Ganjar Pranowo Dorong Pengembangan Ekowisata di Hutan Mengrove Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 28 Jul 2022
- visibility 2.898
- comment 0 komentar

Gubernur Ganjar Pranowo meninjau Hutan Mangrove di Muara Kali Ijo. (Foto: Dok. Humas Jateng).
Ganjar mengakui untuk pengembangan ekowisata, masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Misalnya jogging track yang sudah ada saat ini masih harus dibenahi. Misalnya, material bambu yang digunakan dinilai masih kurang kuat.
““Kalau itu dari bambu nggak kuat, itu mestinya dibuat dari kayu ulin begitu. Mudah-mudahan nanti ada yang bisa segera merencanakan untuk kita bisa eksekusi itu, bagus,” jelas Ganjar.
Hasil Kerja Keras Warga dan Aktivis Lingkungan

Warga, pelajar dan aktivis lingkungan menanam bibit bakau. (Foto: Dok. Humas Jateng)
Menurut gubernur, hutan mangrove Muara Kali Ijo itu ada karena kerja keras dari warga dan aktivis lingkungan. Dia sangat mengapresiasi para aktivis yang merawat dan mengembangkan hutan mangrove itu. Bahkan dari hutan mangrove itu, banyak tanaman lain yang juga menghasilkan produk bernilai ekonomi.
“Aktivisnya cukup banyak di sini, dan kemudian menghasilkan. Termasuk tanaman-tanaman yang dulu orang tidak memanfaatkan, misal tanaman nipah. Ternyata tanaman nipah yang hari ini cukup banyak itu, sudah berhasil dikembangkan untuk gula. Itu menarik, sudah jadi gula tadi,” bebernya.







Saat ini belum ada komentar