Breaking News
light_mode
Beranda » News » Lima Rumah Sakit Terancam Tak Bisa Layani Peserta JKN-KIS, Ini Penyebabnya

Lima Rumah Sakit Terancam Tak Bisa Layani Peserta JKN-KIS, Ini Penyebabnya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 3 Mei 2019
  • visibility 7.339
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KebumenUpdate.  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial  (BPJS) Kesehatan kembali mengingatkan sejumlah rumah sakit yang menjadi mitranya untuk memperbarui status akreditasi. Pasalnya banyak rumah sakit yang masa berlaku akreditasinya sudah hampir kedaluwarsa.

Padahal sesuai regulasi yang berlaku, akreditasi menjadi salah satu syarat wajib untuk memastikan peserta JKN-KIS memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Secara nasional, hingga akhir April 2019, terdapat 2.428 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, terdiri atas 2.202 rumah sakit dan 226 klinik utama. Dari 720 rumah sakit mitra BPJS Kesehatan pada Desember 2018 belum terakreditasi. Saat ini jumlahnya menurun menjadi 271 rumah sakit.

Khusus di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Kebumen meliputi Kabupaten Kebumen, Purworejo dan Wonosobo, ada 25 FKRTL/rumah sakit yang menjalin kerja sama pelayanan kesehatan peserta JKN KIS. Tahun 2019 terdapat lima rumah sakit di Kebumen, Wonosobo dan Purworejo yang masa berlaku sertifikat akrediasinya kedaluwarsa pada 10 Mei 2010 – November 2019.

“Terdapat dua rumah sakit yang harus segera diperbarui status akreditasinya yakni RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo yang masa berlaku hingga 10 Mei 2019 dan RS Palang Biru Kutoarjo 16 Mei 2019,” ujar Kepala BPJS Kesehatan  Wahyu Giyanto kepada wartawan, Kamis  (2/5/2019).

Rumah sakit lainnya yang akreditasinya habis di 2019 adalah RS Islam Wonosobo masa berlaku (19 Desember 2019), RS  Panti Waluyo Purworejo (18 Juli 2019) dan RSUD dr Soedirman (28 November 2019). Jika sampai masa berlaku akreditasi habis, namun rumah sakit belum memperbarui akreditasi, rumah sakit untuk sementara tidak bisa melayani pasien JKN-KIS.

“Akreditasi merupakan bentuk perlindungan pemerintah dalam memenuhi hak setiap warga negara agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan bermutu oleh fasilitas pelayanan kesehatan. Akreditasi ini tidak hanya melindungi masyarakat, juga melindungi  tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit itu sendiri,” ujar Wahyu Giyanto didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Umum dan Komunikasi Publik Wilis Haryuni dan Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan Novi Indah Prihastuti.

Beri Kesempatan

Wahyu Giyanto menambahkan, akreditasi sebagai persyaratan bagi rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan seharusnya diberlakukansejak awal tahun 2014 seiring dengan pelaksanaan Program JKN-KIS. Namun memperhatikan kesiapan rumah sakit, ketentuan ini kemudian diperpanjang hingga 1 Januari 2019 sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 99 Tahun 2015 tentang perubahan PMK 71 Tahun 2013 Pasal 41 ayat (3).

“Kami sudah berkali-kali mengingatkan rumah sakit untuk mengurus akreditasi. Awal tahun lalu, pemerintah sudah memberi kesempatan kepada rumah sakit yang belum melaksanakan akreditasi untuk melakukan pembenahan dan perbaikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, pemerintah juga telah memberikan surat rekomendasi kepada sejumlah rumah sakit mitra BPJS Kesehatan yang belum terakreditasi agar paling lambat 30 Juni 2019 nanti harus sudah terakreditasi. Kemudian pada 11 Februari 2019, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes juga sudah mengirimkan pemberitahuan bagi rumah sakit agar segera terakreditasi,” terangnya.

Di sisi lain, putusnya kerja sama rumah sakit dengan BPJS Kesehatan bukan hanya karena faktor akreditasi semata. Ada juga rumah sakit yang diputus kerja samanya karena tidak lolos kredensialing, sudah tidak beroperasi, atau Surat Izin Operasionalnya sudah habis masa berlakunya. Dalam proses ini juga mempertimbangkan pendapat dinas kesehatan dan/atau asosiasi fasilitas kesehatan setempat dan memastikan bahwa pemutusan kontrak tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat dengan melalui pemetaan analisis kebutuhan fasilitas kesehatan di suatu daerah.

