Ditanya Siswa SMAN 1 Kebumen Mengenai Kemiskinan, Bupati Kebumen Beri Jawaban Begini
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 30 Agu 2023
- visibility 1.921
- comment 0 komentar

Siswa SMAN 1 Kebumen foto bersama dengan Bupati Arif Sugiyanto. (Foto: Humas Pemkab Kebumen)
“Perlu diinformasikan bahwa saat ini Kebumen bukan lagi kabupaten dengan jumlah penduduk miskin terbanyak. Dari data yang ada, kami telah memilah antara mereka yang mengalami kemiskinan yang dapat ditangani dan mereka yang mengalami kemiskinan ekstrem,” tutur Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan, “Pada tahun lalu, kami berhasil mengatasi kemiskinan ekstrem dengan hasil yang memuaskan. Di tingkat Jawa Tengah, kami bahkan menduduki peringkat kedua dalam penanganan kemiskinan. Sehingga, secara keseluruhan, kami berhasil mengurangi tingkat kemiskinan sekitar 1,4%, yang merupakan pencapaian yang signifikan.”
Baca Juga: Berani Bertanya ke Bupati, Pelajar SMA Negeri 1 Gombong Mendapat Hadiah
Dalam menjawab pertanyaan mengenai upaya yang telah dilakukan, Bupati menunjukkan bahwa pemerintah daerah telah meluncurkan berbagai program dalam rangka mengatasi kemiskinan. Salah satu fokus utama adalah pada sektor pendidikan, di mana pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1 triliun untuk memastikan kualitas pendidikan di Kebumen semakin baik.
“Kami percaya bahwa dengan meningkatnya kualitas pendidikan, kita dapat menciptakan Sumber Daya Manusia yang unggul. Hal ini akan meningkatkan daya saing masyarakat, membentuk etos kerja yang positif, serta menciptakan beragam prestasi yang pada akhirnya dapat mengurangi tingkat kemiskinan,” papar Bupati.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Siswa bertanya kepada Bupati Arif Sugiyanto. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)
Selain itu, pemerintah juga berusaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai event di Kebumen, seperti Kebumen International Expo dan Kebumen Mendegam. Bupati juga menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kebumen pada tahun 2022 mencapai 5,79%, melebihi angka pertumbuhan di tingkat provinsi dan nasional.








Saat ini belum ada komentar