Breaking News
light_mode
Beranda » News » Hari Pangan Sedunia, 2.400 Warga Kebumen Dapat Paket Sembako dari Bapanas, Cek Desa Penerimanya

Hari Pangan Sedunia, 2.400 Warga Kebumen Dapat Paket Sembako dari Bapanas, Cek Desa Penerimanya

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
  • visibility 696
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Selain menggelar senam bersama dan edukasi pangan Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) di Alun-alun Pancasila Kebumen, rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) juga ditandai dengan penyerahan simbolis bantuan pangan dalam rangka Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan (IPKP) Tahun 2025.

Acara yang berlangsung di Pendopo Kabumian, Kamis 23 Oktober 2025, dihadiri Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy, Direktur Pengendalian Kerawanan Pangan Bapanas Sri Nuryanti, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Dyah Lukisari, Bupati Lilis Nuryani, serta dr. Hasan Bayuni mewakili anggota DPR RI Darori Wonodipuro.

Hadir pula pimpinan cabang Bulog wilayah Magelang, Forkompimda, Sekda, Ketua TP PKK, pimpinan OPD (dari Kebumen maupun kabupaten lain), Direktur Food Station Cipinang Jaya, Pemimpin Cabang Bank Jateng Kebumen, GM PT Pos Indonesia KC Purwokerto, serta para perwakilan penerima bantuan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadistapang) Kebumen, Teguh Yuliono, dalam laporannya menyebutkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Pangan Sedunia ini berlangsung selama dua hari, Kamis dan Jumat, 23–24 Oktober 2025, dengan total sembilan acara.

“Expo Pasar Mitra Tani (30 stand) dan Gerakan Pangan Murah berlokasi di area parkir Pendopo Kabumian,” jelas Teguh.

Adapun bantuan paket sembako non tunai ditujukan kepada 2.400 warga di delapan desa yang tersebar di dua kecamatan, Rowokele dan Sempor.

Desa penerima meliputi Desa Wonoharjo, Giyanti, Kretek, dan Wagirpandan. Lalu Desa Sampang, Kedungwringin, Tunjungseto, dan Donorojo.

Paket sembako non tunai tersebut berisi 30 butir telur ayam ras, 10 pcs susu bubuk fortifikasi, 2 pcs garam beryodium, 2 liter minyak goreng, 5 pcs mocaf dan 500 gram kacang hijau.

Di kesempatan ini, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan harapannya agar kesadaran masyarakat Kebumen akan pentingnya pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA) semakin meningkat.

“Mari biasakan konsumsi pangan lokal, dukung petani dan pelaku usaha daerah, dan jaga kelestarian sumber daya alam dengan harapan generasi mendatang mewarisi bumi yang subur dan produktif,” ajak Bupati Lilis.

Selain bantuan dari Bapanas, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyalurkan bantuan jagung sebanyak 7,8 ton untuk 104 peternak ayam petelur (maksimal 3.000 ekor ternak), dengan masing-masing peternak menerima 75 kg.

Lalu bantuan kedelai sebanyak 6,5 ton untuk 130 pengrajin tahu dan tempe, masing-masing menerima 50 kg.

Bantuan lainnya yang diserahkan meliputi 25 unit hand sprayer elektronik dari PDM untuk kelompok tani, 10 hand sprayer dan 10 gerobak sorong untuk 10 kelompok tani pembudidaya tembakau, serta penyerahan kendaraan operasional roda dua bagi penyuluh pertanian berprestasi, dan penyerahan sertifikat Organisasi Kontrol Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) kepada 13 kabupaten.

Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat 81 kabupaten/kota di Indonesia yang masuk kategori rawan pangan.

Program intervensi yang menyasar langsung masyarakat desil 1 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) diharapkan dapat membantu mengurangi daerah rawan pangan.

Ia juga menyampaikan kabar baik mengenai produksi beras nasional 2025 yang diproyeksikan mencapai 34,6 juta ton. Namun, Sarwo Edhy memberikan sorotan terhadap fenomena food loss and waste (makanan hilang dan terbuang) yang mencapai sekitar 30%.

Angka ini terdiri dari 14% yang hilang pada pascapanen dan sekitar 17% yang terbuang di meja makan karena makanan tidak habis.

“Ini yang harus perlu kita sosialisasikan mulai dari pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan, sampai desa bahwa makanan itu diupayakan jangan berlebih atau jangan sisa dalam artian secukupnya agar tidak mubazir,” tegas Sarwo Edhy.

