Dukung Program Makanan Bergizi Gratis, Gubernur Luthfi: Iwapi Masuk Satgas MBG Jateng
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 5 Agu 2025
- visibility 2.452
- comment 0 komentar

Gubernur Ahmad Luthfi saat hadir di Rakerda Iwapi Jateng. (Foto: Humas Jateng)
SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Jawa Tengah akan dilibatkan dalam Satuan Tugas (Satgas) Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Jawa Tengah. Langkah ini sebagai bentuk kolaborasi strategis dalam mendukung program pemerintah, terutama pemberdayaan perempuan dan ketahanan pangan.
“Iwapi akan ikut dalam program MBG. Secara tidak langsung, ini akan mendukung program pemerintah. Nanti akan kami masukkan dalam Satgas MBG Jawa Tengah,” ujar Ahmad Luthfi usai membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IV DPD Iwapi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa 5 Agustus 2025.
Perempuan Pengusaha Jadi Pilar Ekonomi Daerah
Gubernur menilai, Iwapi memiliki peran penting sebagai kompartemen organisasi yang mampu berkontribusi besar dalam pembangunan daerah. Ia mendorong Iwapi agar terus menciptakan program-program yang meningkatkan kemandirian perempuan, khususnya dalam menggerakkan sektor UMKM dan industri kreatif.
“Iwapi adalah pahlawan industri kreatif dan UMKM. Mereka menciptakan lapangan kerja, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Kita dorong agar Iwapi membimbing ibu-ibu di rumah supaya punya usaha sendiri dan mandiri,” tegasnya.
15 Dapur MBG Sudah Berjalan, Iwapi Fokus Kuliner dan Jasa Pangan
Ketua DPD Iwapi Jawa Tengah, Ning Wahyu, menyampaikan bahwa Rakerda kali ini menjadi momentum untuk menyusun arah kebijakan organisasi. Saat ini, Iwapi telah hadir di 25 kabupaten/kota dengan jaringan hingga tingkat kecamatan.
Menurutnya, sekitar 70% anggota Iwapi bergerak di sektor UMKM, 20% di usaha menengah, dan 10% di level korporasi. Menariknya, sekitar 30% di antaranya merupakan pelaku usaha di bidang kuliner dan jasa boga.
“Iwapi berkomitmen mendukung program MBG. Saat ini sudah ada 15 dapur MBG yang dikelola Iwapi di berbagai daerah. Program ini dilaksanakan secara gotong-royong, melibatkan anggota di daerah dan menyerap banyak tenaga kerja perempuan,” ujar Ning.
Program MBG dinilai sangat relevan dengan semangat pemberdayaan perempuan dan ketahanan pangan. Selain membantu pemenuhan gizi masyarakat, program ini juga membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan produktivitas ibu rumah tangga.








Saat ini belum ada komentar