Jelang Mudik Lebaran, Pemprov Jateng Targetkan 4.870 Jalan Berlubang Rampung Diperbaiki
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 19 Feb 2026
- visibility 613
- comment 0 komentar

Ruas jalan provinsi Jateng yang telah diperbaiki. (Foto: Humas Jateng)
PEMALANG (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan perbaikan ribuan titik jalan berlubang selesai sebelum arus mudik dan balik Lebaran 2026. Program ini diprioritaskan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai meresmikan hasil preservasi Jalan Randudongkal–Moga dan Jalan Pemalang–Bantarbolang, Rabu 18 Februari 2026.
Menurutnya, total panjang jalan provinsi di Jawa Tengah mencapai sekitar 2.362 kilometer. Berdasarkan pendataan terbaru, terdapat 4.870 titik lubang yang menjadi fokus penanganan.
“Target kami menjelang arus mudik dan balik, lubang-lubang tersebut sudah tertutup dan jalan dalam kondisi mantap. Ini menjadi komitmen kami demi keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.
Dukung Keselamatan dan Ekonomi
Ahmad Luthfi menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya berkaitan dengan proyek fisik, tetapi juga berdampak langsung pada keselamatan masyarakat dan aktivitas ekonomi.
“Pertama untuk keselamatan berlalu lintas. Kedua, mendukung pergerakan ekonomi karena konektivitas jalan memperlancar distribusi barang dan jasa. Ketiga, mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru,” jelasnya.
Ia juga menyatakan pemerintah provinsi terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak, mulai pemerintah daerah, media, hingga masyarakat.
“Kami terbuka terhadap semua masukan. Apa pun yang kami lakukan ini untuk masyarakat Jawa Tengah,” tegasnya.
Dua Ruas Jalan Strategis Diresmikan
Dua ruas jalan yang diresmikan merupakan jalur penting mobilitas warga dan distribusi barang.
- Jalan Randudongkal–Moga sepanjang 4,180 kilometer dengan nilai kontrak Rp26,32 miliar
- Jalan Pemalang–Bantarbolang sepanjang 5,731 kilometer dengan nilai kontrak Rp24,5 miliar
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, hari ini saya resmikan penggunaan hasil preservasi dua ruas jalan ini. Semoga bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Warga Rasakan Dampak Langsung
Warga Desa Kecepit, Asa, mengaku perbaikan jalan membuat kondisi lalu lintas lebih lancar dibanding sebelumnya yang sempit dan kerap macet saat Lebaran.
“Terima kasih Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atas perbaikan jalan di sini. Semoga bermanfaat untuk warga sekitar,” katanya.
Suripto, warga Randudongkal, juga menyebut jalan di depan rumahnya kini lebih lebar dan tidak berlubang.
“Dulu jalannya tidak selebar ini dan kondisinya berlubang. Membahayakan pengendara. Sekarang alhamdulillah sudah mulus dan lebar,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Panji Prayoga dari Desa Sima, Moga. “Saya kerja jadi enak pulang perginya. Sekarang jalannya sudah bagus sekali. Matur nuwun Pak Gubernur,” ujarnya.
Sementara Fatimah Azahra, pekerja rumah makan di sepanjang jalur Randudongkal, menyebut perbaikan jalan berdampak pada meningkatnya pengunjung.
“Lalu lintas kendaraannya jadi lancar. Banyak yang mampir makan ke sini. Lebaran besok pasti lancar,” katanya.
Perbaikan jalan provinsi menjadi bagian dari kesiapan Jawa Tengah menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat saat Lebaran. Pemerintah berharap kondisi jalan yang lebih baik dapat mengurangi risiko kecelakaan sekaligus memperlancar distribusi logistik dan pergerakan ekonomi di daerah.







Saat ini belum ada komentar