Bawa Misi Cegah Seks Bebas dan Pernikahan Dini, 12 Pasang Finalis Duta Genre Kebumen Beradu Gagasan
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 57
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali menggelar ajang bergengsi Grand Final Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Tahun 2026. Acara yang berlangsung meriah ini diselenggarakan di Mexolie Hotel, Rabu 24 Juni 2026.
Acara ini dihadiri dan dibuka oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ratusan pendukung yang antusias memberikan semangat kepada para finalis.
Duta Genre bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan sebuah gerakan dengan misi penting untuk menyiapkan remaja menjadi individu yang berencana.
Nantinya, para finalis yang terpilih akan bertindak sebagai konselor sebaya. Mereka memiliki tugas krusial untuk mengedukasi generasi muda agar menghindari tiga ancaman utama (Triad KRR), yaitu pernikahan dini, seks pranikah, dan penyalahgunaan narkoba.
Melalui gerakan ini, Pemkab Kebumen menargetkan tercapainya usia pernikahan ideal, yaitu minimal 21 tahun untuk wanita dan 25 tahun untuk pria.
Saat membuka acara, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh finalis dan orang tua. Ia menekankan bahwa penguasaan materi tentang kesehatan reproduksi harus disebarluaskan layaknya ‘virus kebaikan’.
“Kalian adalah anak-anak terbaik dari berbagai wilayah. Ilmu dan pemahaman yang sudah ada di kepala kalian jangan berhenti di sini, sebarkan sebagai virus kebaikan. Siapa pun nanti yang terpilih menjadi juara 1, 2, atau 3, kalian semua adalah pemenang. Kalian adalah wajah masa depan Kebumen,” ujar Bupati Lilis Nuryani dalam sambutannya sebelum membuka acara secara resmi.
Persaingan Ketat di Sesi Tanya Jawab
Hingga berita ini diturunkan, suasana di dalam aula Mexolie Hotel semakin hangat. Sebanyak 12 pasang finalis yang mewakili berbagai kecamatan di Kebumen tengah menjalani sesi tanya jawab (TJ) yang menguji wawasan dan mental mereka.
Kualitas para finalis diuji langsung oleh 5 dewan juri berkompeten. Dua di antaranya adalah Ketua TP PKK Kabupaten Kebumen, Nurjanah Zaeni Miftah, serta anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika.
Seluruh finalis kini sedang bersaing ketat demi memperebutkan trofi, sertifikat penghargaan, serta uang pembinaan dari pemerintah daerah.
Daftar Delegasi Finalis dari Berbagai Kecamatan
Panggung Grand Final tahun ini menjadi tempat pembuktian bagi putra-putri terbaik daerah. Dari peta sebaran peserta, terdapat beberapa kecamatan yang sukses mengirimkan perwakilan lengkap di kategori putra dan putri:
- Kecamatan Adimulyo mengirimkan perwakilan lengkap yang diwakili oleh Ardan Sigit di kategori Putra dan Desika Adhiana Rizki di kategori Putri.
- Kecamatan Ambal melaju dengan formasi penuh melalui Dey Hendri sebagai finalis Putra dan Ristia Evi Safitri sebagai finalis Putri.
- Kecamatan Buayan siap bersaing lewat penampilan Rasya Adam di kategori Putra dan Kharista Moktika di kategori Putri.
- Kecamatan Karanganyar mengutus pasangan finalis terbaiknya, yaitu Ilyas Faisal di kategori Putra dan Andi Naura di kategori Putri.
- Kecamatan Kebumen tampil percaya diri dengan perwakilan Muhammad Nabiil di kategori Putra dan Najwa Ayu Avisa di kategori Putri.
- Kecamatan Petanahan diperkuat oleh performa Bekti Sudhibyo di kategori Putra dan Melia Istianti di kategori Putri.
Sementara itu, persaingan juga dipanaskan oleh sejumlah finalis yang menjadi perwakilan tunggal dan berjuang sendirian membawa nama baik kecamatannya:
- Kecamatan Ayah diwakili oleh Hilmi Muhammad yang berjuang di kategori Putra tanpa pendamping di kategori Putri.
- Kecamatan Buluspesantren meloloskan satu-satunya delegasi, yaitu Alfian Izza di kategori Putra.
- Kecamatan Gombong bertumpu pada performa Evan Nurdiansyah yang menjadi perwakilan tunggal di kategori Putra.
- Kecamatan Puring melaju ke babak grand final melalui perwakilan tunggal Putra atas nama Raihan Ar Rayan.
- Kecamatan Bonorowo diwakili secara anggun oleh Noviantasari Setyasningsih sebagai perwakilan tunggal di kategori Putri.
- Kecamatan Klirong meloloskan Rima Mufti Zhakia yang menjadi satu-satunya srikandi pembawa nama kecamatannya.
- Kecamatan Mirit menaruh harapan besar pada Roro Inggrid Sekar sebagai perwakilan tunggal di kategori Putri.
- Kecamatan Rowokele melaju di panggung grand final lewat penampilan Isnaini Zahrotul di kategori Putri.
(Catatan: Saat ini proses penjurian masih berlangsung ketat di lokasi acara untuk menentukan siapa yang akan menyandang gelar Duta Genre Kebumen 2026).








Saat ini belum ada komentar