Fashion Show Dengan Kostum Jepang Digelar di Desa Ninja Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 18 Agu 2022
- visibility 3.259
- comment 0 komentar

Desa Ninja Kebumen Hasil Kolaborasi Warga Indonesia dan Jepang
Pada sesi wawancara, Sri Banowati mendampingi Akiko Sakaguchi untuk membantu menerjemahkan pertanyaan awak media maupun jawaban dari Akiko. Menurutnya, Desa Ninja ini merupakan rencana mereka berdua. Mereka selalu berkomunikasi untuk membicarakan budaya masing-masing.
“Saya sebagai orang Jepang sangat senang sekali dan tidak menduga bahwa orang Indonesia begitu menyukai Jepang. Saya melihat sendiri secara langsung. Ada banyak sekali warga Indonesia yang bekerja di Jepang, jadi saya merasa bahagia bisa mempelajari budaya Indonesia untuk dibawa ke Jepang dan menyampaikannya,” kata Akiko Sakaguchi.

Sri Banowati dan Akiko Sakaguchi saat sesi wawancara. (Foto: Hari)
Akiko menambahkan, bahwa Indonesia mirip dengan Jepang yang rawan bencana, ada tsunami dan gempa bumi. Maka melalui fashion show di Desa Ninja ini, dia ingin menunjukkan bahwa Kebumen ini aman.
“Kita bisa mengadakan tempat wisata seperti ini lho di Kebumen. Jadi mari datang bersama-sama ke Kebumen, untuk menyaksikan betapa indahnya Indonesia melalui Kebumen,” tandas Akiko.
Sementara itu menurut Vi yang merupakan pengurus Anime Lover Kebumen, anggotanya diiundang oleh owner Desa Ninja untuk ikut serta meramaikan fashion show ini sekaligus dalam rangka HUT kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77.
Menurutnya, anggota Anime Lovers Kebumen dengan jumlahnya sekitar 200 orang dan memiliki homebase di Dojo Kopi, Desa Jatinegara, Kecamatan Sempor ini cukup sering mengadakan pertemuan atau gathering.
“Sekarang untuk perayaan fashion show yang diikuti sekitar 10 anggota, di mana nantinya dokumentasi fashion show ini akan dibagikan ke Jepang langsung,” kata Vi selaku sekretaris Anime Lovers Kebumen (ALK).







Saat ini belum ada komentar