“Kriteria teknis yang menjadi pertimbangan BPJS Kesehatan untuk menyeleksi fasilitas kesehatan yang ingin bergabung antara lain sumber daya manusia meliputi tenaga medis yang kompeten, kelengkapan sarana dan prasarana, lingkup pelayanan, dan komitmen pelayanan,” ujarnya. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percepatan Eliminasi TBC, Mentari Sehat Indonesia Jalin Kerjasama dengan RSUD dr Soedirman Kebumen

    Percepatan Eliminasi TBC, Mentari Sehat Indonesia Jalin Kerjasama dengan RSUD dr Soedirman Kebumen

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.587
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Yayasan Mentari Sehat Indonesia (MSI) menunjukkan komitmennya untuk percepatan eliminasi TBC (tuberkulosis) melalui pendampingan pasien TBC RO (resisten obat). Seperti yang baru saja berlangsung di Kabupaten Kebumen, Selasa 11 Februari 2025, Mentari Sehat Indonesia melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan RSUD dr Soedirman (RSDS) Kebumen. Hadir Manajer MSI Jawa Tengah Doktor Supriyanto MPd, […]

  • Jasad Pemancing Ditemukan, Evakuasi Terkendala Medan Ekstrim

    Jasad Pemancing Ditemukan, Evakuasi Terkendala Medan Ekstrim

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 37.449
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) –  Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad Supriyadi alias Dariman (31)  pemancing asal Desa Banjarharjo, Kecamatan Ayah, Kebumen yang hilang di Pantai Goa Lawa Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Rabu 15 Januari 2020. Meski jasad sudah ditemukan, tetapi tim SAR kesulitan mengangkat jasad korban yang berada di Goa Lawa persis di bawah objek wisata […]

  • Dapat Hadiah Mobil dari BRI Gombong, Perempuan Ini Justru Nggak Percaya

    Dapat Hadiah Mobil dari BRI Gombong, Perempuan Ini Justru Nggak Percaya

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 18.421
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate) – Sering terjadinya kasus penipuan yang mengatasnamakan undian berhadiah membuat Noer Hayati (62) tak percaya saat dia dikabarkan mendapatkan hadiah utama Simpedes BRI Cabang Gombong. Padahal warga  Kelurahan/Kecamatan Karanganyar, Kebumen itu benar-benar mendapatkan hadiah mobil Nissan Grand Livina  karena menjadi pemenang hadiah utama Undian Simpedes BRI Cabang Gombong. Undian periode 1 September 2018-28 […]

  • Kurang Gizi Kronis, 10.291 Balita di Kebumen Stunting

    Kurang Gizi Kronis, 10.291 Balita di Kebumen Stunting

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.774
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Stunting masih menjadi problem serius di Kebumen. Bagaimana tidak, angka stunting di Kebumen pada tahun 2019 berada di 19,20 persen atau sekitar 10.291 balita stunting dari total balita 53.083 yang terdata. Potensi kasus stunting dapat bertambah mengingat sebagian balita masih dalam proses pendataan. Kepala Dinas Kesehatan Kebumen dokter Hj Yohanita Rini Kristiani […]

  • Desa Babadsari

    Desa Babadsari Jadi Sasaran Vaksinasi Door to Door Binda Jateng

    • calendar_month Jum, 28 Jan 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.504
    • 0Komentar

    KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) – Kabupaten Kebumen masih menjadi salah satu sasaran kegiatan vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah. Vaksinasi yang digelar pada Jumat 28 Januari 2022 bersama 13 kabupaten/kota lainnya. Kabinda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto SH MM menjelaskan bahwa pada kesempatan kali ini pihaknya menargetkan sebanyak 15.000 orang. Binda […]

  • Geoproduk Geopark Kebumen

    Geoproduk Geopark Kebumen Dipamerkan di Trade Expo Indonesia

    • calendar_month Kam, 19 Okt 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 4.701
    • 0Komentar

    TANGERANG (KebumenUpdate.com)  – Sejumlah geoproduk Geopark Kebumen ditampilkan dalam event Trade Expo Indonesia (TEI) ke-38 di ICE BSD City, Tangerang, Banten. Event expo yang dibuka secara virtual oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Rabu 18 Oktober 2023 itu bakal berlangsung hingga 22 Oktober 2023. TEI ke-38 Tahun 2023 digelar selama lima hari secara hybrid dengan […]

expand_less