Konsolidasi Aksi Solidaritas di Kebumen, Semua Pihak Diminta Tertib dan Aman
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 30 Agu 2025
- visibility 2.341
- comment 0 komentar

Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kebumen. (Foto: Hari)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menjelang digelarnya Aksi Solidaritas oleh aliansi mahasiswa, pemuda, dan masyarakat Kebumen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar konsolidasi dan mengimbau agar aksi dapat berjalan dengan damai dan tertib.
Konsolidasi dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Bupati Lilis Nuryani, Wakil Bupati Zaini Miftah, Sekretaris Daerah, Forkompimda (Kapolres, Dandim, Kajari), Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri, BIN, dan pimpinan OPD.
Selanjutnya GP Ansor, Banser, Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Kepala Kantor Kementerian Agama, perwakilan mahasiswa serta Ketua Komunitas Ojek Online (OJOL) Kota Kebumen.
Pertemuan tersebut menyepakati bahwa aksi yang dijadwalkan hari ini, Sabtu 30 Agustus 2025, akan berlangsung damai sesuai koridor hukum dan tanpa insiden.
Dari poster yang beredar di media sosial, rute aksi solidaritas akan dimulai dari Polres Kebumen dan berakhir di Gedung DPRD Kebumen.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan duka cita mendalam atas insiden yang menimpa saudara Affan Kurniawan, saat mengikuti aksi unjuk rasa di Jakarta beberapa hari lalu.
“Semoga almarhum Affan Kurniawan diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran,” ujar Bupati Lilis dengan penuh rasa haru.
Sebagai bentuk empati dan penghormatan, Bupati dan jajaran Forkopimda mengenakan pita hitam di lengan kiri.
Diketahui bahwa aksi solidaritas ini dimotori oleh berbagai elemen mahasiswa dan organisasi, termasuk BEM, HMI, PMII, IMM, dan GMNI.
Sebagai puncak dari rasa duka dan solidaritas, Pemkab Kebumen juga akan menggelar doa bersama untuk almarhum pada acara penutupan Kebumen Fest 2025 yang rencananya akan berlangsung di Alun-alun Pancasila.
Untuk mengakomodasi aspirasi masyarakat lebih lanjut, Pemkab Kebumen juga menginformasikan bahwa mereka akan menerima dan memberikan ruang bagi masyarakat, mahasiswa, atau pihak manapun untuk menyampaikan aspirasi atau masukan pada hari Selasa, 2 September 2025.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh masyarakat Kebumen untuk bersatu dalam kepedulian dan membangun kebersamaan mewujudkan Kebumen aman dan damai.
Pantauan di dua lokasi aksi, yaitu Polres dan DPRD Kebumen, menunjukkan perbedaan situasi yang mencolok. Area Polres tampak lengang, sementara di depan Gedung DPRD, sekelompok massa dengan pakaian dominan hitam terlihat sedang melakukan unjuk rasa.
Mereka memasang beberapa spanduk di gerbang gedung, dengan tulisan-tulisan seperti “Makzulkan Gibran,” “Turunkan Pajak,” dan “Bubarkan DPR.”
Situasi mulai memanas saat massa melempari halaman gedung DPRD dengan batu, botol plastik berisi air, dan bahkan tanaman yang dicabut dari pinggir jalan. Sejumlah aparat TNI terlihat bersiaga di gerbang untuk menjaga keamanan.












Saat ini belum ada komentar