Asesmen Geopark Kebumen Menuju UGGp Dijadwalkan 20–30 Juli, Asesor dari Jerman dan China
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 4 Jun 2024
- visibility 2.027
- comment 0 komentar

General Manager BP Geopark Kebumen Sigit Tri Prabowo (kiri) bersama wartawan dari PWI Kebumen saat sesi podcast persiapan asesmen Geopark Kebumen menuju UGGp.(Foto: Hari)
Eksploitasi Alam
Sementara itu mengenai masih adanya eksploitasi alam misalnya penambangan pasir di wilayah Geopark Kebumen, Sigit menjelaskan bahwa pihaknya bukan sebagai penegak aturan. Namun juga tidak setuju dengan adanya eksploitasi alam.
“Upaya yang kami lakukan dengan pelatihan kewirausahaan, syukur-syukur ada permodalan bersama mitra. Sasarannya keluarga penambang dengan harapan bisa memutus rantai profesi ini. Itu yang bisa kami lakukan, karena kami bukan penegak aturan. Kita hanya intervensi di sisi itu,” kata Sigit.
Baca juga: HUT ke-78, SMPN 1 Kebumen Promosikan Geopark Melalui Tari Kolosal Gunadrasthi dan Cepetan
Sisi lainnya, Sigit menambahkan bahwa rencananya pada awal Juli nanti Bupati Arif Sugiyanto akan menjadi pembicara dalam Geotourism Festival & International Conference 2024 di Lombok. Tema yang diangkat yakni dukungan pemerintah daerah terhadap aspiring UGGp.
Dengan adanya target pemerintah Indonesia untuk menambah dua geopark menjadi UGGp, Sigit berharap semoga Geopark Kebumen menjadi UGGp ke-11 di Indonesia.
“Harapan kami ke depan makin banyak desa-desa yang menjadi tuan rumah di tempatnya sendiri. Kami BP Geopark menawarkan, mempromosikan, dan menjual. Yang mengelola teman-teman lokal. Jadi BP Geopark Kebumen bukan biro wisata baru,” pungkasnya.







Saat ini belum ada komentar