tentunya bukan hal yang mudah. Namun bersama teman-teman media/pers dan influencer, kita akan mudah mempromosikan daerah kita. Ini sekaligus mengajak masyarakat agar melakukan pola hidup sehat dengan berolahraga,” kata […]

  • Santri Kebumen Didorong Aktif Tebarkan Islam Rahmatan Lil Alamin di Media Sosial

    Santri Kebumen Didorong Aktif Tebarkan Islam Rahmatan Lil Alamin di Media Sosial

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.094
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com)  –  Para santri di Kabupaten Kebumen diminta agar memperteguh peran santri dalam persatuan dan kesatuan. Selain itu diminta cerdas memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah dan membangun daerah. Sangat penting adalah bagaimana santri menyaring kebenaran segala informasi yang diperoleh sebelum disebarluaskan. “Jangan sampai santri turut serta dalam menyebarluaskan berita hoaks,” tandas Arif Sugiyanto […]

expand_less