BPR BKK Kebumen Setor Dividen Rp 2,2 Miliar ke Pemkab
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 12 Apr 2025
- visibility 1.058
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – PT BPR BKK Kebumen menunjukkan kinerja positif sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan menyetorkan dividen sebesar Rp 2.213.907.202 kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen selaku pemegang saham mayoritas.
Direktur PT BPR BKK Kebumen, Sutrisno, menyampaikan hal tersebut dalam acara halal bihalal yang dihadiri oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Wakil Bupati Zaeni Miftah, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Edi Rianto di Hotel Candisari Karanganyar, Sabtu 12 April 2025.
Sutrisno menjelaskan, total dividen yang disetorkan mencapai Rp 4.193.800.344, dengan rincian Rp 2.213.907.202 untuk Pemkab Kebumen dan Rp 1.979.893.142 untuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Dividen ini merupakan hasil pendapatan tahun 2024 yang disetorkan pada tahun 2025.
“Pemkab Kebumen merupakan pemegang saham terbesar, yakni 52 persen, dan alhamdulillah dividen telah kami setorkan ke kas daerah,” ujarnya.
Dengan 213 karyawan, PT BPR BKK Kebumen saat ini mengelola aset sebesar Rp 501 miliar, dengan penyaluran kredit per 31 Maret 2025 mencapai Rp 394.788.000.
“Di Jawa Tengah, alhamdulillah BPR BKK Kebumen masuk dalam tiga besar prestasi,” jelasnya.
Akhir bulan ini, BPR BKK Kebumen juga akan menerima penghargaan TOP BUMD Bintang 5 Nasional di Jakarta, bersama Pemkab Kebumen.
“Kami juga bersyukur berdasarkan penilaian OJK, kinerja PT. BPR BKK Kebumen tahun 2024 dinyatakan sehat,” tambahnya.
Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah mengapresiasi kinerja BPR BKK Kebumen. Meskipun ada beberapa catatan terkait penyaluran kredit, secara umum kinerja dinilai sangat baik.
“Prestasi ini tidak boleh membuat kita berpuas diri. Profesionalitas dan kualitas kerja harus terus ditingkatkan,” kata Wabup.
Wabup juga menekankan pentingnya inovasi dalam pengembangan bisnis, mengingat persaingan di sektor perbankan yang semakin ketat, terutama di era digitalisasi. Selain itu, ia mengingatkan agar BPR BKK Kebumen menjaga kerahasiaan data nasabah dengan menguasai teknologi informasi terkini.
“Penyalahgunaan data nasabah dapat berdampak negatif, seperti kerugian finansial, hilangnya kepercayaan publik, dan kerusakan reputasi,” jelasnya.












Saat ini belum ada komentar