Catat, Ijazah KH Masdar Alifudin untuk Pelajar yang Hadapi Ujian Nasional
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 14 Mar 2020
- visibility 6.097
- comment 0 komentar

Para murid kelas IX MTs Negeri 2 Kebumen mengikuti mujadah. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pengasuh Ponpes An-Nuur Depokrejo KH Masdar Alifudin memberikan ijazah untuk diamalkan oleh para pelajar dan orang tua yang hendak menghadapi ujian nasional (UN). Para pelajar dan orang tua diminta membaca kalimah hauqolah “Laa haula wala quwwata illa billah” setiap hari 100 kali.
“Hikmahnya, insya Allah akan dibebaskan dari kefakiran,” begitu kata Kiai Masdar di hadapan murid kelas IX bersama orang tua dan dewan guru serta pegawai MTs Negeri 2 Kebumen saat mujahadah di Mushola At-Tarbiyah, Jumat, 13 Maret 2020.
Selain ijazah tersebut, Kiai Masdar yang merupakan Ketua Komite MTs Negeri 2 Kebumen juga memberikan ijazah khusus kepada peserta didik kelas IX . Yakni setiap malam menjelang ujian agar membaca basmalah 1.000 kali. Sedangkan pada saat hendak mengerjakan soal siswa membaca doa, “Allahumma laka alhamdu wailaika almusytakaa wa Anta almusta’aan laa haula walaa quwwata Illaa billaahi al‘aliyyi al‘adziim.”
Pelajar Diberi Motivasi Agar Rajin Salat dan Jauhi Narkoba
Mujahadah sukses ujian kelas IX tahun pelajaran 2019/2020 itu dilaksanakan bersamaan dengan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Acara yang diikuti 1.360 peserta itu berlangsung khidmat. Orang tua dan anak duduk berdampingan larut dalam suasana khusyuk mengikuti mujahadah nihadul mustaghfirin. Selain mujahadah Kiai Masdar juga memberikan motivasi kepada siswa agar rajin mendirikan salat dan menjauhi narkoba.
Kepala MTsN 2 Kebumen Drs H Sugeng Purwanto MPd menyampaikan terima kasih kepada para orang tua atas kerja sama yang baik sehingga proses pendidikan dan pembelajaran berjalan kondusif. Dia mengingatkan kepada orang tua agar terus memantau perkembangan belajar anak.
“Lebih-lebih pada bulan Maret dan April peserta didik kelas IX harus mengikuti serangkaian ujian, mulai dari UAMBNBK, UM Praktik, UMBK, dan puncaknya tanggal 20-23 April 2020 adalah UNBK,” katanya.
Madrasah Melakukan Ikhtiar Guna Perolehan Nilai Maksimal
Wakil Kepala Bidang Kurikulum Muhiban SAg MPdI menambahkan, madrasah telah melakukan ikhtiar guna perolehan nilai maksimal. Harapannya banyak peserta didik yang dapat meraih nilai 100 pada mata pelajaran UN dan UAMBN.
Meski tidak sebagai penentu kelulusan, perolehan nilai maksimal pada peserta didik menjadi penting karena UN dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional sesuai prosedur operasional standar dari BSNP berfungsi sebagai pertimbangan dan pemetaan mutu sekolah/madrasah, serta sebagai alat pengendali mutu pendidikan.
Pada kesempatan yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah Wonoyoso Gus Hakim Musyafa Syatibi dalam ceramahnya menyampaikan inti dari khikmah peringatan Isra’ dan Mi’raj adalah menguatkan kembali tentang pentingnya umat Islam dalam menjaga salat fardhu.
“Shalat fardhu adalah jajan Kanjeng Nabi langsung dari Allah SWT spesial untuk kita ummat pilihan. Sejahat apapun orang kalau masih mau mengerjakan shalat suatu saat akan kembali kepada fitrahnya sebagai orang yang mulia,” tandasnya. (ndo)







Saat ini belum ada komentar