Konsep Geopark Kebumen Diubah Lebih Luas Lagi, Mengapa?
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 4 Sep 2023
- visibility 3.217
- comment 0 komentar

Peta kawasan Geopark Kebumen terbaru. (Foto: istimewa)
“Geopark itu mesinnya, tapi gerbongnya itu harus macam-macam. Ada gerbong geologi/bebatuan/ilmu bumi, ada gerbong pariwisata, ada gerbong kebudayaan, gerbong event, gerbong studi/pendidikan, dan gerbong marketing,” terangnya.
Saat kunjungan di Vietnam, saat itu Mr Guy (Sekjen UGGp- red) menyarankan agar konsep geopark diubah menjadi lebih luas lagi. Tidak hanya bicara soal bebatuan atau ilmu bumi, tapi harus dikaitkan dengan wisata, kebudayaan, ekonomi, event dan lainnya.
Baca juga: Ini Persiapan Geopark Kebumen Jelang Pre Assessment Menuju UGG
“Kalau yang kita gemborkan-gemborkan bahwa Kebumen adalah dasar samudera yang terangkat di Karangsambung, itu bisa dibilang sama saja dengan gunung Slamet, gunung Lawu, yang dulunya laut yang terangkat, karena bumi ini dulunya kan lautan. Jadi tidak ada yang menarik kalau hanya itu yang ditonjolkan,” tambahnya.
Untuk itu, perlu kolaborasi atau kebersamaan untuk bisa mewujudkan Geopark Kebumen masuk dalam UGGp. Karenanya, sarana dan prasarana serta sumber daya manusia ini menjadi sangat penting dan saling berkaitan. Perlu juga adanya obyek utama yang akan dijadikan “maskot” yang menjadi tujuan banyak orang dan menjadi identitas suatu kota/daerah.







Saat ini belum ada komentar