Ia bahkan mencontohkan kebiasaan tamu dari Jepang yang langsung membungkus makanan sisa, berbanding terbalik dengan budaya lokal yang terkadang merasa gengsi.

Sarwo Edhy juga menginformasikan bahwa pada bulan Oktober dan November, pemerintah akan menyalurkan bantuan pangan berupa 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng per bulan, sehingga total masing-masing penerima mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi membubarkan promo tepung bumbu. (Foto: Polres Kebumen)

    Polisi Bubarkan Promo Tepung di Pasar Wonokriyo, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.248
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Polisi mulai melakukan tindakan tegas terhadap kegiatan yang bersifat menimbulkan kerumunan massa. Seperti promo produk tepung bumbu merek Sasa di Pasar Wonokrio Gombong, Kebumen Selasa 24 Maret 2020 dibubarkan oleh anggota Polsek Gombong. Pembubaran dilakukan saat patroli gabungan Polsek Gombong menyisir pasar antisipasi kerumunan orang sekira pukul 09.00 Wib. Saat sampai di Terminal […]

  • Perburuan Telur Penyu di Pesisir Selatan Menurun,  Ini Penyebabnya

    Perburuan Telur Penyu di Pesisir Selatan Menurun, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Kam, 27 Jun 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.210
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate) – Saat musim penyu bertelur seperti sekarang ini, dulu banyak dijumpai warga di pesisir selatan Kebumen yang melakukan perburuan telur penyu secara terang-terangan. Telur penyu hasil buruan itu dijual untuk jamu kuda  pacuan maupun dikonsumsi manusia karena dipercaya menambah vitalitas. Namun menurut Wakil Ketua Pokdarwis Gajah Gunung Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong Ahmad Fauzan, […]

  • Kelenteng Kong Hwie Kiong

    Kapolres Kebumen Sambangi Kelenteng Kong Hwie Kiong, Ini Rangkaian Perayaan Imlek 2577

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 929
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kapolres Kebumen I Putu Bagus Krishna Purnama melakukan kunjungan kerja ke Kelenteng Kong Hwie Kiong, Selasa 10 Februari 2026. Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan tempat ibadah tersebut menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 yang jatuh pada 17 Februari 2026. Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol Faris Budiman, Kabag Ops Kompol Mardi, dan Kasat […]

  • Pertemuan Rutin Kades se-Kecamatan Klirong Bahas Persoalan Sampah hingga Jalan Rusak

    Pertemuan Rutin Kades se-Kecamatan Klirong Bahas Persoalan Sampah hingga Jalan Rusak

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 297
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) — Kecamatan Klirong yang menaungi 24 desa secara rutin menggelar pertemuan bulanan guna mempererat silaturahmi, memperkuat koordinasi, serta berbagi informasi antar-pemerintah desa. Pertemuan pada bulan Juli berlangsung Jumat, 31 Juli 2026, bertempat di kediaman Kepala Desa Klegenwonosari. Agenda silaturahmi kali ini terasa istimewa karena dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Kehadiran Bupati […]

  • Side Event KIE 2023: Seminar Geopark Indonesia Mendunia

    Side Event KIE 2023: Seminar Geopark Indonesia Mendunia

    • calendar_month Ming, 18 Jun 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.117
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Salah satu side event dari Kebumen International Expo (KIE) 2023 adalah Seminar Geopark Indonesia Mendunia yang berlangsung di Geotheater Gedung Arsipda Kebumen, Minggu 18 Juni 2023. Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa geopark sebagai branding di KIE diharapkan mampu membangkitkan ekonomi di Kabupaten Kebumen. Baca juga: Ini Persiapan Geopark Kebumen Jelang […]

  • Di Pos Terpadu Alun-alun Kebumen, Pemudik Bisa Nikmati Musik Keroncong

    Di Pos Terpadu Alun-alun Kebumen, Pemudik Bisa Nikmati Musik Keroncong

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 953
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Siapa sangka Kabaglog Polres Kebumen Kompol Hari Harjanto ternyata mahir memainkan alat musik ukulele. Kompol Hari bersama grup musik keroncong The Generation Kebumen, tampil di stand Pos Terpadu Alun-alun Kebumen membius pengunjung alun-alun melalui lagu keroncong, Senin 8 April 2024. Tak sedikit para pengunjung Alun-alun Kebumen, termasuk para pemudik menikmati alunan musik […]

expand_less